PENGARUH METODE DISKUSI, PEMBERIAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR, DALAM PENCAPAIAN KELULUSAN UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS ..(PEND-41)

PENGARUH METODE DISKUSI, PEMBERIAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR, DALAM PENCAPAIAN KELULUSAN UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS TAHUN PELAJARAN 2007 / 2008 DI SMA NEGERI I DAN SMAK ...

Menurunnya minat serta motivasi belajar siswa menyebabkan nilai ulangan harian (formatif), ulangan block maupun ulangan umum semester tidak dapat mencapai standar ketuntasan minimum (SKM) bagi kebanyakan mata pelajaran



Nilai UN yang tidak dapat mencapai nilai minimal dan rata-rata minimal merupakan dampak dari penurunan motivasi dan minat belajar siswa. PERMENDIKNAS TENTANG UN SMP/MTS/SMPLB, SMA/MA/SMALB DAN SMK TAHUN PELAJARAN 2007/2008 DAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) dan PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) UJIAN NASIONAL yang diterbitkan BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 2007 menetapkan bahwa peserta UN 2008 dinyatakan lulus apabila memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut :

1. Memiliki nilai rata-rata minimal 5,25 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan tidak ada nilai di bawah 4,25 dan khusus SMK, nilai mata pelajaran kompetensi keahlian kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.
2. Memiliki nilai minimal 4,00 paa salah satu mata pelajaran dan nilai mata pelajaran lainnya minimal 6,00 dan khusus SMK, nialai mata pelajaran kompetensi keahlian kejuruan minimum 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.
Bahasa Inggris yang digunakan dalam pergaulan internasional justru kurang menarik minat kebanyakan siswa untuk mempelajarinya. Banyak siswa merasa terbebani untuk belajar bahasa Inggris. Mereka tidak dapat menunjukkan secara optimal peraihan kompetensi bahasa Inggris yakni listening, speaking, reading, writing setelah belajar kurang lebih tiga atau empat tahun di SMP dan di tambah tiga atau empat tahun lagi di SMA.

Strategi pembelajaran yang kurang mengakomodir secara maksimal Praktek Listening Skill, menyulitkan siswa dalam menghadapi ujian nasional, pada halnya listening merupakan kompetensi kebahasaan yang berkaitan sangat erat dengan speaking, reading dan writing.
Para siswa pada umumnya memiliki kompetensi reading yang belum memadai. Mereka tidak dilatih untuk menguasai teknik membaca cepat seperti membaca untuk menemukan informasi tertentu, informasi khusus, pikiran utama dan isi ringkas wacana serta membaca untuk comprehension.

Teks wacana yang ada hanya berupa text book, dan kurang kontekstual. Para siswa mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan reading UN pada tahun pelajaran yang silam, karena pada umumnya teks wacana UN diambil dari authentic reading material yang tidak terdapat dalam buku-buku pelajaran bahasa Inggris.
Minimnya perbendaharaan kosa kata bahasa Inggris (English Vocabularies) dan terbatasnya pengetahuan structure juga menjadi penyebab mengapa peserta UN bahasa Inggris SMA mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan wacana.
Masalah diatas menjadi topik sentral diskusi di sekolah-sekolah saat ini. Kendala-kendala ini menjadi tantangan yang belum teratasi. Terhadap masalah-masalah tersebut diatas, saya mencoba mencari penyebabnya yang antara lain karena pendekatan pembelajaran yang kurang sesuai, strategi pembelajaran yang kurang terarah, metode mengajar yang kurang mendukung strategi pembelajaran, media yang kurang tepat, materi pembelajaran yang kurang bervariasi dan penilaian yang kurang sesuai.
Faktor-faktor penyebab diatas, pada gilirannya menyebabkan rendahnya minat belajar siswa, tidak aktifnya para siswa dalam proses pembelajaran di kelas, berkurangnya inisiatif serta kreatifitas berpikir siswa untuk memecahkan masalah dalam rangka menemukan jawaban yang benar dan tepat.

Untuk mencari jalan keluar dari akar permasalahan ini, saya mencoba meneliti cara belajar siswa dan konsep mengajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi pembelajaran dan sistem pendidikan dewasa ini. Hemat saya, metode yang paling tepat adalah Diskusi dan Pemberian Tugas yang bersumber pada pendekatan kontekstual dan motivasi belajar.

Metode diskusi dan pemberian tugas, hemat saya, dapat mempengaruhi tingkah laku siswa dalam belajar yakni siswa belajar bagaimana cara belajar (Bobbi De Porter & Mike Hernacki,1999). Berbekalkan cara belajar ini, daya serap siswa dalam arti pencapaian standar ketuntasan minimum yang ditetapkan sekolah dapat ditingkatkan dalam rangka pencapaian tujuan kurikulum dan diraihnya standar kelulusan UN.
Metode diskusi dan pemberian tugas membuat penekanan pada proses pembelajaran dimana siswa adalah subjek belajar, sedangkan guru berperan sebagai motivator, fasilitator dan supervisor dalam suatu kolaborasi pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan kurikulum. Hal ini sungguh berbeda dari paradigma lama dimana guru adalah subjek belajar sedangkan murid adalah objek yang duduk dan mendengarkan informasi tentang ilmu pengetahuan dari guru dengan setia.

Tidak ada komentar:

Daftar Blog Saya

Anda ingin download daftar judul tesis dan skripsi terbaru dan lengkap silahkan klik download

Seluruh materi makalah, skripsi dan tesis versi lengkap dalam format ms-word (*.doc) Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka, bisa anda miliki segera.

Anda hanya mengganti biaya pengetikan sebesar
Rp. 125.000,- per judul KECUALI
Khusus Kode DD, PEND, MAN, biaya pengetikan sebesar Rp. 250.000,- per judul

dan file-filenya akan kami kirimkan lengkap. (Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka) VIA EMAIL. tidak lebih dari 1 x 24 jam

Harga diatas kami anggap sama dengan jasa pengetikan jika anda menggunakan jasa pengetikan lain. Untuk konten tentu kami berikan GRATISSSSS.

Caranya?
Lakukan pemesanan via SMS dengan mengetik JUDUL dan KODE JUDUL yang diinginkan,

kirim ke nomor
081334852850
atau ke e-mail tesis_skripsi@yahoo.com
Lakukan transfer jasa pengetikan

Bank Mandiri
No. Rekening 144-00-1031019-8
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BNI
No. Rekening 0182628639
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BRI
No. Rekening 0051-01-072962-50-0
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BCA
No.Rekening 3180280374
a.n. Oskar Dedik Cristiawan



Tambahkan angka unik disetiap transfer, misalnya anda akan melakukan transfer Rp. 125.000 maka silahkan tambahkan angka unik dibelakang seperti menjadi Rp. 125.200.

Angka unik ini kami gunakan sebagai identifikasi transfer yang anda lakukan. untuk menentukan angka unik terserah anda, tapi kami sarankan gunakan tiga angka terakhir nomor hp anda.
Setelah melakukan transfer, konfirmasikan lewat sms tentang cara transfer (apakah lewat atm atau langsung setor tunai ke bank), dan waktu transfer serta bank asal.

File-file akan kami kirimkan via e-mail, dan jika menghendaki pengiriman dilakukan dengan jasa pengiriman, maka ada penambahan ongkos kirim sebesar Rp. 30.000,-