PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X ..(PEND-46)

PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 DAN SMAK ...... TAHUN PEMBELAJARAN 2007/2008

Negara Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alam, namun sumber daya alam ini tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal jika tidak dibarengi dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dibutuhkan pendidikan. Dimana peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan cerdas, damai, terbuka dan demokratis, oleh sebab itu pembaharuan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.


Karena kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik Upaya peningkatan mutu pendidikan itu diharapkan dapat menaikkan harkat dan martabat manusia Indonesia. Untuk mencapai itu, pendidikan harus adaptif terhadap perubahan zaman.

Memasuki abab ke-21 ini, keadaan S.D.M kita ini sangat tidak kompetitif. Menrut catatan hukum Development Report Tahun 2003 versi UNDP, peringkat HDI (Human Development Indeks) atau kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia berada di urutan 112. Indonesia berada jauh di bawah Filipina (85), Thailand (74), Malaysia (58), Brunei Darussalam (31), Korea Selatan (30), dan Singapura (28). Organisasi Internasioal yang juga menguatkan hal itu International Education Archieviement (IEA) melaporkan bahwa

kemampuan membaca siswa SD Indonesia berada pada urutan 38 dari 39 negara yang disurvei, sementara itu Third Matematichs and Sience Study (TiMSS) lembaga yang mengukur hasil pendidikan di dunia, melaporkan bahwa kemampuan siswa SMP kita berada pada urutan 34 dari 38 negara, sedangkan kemampuan IPA berada pada urutan 32 dari 38 negara. Jadi keadaan pendidikan negara kita memang sangat memprihatinkan, sehingga pendidikan harus menjadi kebutuhan utama dan menjadi posisi sentral dalam upaya-upaya menata pembangunan bangsa.

Berbicara tentang mutu pendidikan sebenarnya erat berkaitan dengan bagaimana proses pembelajaran harus diselenggarakan, sengaja disini menggunakan kata pembelajaran bukan dari mengajar. Kata mengajar atau pengajaran lebih cenderung diartikan sebagai kegiatan seorang guru yang sedang menyampaikan pembelajaran atau mengajar sekelompok siswa di kelas atau guru sedang mentransfer pengetahuannya kepada siswa, sehingga peran guru dalam mengajar sebagai satu-satunya sumber belajar dalam kegiatan belajar siswa. Harus diakui bahwa selama dekade ini proses pembelajaran di Indonesia masih didominasi pandangan bahwa pengetahuan adalah seperangkat fakta-fakta yang harus dihafal dan guru sebagai narasumber pembelajaran, metode ceramalah yang menjadi pilihan satu-satunya dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang selama ini mereka terima hanyalah penonjolan hafalan dari sekian rentetan topik atau pokok bahasan tapi tidak pemahaman atau pengertian yang mendalam yang bisa diterapkan ketika mereka berhadapan dengan situasi baru dalam kehidupannya.

Apabila proses pembelajaran yang telah digambarkan di atas, maka guru akan mengalami kesulitan dan tidak mempunyai waktu untuk melihat faktor-faktor yang menghambat siswa untuk belajar memahami apakah materi yang dibahas sudah diketahui siswa atau belum, guru sibuk dengan dirinya sendiri untuk mentransfer ilmu pengetahuannya kepada siswa; dengan demikian siswa tidak mendapatkan sumber-sumber yang relevan yang dapat memperkaya pemahaman siswa.

Untuk mencegah terjadinya proses pembelajaran yang demikian maka secepat mungkin sejak dini istilah mengajar (teaching) diganti dengan pembelajaran (instruction). Pengertian pembelajaran adalah “upaya untuk membelajarkan siswa“ (Degeng, 1990). Upaya tersebut tidak hanya berupa bagaimana siswa belajar dengan sendiri, melainkan bertujuan dan terkontrol. Lebih lanjut Degeng (1990: 3) mengemukakan bahwa ungkapan pembelajaran memiliki makna yang lebih dalam untuk mengungkapkan hakikat perancangan (desain) upaya pembelajaran.

Belajar adalah menyangkut apa yang harus dikerjakan siswa untuk dirinya sendiri, maka inisiatif harus datang dari dirinya sendiri, guru sekadar pembimbing dan pengarah (John Dewey 1916; Davis 1937; 31) dan pembelajaran sebenarnya adalah upaya yang dilakukan untuk menciptakan kondisi (Gagne, Briggs dan Wagner (1993, hlm 3-11) menyatakan bahwa proses belajar sesorang dapat dipengaruhi oleh faktor interval peserta didik itu sendiri dan faktor eksternal yaitu pengaturan kondisi belajar.

Tidak ada komentar:

Daftar Blog Saya

Anda ingin download daftar judul tesis dan skripsi terbaru dan lengkap silahkan klik download

Seluruh materi makalah, skripsi dan tesis versi lengkap dalam format ms-word (*.doc) Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka, bisa anda miliki segera.

Anda hanya mengganti biaya pengetikan sebesar
Rp. 125.000,- per judul KECUALI
Khusus Kode DD, PEND, MAN, biaya pengetikan sebesar Rp. 250.000,- per judul

dan file-filenya akan kami kirimkan lengkap. (Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka) VIA EMAIL. tidak lebih dari 1 x 24 jam

Harga diatas kami anggap sama dengan jasa pengetikan jika anda menggunakan jasa pengetikan lain. Untuk konten tentu kami berikan GRATISSSSS.

Caranya?
Lakukan pemesanan via SMS dengan mengetik JUDUL dan KODE JUDUL yang diinginkan,

kirim ke nomor
081334852850
atau ke e-mail tesis_skripsi@yahoo.com
Lakukan transfer jasa pengetikan

Bank Mandiri
No. Rekening 144-00-1031019-8
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BNI
No. Rekening 0182628639
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BRI
No. Rekening 0051-01-072962-50-0
a.n. Oskar Dedik Cristiawan

Bank BCA
No.Rekening 3180280374
a.n. Oskar Dedik Cristiawan



Tambahkan angka unik disetiap transfer, misalnya anda akan melakukan transfer Rp. 125.000 maka silahkan tambahkan angka unik dibelakang seperti menjadi Rp. 125.200.

Angka unik ini kami gunakan sebagai identifikasi transfer yang anda lakukan. untuk menentukan angka unik terserah anda, tapi kami sarankan gunakan tiga angka terakhir nomor hp anda.
Setelah melakukan transfer, konfirmasikan lewat sms tentang cara transfer (apakah lewat atm atau langsung setor tunai ke bank), dan waktu transfer serta bank asal.

File-file akan kami kirimkan via e-mail, dan jika menghendaki pengiriman dilakukan dengan jasa pengiriman, maka ada penambahan ongkos kirim sebesar Rp. 30.000,-