<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152</id><updated>2011-12-16T15:04:57.534-08:00</updated><category term='Pertanian'/><category term='Akuntansi'/><category term='Manajemen'/><category term='Manajemen Akuntansi'/><category term='Informatika dan Komputer'/><category term='Peternakan'/><category term='Ekonomi Pembangunan'/><category term='Ilmu Kesehatan'/><category term='Hukum'/><category term='Pendidikan Agama Islam'/><category term='Pendidikan'/><category term='Keperawatan'/><category term='Pemasaran'/><category term='Keuangan'/><category term='Komunikasi'/><category term='Teknik Mesin'/><category term='MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><category term='Manajemen SDM'/><category term='Teknik Elektro'/><category term='Psikologi'/><category term='Administrasi Publik'/><category term='Manajemen Pemasaran'/><category term='Manajemen Keuangan'/><category term='Perpajakan'/><category term='Manajemen Pendidikan'/><category term='Manajemen Strategik'/><category term='Pemerintahan'/><category term='Teknik Industri'/><category term='Teknik Telekomunikasi'/><category term='Kedokteran'/><category term='Administrasi Negara'/><category term='Syariah'/><category term='Sistem Informasi'/><title type='text'>Kumpulan Tesis dan Skripsi TERLENGKAP</title><subtitle type='html'>PERPUSTAKAAN ONLINE. Penyedia Layanan Online Tesis-Skripsi LENGKAP dalam bentuk ms.word mulai Bab 1 s/d 5 dan daftar pustaka.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>552</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-282851790055343885</id><published>2009-12-25T04:46:00.001-08:00</published><updated>2009-12-25T04:46:48.264-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>ANALISIS PENGARUH EVENT SPONSORSHIP TERHADAP BRAND IMAGE ROKOK LA LIGHTS PT.DJARUM DENGAN PUBLISITAS MEDIA MASSA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (177)</title><content type='html'>Setiap perusahaan berusaha menyusun strategi pemasaran yang dapat menjangkau pasar sasarannya dengan seefektif mungkin. Setiap strategi dilengkapi dengan alat-alat pemasaran yang dianggap paling tepat bagi perusahaan. Alat-alat tersebut biasa disebut sebagai bauran pemasaran. Mc Charty (Kotler 2002:18) mengklasifikasikan alat-alat tersebut menjadi empat kelompok yang luas yang disebut empat P dalam pemasaran yaitu produk (product), harga (price), saluran distribusi (place), dan Promosi (promotion).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran (Fandi Tjiptono 1997:219), yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk perusahaan yang di tawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan. Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan promosi, tetapi tidak semua perusahaan dapat melakukannya. Rokok merupakan salah satu produk yang memiliki keterbatasan dalam berpromosi. Hal ini dikarenakan tidak semua alat promosi dapat digunakan dalam memasarkan produk rokok. Berbagai pembatasan media komunikasi dilakukan pemerintah melalui PP No.81/1999, pembatasan tersebut menyangkut media dan promosi apa saja yang tidak diperbolehkan untuk mempromosikan produk rokok. Misalnya kegiatan pemberian sampel rokok gratis dan ajakan langsung untuk membeli rokok pada konsumen akhir. Hal ini tentu membatasi produsen rokok untuk melakukan promo penjualan. Karena berbagai pembatasan tersebut maka PT.Djarum sebagai salah satu perusahaan rokok di Indonesia berusaha mencari strategi dalam mengkomunikasikan atau mempromosikan produknya kepada konsumen. Salah satu bentuk promosi yang ditujukan kepada konsumen akhir adalah melalui event sponsorship. Event sponsorship  adalah bentuk promosi merek yang mengikat suatu aktifitas seperti olahraga, hiburan, sosial, budaya, atau tipe aktifitas lain yang mempunyai minat publik yang tinggi (Terence A ship 2000:615).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT.Djarum dalam pemasarannya memasarkan beberapa jenis produk ,diantaranya adalah Djarum Coklat, Djarum 76, Djarum Super, LA Lights, Djarum Black, Djarum Super Mezzo. Dari berbagai produk tersebut rokok LA Lights adalah rokok mild yang memiliki tingkat penjualan tertinggi diantara beberapa rokok mild PT.Dajrum lainnya. Karena rokok LA Lights memiliki kualitas dan image yang berbeda diantara beberapa rokok mild produksi PT.Djarum atau merek perusahaan lain. Rokok LA Lights adalah rokok yang menggunakan event sponsorship sebagai salah satu strategi dalam memasarkan produk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event sponsorship yang dilakukan oleh LA Lights sebagai lini produk PT. Djarum memang diakui sebagai bentuk promosi yang cukup menonjol, dan mendapatkan banyak perhatian. Event sponsorship reguler LA Lights diantaranya penyelenggaraan LA Lights Indiefest yang merupakan ajang pencarian band indie yang di seleksi diberbagai daerah yang finalisnya akan mengisi album kompilasi LA Lights Indiefest, LA Lights Street Ball merupakan event kompetisi basket 3 on 3 yang diadakan setiap satu tahun sekali, LA Lights indie Movie merupakan ajang kompetisi film indie yang diadakan setiap satu tahun sekali di berbagai kota, LA Lights Mobile Movie Movie Competition merupakan ajang kompetisi film yang dibuat menggunakan media telepon seluler, LA Lights enjoy music merupakan event live music yang diadakan di tempat-tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan perusahaan dalam event sponsorship, maka harus dilakukan suatu perencanaan yang matang dari sebuah sponsorship. Menurut J.R Rossister dan L.Percy (1998:346) perencanaan event sponsorship menyangkut: Target audience reach, Compability with the Company’s or Brand positioning, Message capasity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Target audience reach adalah segmen yang akan dicapai oleh perusahaan. Dalam memilih jenis event sponsorship yang akan diselenggarakan perlu diperhatikan segmen mana yang akan dicapai oleh perusahaan. Sebagai contoh LA Lights ingin meraih segmen pasar anak muda, maka perusahaan akan membuat event atau mensponsori acara-acara yang disukai oleh anak muda (konser musik, event-event olahraga,dll)&lt;br /&gt;Compability with the Company’s or Brand positioning adalah posisi produk dimata konsumen. Beberapa jenis event sponsarship secara langsung berkaitan dengan produk perusahaan seperti rokok LA Lights mensponsori LA Lights Indiefest, tetapai beberapa jenis event sponsorship dipilih karena kesesuaian image secara tidak langsung dengan produk tersebut seperti LA Lights mensponsori LA Lights Street Ball.&lt;br /&gt;  Message capasity adalah fasilitas yang didapat perusahaan dalam event sponsorship. Perusahaan yang mensponsori suatu kegiatan, biasanya mendapatkan fasilitas untuk mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut, misalnya pada event olahraga perusahaan mendapatkan fasilitas tempat untuk pemasangan logo brand produk-produk perusahaan disekitar lokasi kegiatan olah raga tersebut, dan juga liputan oleh salah satu stasiun televisi apabila event sponsorship tersebut diliput oleh stasiun televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event sponsorship merupakan suatu kegiatan yang dapat menjadikan nama perusahaan diingat dan dapat meningkatkan image perusahaan. Event sponsorship diselenggarakan oleh perusahaan dengan tujuan agar namanya menjadi lebih dikenal dan mendapat image yang baik dari masyarakat (Coulson dan Thomas, 1986:285). Event sponsorship yang dilakukan oleh produsen rokok dengan kadar rendah tar di Indonesia ini, juga dimaksudkan untuk membangun dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap brand image rokok LA Lights. Dengan brand image yang kuat akan membedakan perusahaan dengan pesaing, karena brand image suatu perusahaan tidak dapat disamakan dengan brand image perusahaan lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event sponsorship merupakan salah satu kegiatan promosi yang dianggap efektif sebagai strategi komunikasi bisnis perusahaan agar namanya bisa dikenal di masyrakat dan sekaligus melakukan publisitas (Stanton, 1993:140). Dengan adanya event sponsorship, media massa akan meliputnya tanpa kita harus membayar ruang media, dan liputan tersebut akan didengar, dilihat dan dibaca oleh masyarakat (Jefkins, 1972:187). Keunikan event sponsorship LA Lights juga mengundang perhatian media massa untuk meliput dan mempubliksaikan melalui berita yang dimuat di media massa, dengan adanya publikasi media massa terhadap event sponsorship LA Lights diharapkan dapat membantu dalam upaya membangun dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap brand image rokok LA Lights, selain itu publikasi media massa juga diharapkan dapat mempengaruhi event sponsorship dalam upaya membangun dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap brand image rokok LA Lights di masyarakat, karena publisitas media massa memiliki cakupan yang luas, dan informasi media massa dianggap sebagai informasi yang berasal dari luar yang memiliki nilai berita yang tidak dikendalikan dan tidak dibayar oleh sumber tersebut untuk penempatan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penjelasan diatas, maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul:&lt;br /&gt;"ANALISIS PENGARUH EVENT SPONSORSHIP TERHADAP BRAND IMAGE ROKOK LA LIGHTS PT.DJARUM DENGAN PUBLISITAS MEDIA MASSA SEBAGAI VARIABEL MODERASI ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-282851790055343885?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/282851790055343885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=282851790055343885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/282851790055343885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/282851790055343885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/analisis-pengaruh-event-sponsorship.html' title='ANALISIS PENGARUH EVENT SPONSORSHIP TERHADAP BRAND IMAGE ROKOK LA LIGHTS PT.DJARUM DENGAN PUBLISITAS MEDIA MASSA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (177)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-4560703241786787553</id><published>2009-12-25T04:45:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:45:26.941-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Penggunaan Penerbitan Majalah MediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu Halo (Studi Deskriptif Mengenai Upaya Public Relations dalam Meningkatkan citra PT Telkomsel) (176)</title><content type='html'>Komunikasi merupakan suatu cara untuk melakukan perubahan, mendorong dan mempertinggi motivasi, serta alat untuk mencapai tujuan. Tujuan utama dari komunikasi adalah adanya perubahan sikap positif dari komunikan. Begitu pula PT. Telekomunikasi Selular yang mempunyai konsumen terbanyak di kelas operator selular, di Indonesia. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan adalah menerbitkan majalah eksternal yang bernama mediaHALO.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner, observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik Probability Sampling, khusunya dengan pendekatan Systematic Random Sampling (Moh. Nasir, 1999:332). Besar sampel minimum yang diperlukan adalah 99,8, namun dibulatkan menjadi 100 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hampir seluruh responden, yaitu sebanyak 87 orang (87,00%), selalu membaca majalah mediaHALO setiap kali terbit. Kemudian responden yang telah membaca majalah mediaHALO, sebanyak 63 orang (63,00%) menyatakan perasaan yang puas karena majalah ini sesuai dengan yang diharapkannya, sedangkan 28 orang dari responden (28,00%) menyatakan kurang puas karena informasinya kurang memenuhi keinginan pelanggan. Sebanyak 77 orang (77,00%) menyatakan bersedia merekomendasikan majalah mediaHALO kepada rekan-rekannya karena menurut responden majalah ini wajib dibaca oleh semua pelanggan Kartu Halo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, intensitas terpaan penerbitan majalah MediaHalo dapat mempertahankan Sikap Positif pelanggan kartu HALO. Intensitas terpaan yang berupa Frekuensi membaca telah dinilai baik, sehingga dapat mempertahankan Sikap Positif pelanggan kartu HALO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran penelitian tentang majalah mediaHALO ini yaitu, agar media eksternal tersebut diharapkan dapat memperlancar arus informasi dari perusahaan kepada pelanggan dan berdampak kepada tumbuhnya sikap positif pelanggan terhadap perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Communicaton is a way to make a change, prevent and increasing motivation, and to get the purpose. The main purpose of a communication is a positive way of attitude that has been changed by the communican. Likely, PT Telkomsel, who has the biggest customer loyalty among the other cellular operator services. They have made release as an external magazine to filling up the loyal customer needs. This magazine is such a media that has been made to inform the customer. This magazine is called mediaHALO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Research type which is used is descriptive with the research method is descriptive survey. Data is obtained through the questioners, interview, and observation that straightly on field. The result of data collecting by source of primary data, obtained by amount sample that equal to 100 respondent. Population research is repsresenting the member of Kartu Halo customer in bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Result of the research showing 87% of the respondent has always reads the mediaHALO magazine. After that, the respondent who always reads the mediaHALO magazine, for about the 63% of all are feeling satisfied because they have found what they have just need. The opposite of it, for about 28 respondent (28,00%) feeling unsatisfied because they have think that the mediaHALO magazine was not represent the Kartu Halo customer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The conclussion of this research has been taken. The frecuency of reading the magazine by the respondent, is related with the intensity, and it has came up with a good response from the respondent, which is the Kartu Halo customer. It is showing that the respondent are still keeping the positive attitude for the product. They are the real loyal customer of Kartu Halo.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;The suggestion of this research which has been related to the conclussion is containing, with the mediaHALO magazine hopefully it will spreading out the information, from the company to the customer and it will prove much about customer positive attitude for the company.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-4560703241786787553?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/4560703241786787553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=4560703241786787553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4560703241786787553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4560703241786787553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/penggunaan-penerbitan-majalah-mediahalo_25.html' title='Penggunaan Penerbitan Majalah MediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu Halo (Studi Deskriptif Mengenai Upaya Public Relations dalam Meningkatkan citra PT Telkomsel) (176)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-7360672409925230192</id><published>2009-12-25T04:44:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:44:19.447-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta (175)</title><content type='html'>Pemenuhan kebutuhan dana untuk membiayai aktivitas operasional perusahaan dapat ditempuh dengan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjual saham ke masyarakat umum melalui pasar modal. Disamping pasar modal merupakan sarana untuk menyerahkan dana masyarakat di luar perbankan, pasar  modal juga merupakan sumber dana yang sangat potensial bagi perusahaan yang membutuhkan dana jangka panjang, sedangkan bagi masyarakat, pasar modal dapat dijadikan sebagai alternatif untuk berinvestasi, karena pasar modal merupakan mediator yang mempertemukan antara masyarakat yang mempunyai kelebihan dana untuk selanjutnya bertindak sebagai investor, dengan pihak yang membutuhkan dana yakni perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana ke public sebelum status perusahaan tersebut berubah menjadi  perusahaan public (go public).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPO merupakan suatu cara bagi perusahaan yang sedang berkembang untuk mendapatkan tambahan dana dalam rangka pembiayaan ataupun pengembangan usaha seperti pelunasan hutang, perluasan usaha, maupun untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Agar dana yang didapatkan dari IPO sesuai dengan yang diharapkan, maka saham-saham yang ditawarkan pada saat IPO harus diserap secara maksimal oleh investor. Investor akan merespon dengan baik jika perusahaan menunjukkan prospek yang baik di masa datang. Hal ini ditunjukkan dari informasi yang diperoleh dari perusahaan, baik informasi akuntansi maupun non akuntansi yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan. Informasi merupakan suatu fakta, data, pengamatan, dan persepsi yang menambah pengetahuan. Informasi diperlukan investor untuk mengurangi ketidakpastian dalam pembuatan keputusan investasi. Para pemilik modal memerlukan informasi yang potensial yang dapat memberikan kontribusi langsung di dalam menentukan berbagai alternative tindakan yang bisa dijadikan pertimbangan di dalam perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Apabila kinerja perusahaan terlihat baik yang tercermin dari informasi akuntansi dan non akuntansi yang dipublikasikan pada saat IPO, maka investor akan merespon dengan membeli saham-saham yang ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat perusahaan melakukan IPO yang dilaksanakan di pasar primer (primary market), tidak ada harga pasar saham sampai dimulainya penjualan di pasar sekunder. Pada saat tersebut umumnya investor memiliki informasi terbatas seperti yang diungkapkan dalam prospectus. Dengan demikian investor yang ingin menanamkan modalnya hanya memiliki informasi tentang perusahaan sebatas yang diinformasikan pada prospectus tersebut. Prospektus merupakan suatu laporan yang disyaratkan Bapepam kepada perusahaan yang ingin listing di pasar modal, yang berisikan gambaran umum perusahaan yang memuat keterangan secara lengkap dan jujur keadaan perusahaan dan prospeknya di masa mendatang serta memuat informasi-informasi yang diperlukan sehubungan dengan penawaran umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses penawaran perdana, emiten membutuhkan keterlibatan penjamin emisi sebagai perantara dalam penjualan saham dengan investor. Harga saham pada penawaran perdana ditentukan berdasarkan kesepakatan antara perusahaan emiten dengan penjamin emisi, sedangkan harga di pasar sekunder ditentukan oleh mekanisme pasar atau permintaan dan penawaran. Permasalahan penting yang dihadapi emiten pada saat melakukan penawaran saham perdana adalah penutupan besarnya harga saham perdana. Sedangkan sebagai pihak yang membutuhkan dana, emiten menginginkan harga yang tinggi. Di sisi lain, harga yang tinggi akan mempengaruhi respon calon investor untuk membeli saham yang ditawarkan. Sebaliknya, penjamin emisi berusaha untuk meminimalkan resiko yang ditanggungnya. Tipe penjaminan yang berlaku di Indonesia adalah full commitment, dimana pihak penjamin emisi akan membeli saham yang tidak habis terjual saat penawaran perdana. Keadaan ini membuat penjamin emisi berupaya untuk meminimalkan resiko dengan melakukan negosiasi dengan emiten agar harga saham-saham tersebut tidak terlalu tinggi, bahkan cenderung underprice. &lt;br /&gt; Harga saham pada penawaran perdana yang relatif rendah, disebabkan adanya asimetri informasi di pasar perdana (Trisnawati, 1998). Informasi asimetri ini dapat terjadi antara perusahaan emiten dengan perusahaan penjamin (Baron, 1982), atau antara investor informed dengan uninformed (Rock, 1986). Alasan inilah yang menyebabkan pada penerbitan saham perdana atau IPO sering dijumpai fenomena underpricing (Ernyan dan Suad Husnan, 2002). Underpricing adalah suatu keadaan dimana harga saham pada saat penawaran perdana lebih rendah dibandingkan ketika diperdagangkan dipasar sekunder. Underpricing bisa juga diartikan sebagai selisih positif antara harga saham dipasar sekunder dengan harga saham di pasar perdana pada saat IPO. Selisih harga inilah yang kita kenal dengan istilah initial return atau return positif bagi investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang digunakan oleh investor/calon investor, dan underwriter untuk menilai perusahaan yang akan melakukan IPO. Agar laporan keuangan lebih dapat dipercaya, maka laporan keuangan harus diaudit. Salah satu persyaratan dalam proses IPO adalah laporan keuangannya telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 859/KMK.01/1987. Laporan keuangan yang telah diaudit akan memberikan tingkat kepercayaan yang lebih besar kepada pemakainya. Adanya laporan keuangan yang dapat dipercaya pemakai tersebut, akan mengurangi terjadinya asimetri informasi. &lt;br /&gt;Auditor yang berkualitas akan menerima premium harga terhadap kualitas pengauditannya yang lebih baik (Titman dan Trueman, 1986; Beatty, 1989). Auditor yang berkualitas akan dihargai di pasaran dalam bentuk peningkatan permintaan jasa audit. Hasil pengujian auditor ini sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk pengambilan keputusan. Auditor yang mempunyai banyak klien berarti auditor tersebut mendapat kepercayaan yang lebih dari klien untuk membawa nilai perusahaan klien ke pasar modal (Kartini dan Payamta, 2002).  Firth dan Liau-Tan (1998) mengungkapkan bahwa perusahaan yang melakukan IPO yang memiliki risiko khusus yang lebih tinggi, memilik insentip untuk memilih auditor yang dipersepsikan memiliki kualitas yang tinggi. Auditor yang berkualitas akan dihargai di pasaran dalam bentuk peningkatan permintaan jasa audit. Perusahaan yang akan melakukan IPO akan memilih auditor yang memiliki reputasi baik. Investment banker yang memiliki reputasi tinggi akan menggunakan auditor yang mempunyai reputasi pula. Investment banker dan auditor yang memiliki reputasi, keduanya akan mengurangi underprincing (Balver, et.al., 1988).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beatty (1989) mengemukakan terdapat hubungan negatif antara reputasi auditor dengan initial return. Dikemukakan pula bahwa faktor-faktor yang disebutkan sebagai ex-ante uncertainty yang merupakan variabel control, yaitu reputasi penjamin emisi, prosentase penawaran saham, umur perusahaan, tipe penjamin emisi dan indikator perusahaan minyak dan gas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap initial return. Carter dan Manaster (1990) mengemukakan bahwa reputasi penjamin emisi, prosentase penawaran saham, log offer-size, dan umur perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap initial return. Penelitian serupa di Indonesia dilakukan oleh Trisnawati (1999) dengan mengambil sampel di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk pengamatan tahun 1994 dan 1995. Dari hasil penelitiannya ia tidak berhasil menemukan hubungan antara kualitas auditor dengan initial return. Akan tetapi, hasil penelitian tersebut mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara umur perusahaan dengan initial return.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini, menguji pengaruh informasi akuntansi dan non akuntansi terhadap initial return, sebagai proksi dari keputusan investasi pada perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dikhususkan pada saham-saham perusahaan yang mengalami underpricing di hari pertama perdagangan di pasar sekunder. Fenomena underpricing ini tidak menguntungkan bagi perusahaan yang melakukan IPO, karena dana yang diperoleh dari IPO tidak maksimum. Para pemilik perusahaan menginginkan agar dapat meminimalisasi underpricing, karena terjadinya underpricing  dapat menyebabkan transfer kemakmuran (Wealth) dari pemilik kepada investor (Beatty, 1989 dalam Triani dan Nikmah, 2006). Sedangkan investor menanamkan dananya di pasar perdana bertujuan untuk memperoleh initial return yang diperoleh dari selisih lebih antara harga di pasar sekunder dengan harga perdananya. Adanya initial return ini mengindikasikan bahwa terjadi underpricing saham di pasar perdana ketika masuk ke pasar sekunder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pemaparan latar belakang tersebut di atas maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: &lt;br /&gt;1) Bagaimana pengaruh informasi akuntansi yang terdiri dari ukuran perusahaan, earning per share, solvability ratio, tingkat leverage dan profitabilitas perusahaan terhadap initial return?&lt;br /&gt;2) Bagaimana pengaruh informasi non akuntansi yang terdiri dari persentase pemegang saham lama, reputasi auditor, reputasi underwriter dan umur perusahaan terhadap initial return?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-7360672409925230192?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/7360672409925230192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=7360672409925230192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/7360672409925230192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/7360672409925230192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/pengaruh-informasi-akuntansi-dan-non.html' title='Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta (175)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-4613576801734892061</id><published>2009-12-25T04:41:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:41:44.189-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem Dual Banking Di Indonesia Periode 1997.1-2003.1 (174)</title><content type='html'>Diantara kebijakan ekonomi yang paling penting di setiap negara adalah kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Kebijakan fiskal meliputi anggaran negara, pajak dan neraca pembayaran yang biasanya ditangani oleh kementrian keuangan. Sedangkan kebijakan moneter menjadi tanggung jawab bank sentral atau otoritas moneter dan bertujuan untuk memelihara stabilitas harga-harga, stabilitas nilai tukar mata uang negara tersebut serta mengembangkan dan mengendalikan lembaga-lembaga keuangan yang ada di suatu negara.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Dalam rangka mewujudkan sistem lembaga keuangan atau perbankan yang sehat, bank sentral atau otoritas moneter menggunakan suatu perangkat kebijakan moneter seperti pengendalian tingkat bunga, pembatasan ekspansi kredit, penentuan rasio likuiditas atau cadangan minimum (reserve requirement), penentuan bunga rediskonto, operasi pasar terbuka, currency swap dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berkembangnya lembaga-lembaga keuangan islami dalam tiga dasa warsa terakhir, maka bank sentral atau otoritas moneter di berbagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim harus pula memantau dan mengendalikan perkembangan lembaga-lembaga keuangan baru ini. Untuk melaksanakan fungsi pemantauan dan pengendalian itu maka otoritas moneter juga harus membangun seperangkat kebijakan dan instrumen moneter yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut oleh lembaga-lembaga keuangan dan perbankan islami. Sebagian negara muslim melakukan konversi mekanisme moneter dan perbankan yang ada ke dalam sistem islami, seperti Iran dan Pakistan, dan sebagian negara muslim lainnya, seperti Indonesia, mengakomodasian perkembangan tersebut melalui “dual banking system”, dimana perbankan islami dapat beroperasi berdampingan dengan perbankan konvensional .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi dan moneter yang terjadi di Indonesia pada kurun waktu 1997-1998 merupakan suatu pukulan yang sangat berat bagi sistem perekonomian Indonesia. Dalam periode tersebut, banyak lembaga-lembaga keuangan,termasuk perbankan, mengalami kesulitan keuangan. Tingginya tingkat suku bunga telah mengakibatkan tingginya biaya modal bagi sektor usaha yang pada akhirnya mengakibatkan merosotnya kemampuan usaha sektor produksi. Sebagai akibatnya kualitas aset perbankan turun secara drastis sementara sistem perbankan diwajibkan untuk terus memberikan imbalan kepada depositor sesuai dengan tingkat suku bunga pasar. Rendahnya kemampuan daya saing usaha pada sektor produksi telah pula menyebabkan berkurangnya peran sistem perbankan secara umum untuk menjalankan fungsinya sebagai intermediator kegiatan investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman historis tersebut telah memberikan harapan kepada masyarakat akan hadirnya sistem perbankan alternatif yang memenuhi selain memenuhi harapan masyarakat dalam aspek syariah juga dapat memberikan manfaat yang luas dalam kegiatan perekonomian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dikeluarkannya UU No.10 Tahun 1998 yang pada intinya memberikan kewenangan dan pengawasan perbankan ke Bank Indonesia dan sekaligus diperkenalkan landasan hukum bank syariah. Selanjutnya dengan diberlakukannya UU No.23 Tahun 1999 Bank Indonesia dapat menerapkan kebijakan moneter berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Setelah diberlakukannya UU tersebut perbankan nasional mulai menerapkan sistem perbankan berganda atau dual banking system yang menuntut pengawasan yang lebih baik untuk menghindari  terjadinya krisis perbankan ke dua. Dual banking system yaitu adanya sistem perbankan konvensional dan syariah yang berlangsung dalam suatu negara dalam penerapannya harus berlandaskan pada karakteristik dari masing-masing sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan negara-negara lain seperti kawasan Timur Tengah dan Malaysia, perbankan syariah di Indonesia masih dalam tahap pengembangan awal. Keberadaan bank syariah dalam sistem perbankan Indonesia, baru dikembangkan sejak tahun 1992, sejalan dengan diberlakukannya Undang-undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan serta pendirian PT Bank Muamalat Indonesia [BMI] yang diikuti oleh pendirian beberapa BPR syariah [BPRS]. Namun perkembangan bank syariah dalam tahun-tahun berikutnya berjalan sangat lambat dikaitkan dengan potensi pasar yang sangat besar bagi kegiatan usaha bank syariah mengingat jumlah penduduk muslim di Indonesia yang dominan.  Walaupun perkembangan perbankan syariah dalam kancah nasional masih kecil, tetapi telah menunjukkan perkembangan hampir dua kali lebih besar dibandingkan pertumbuhan pada periode sebelum diberlakukannya Undang-undang No.10 Tahun 1998. Peranan perbankan syariah dalam mobilisasi dana dan penyaluran pembiayaan walaupun masih kecil, namun mengalami peningkatan yaitu masing-masing dari 0.05% dan 0.08% pada tahun 1998 menjadi 0.07% dan 0.17% pada tahun 1999. &lt;br /&gt;Peningkatan peran perbankan syariah dalam penyaluran pembiayaan yang sedemikian rupa, disebabkan terutama adanya peningkatan volume penyaluran  pembiayaan dari Rp.445 milyar pada tahun 1998 menjadi Rp. 472 milyar pada tahun 1999 dan pada saat yang bersamaan penyaluran kredit oleh perbankan konvensional menurun dari Rp. 545 trilyun menjadi Rp. 227 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-4613576801734892061?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/4613576801734892061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=4613576801734892061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4613576801734892061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4613576801734892061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/studi-empiris-tentang-instrumen-moneter.html' title='Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem Dual Banking Di Indonesia Periode 1997.1-2003.1 (174)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5656150151864899717</id><published>2009-12-25T04:40:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:40:05.005-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia (173)</title><content type='html'>Perkembangan dunia usaha dewasa ini, khususnya di Indonesia yang sedang mengalami masa kritis, terdapat persaingan yang sangat ketat yang tidak bisa dielakan lagi, persaingan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Dengan kondisi yang terjadi di Indonesia ini tidak jarang juga mengakibatkan kehancuran perusahaan karena kalah bersaing dengan perusahaan lain.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap perkembangan perusahaan yang sedemikian rumitnya melaksanakan proses produksi dengan tujuan menjaga kualitas barang sehingga barang hasil produksi akan mempengaruhi kualitas yang diharapkan konsumen, maka diperlukan suatu alat pengendalian yaitu pengendalian intern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat pengendalian tersebut adalah sistem pengendalian intern yang merupakan kegiatan dalam menjaga dan melindungi harta milik perusahaan dengan tujuan untuk menghindari pemborosan, penyelewengan yang dapat meningkatkan efesien kerja.&lt;br /&gt;Dalam sistem pengendalian kualitas sangat dipengaruhi sekali oleh bahan baku, jika kualitas bahan baku sangat tinggi, maka akan menghasilkan kualitas yang tinggi pula dari hasil produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas merupakan aset dari perusahaan yang bersifat abstrak, maka sistem pengendalian intern kualitas dapat diartikan sebagai suatu sistem yang menjaga kualitas suatu produk yang dapat memenuhi suatu persyaratan dari kualitas standar yang merupakan tujuan perusahaan yang harus dicapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan baku adalah semua bahan yang merupakan bagian dari barang-barang yang dihasilkan untuk melangsungkan suatu proses produksi. Sehingga biaya bahan baku dapat ditekan sedemikian kecil untuk mengurangi kualitas yang jelek. Bahan baku yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan harus seefesien mungkin untuk itulah diperlukan adanya sistem pengendalian intern kualitas.  Penekanan  biaya bahan baku yang efesien untuk membantu pihak manajemen dalam menunjang kontinuitas proses produksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya bahan baku sendiri merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku yang membentuk bagian menyeluruh produk jadi. Kualitas buruk bisa juga berawal dari bahan baku yang jelek, tenaga kerja yang kurang cakap dan lain-lain. Sehingga akan terjadinya ketidak efektifan dan inefesiensi biaya yang akan mengakibatkan pemborosan dan penyalahgunaan biaya bahan baku ,maka tidak akan tercapai tujuan dari perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diadakannya alat pengendalian kualitas ini untuk menjaga pemborosan bahan baku yang dilakukan pada PT Vonex Indonesia, karena kualitas yang jelek dan pemakaian bahan baku yang sembarangan akibatnya pengeluaran biaya bahan baku tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pengendalian intern kualitas, suatu perusahaan akan siap bersaing dengan perusahaan lain dan menjual hasil produknya di pasaran,  sehingga tujuan perusahaan akan tercapai yaitu mendapatkan keuntungan yang besar dengan modal yang kecil.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas penulis akan mencoba meneliti bagaimana penerapan sistem pengendalian intern kualitas terhadap biaya bahan baku yang diterapkan pada PT Vonex Indonesia, untuk itu dilakukan penelitian guna mendapat informasi pada perusahaan. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam skripsi yang berjudul “Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku pada PT Vonex Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5656150151864899717?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5656150151864899717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5656150151864899717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5656150151864899717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5656150151864899717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/pengaruh-sistem-pengendalian-intern.html' title='Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia (173)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2999495052664626576</id><published>2009-12-25T04:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:30:23.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komunikasi'/><title type='text'>Penggunaan Penerbitan Majalah MediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu Halo (Studi Deskriptif Mengenai Upaya Public Relations dalam Meningkatkan citra PT Telkomsel (KM-07)</title><content type='html'>Perusahaan adalah suatu bentuk sistem yang dikoordinasi oleh 2 orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Dikatakan merupakan suatu sistem karena terdiri dari berbagai bagian yang saling tergantung satu sama lain. Setiap perusahaan pada dasarnya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Salah satu keuntungan yang diperoleh, yaitu dengan menjual produk atau jasa sebanyak-banyaknya kepada konsumen dan pelanggan. Kelangsungan hidup suatu perusahan bergantung pada banyak dan tidaknya konsumen dan pelanggan yang dimiliki, karena merekalah yang dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan. Tanpa konsumen dan pelanggan perusahaan tidak akan berjalan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konsumen dan pelanggan akan tertarik untuk membeli produk atau jasa yang perusahaan hasilkan apabila mereka memiliki sikap yang positif terhadap perusahaan. Sikap positif tersebut dapat terbentuk apabila konsumen dan pelanggan memiliki informasi yang cukup mengenai perusahaan dan produk atau jasa yang dihasilkannya. Informasi tersebut disampaikan pada konsumen dan pelanggan melalui proses komunikasi. Tanpa komunikasi tidak mungkin informasi bisa didapatkan, oleh karena itu komunikasi memegang peranan yangpenting dalam perusahaan untuk menyampaikan informasi dari perusahaan kepada konsumen dan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi merupakan suatu cara untuk melakukan perubahan, mendorong dan mempertinggi motivasi, serta alat untuk mencapai tujuan. Tujuan utama dari komunikasi adalah adanya perubahan sikap menjadi positif dari komunikan. Mencapai tujuan tersebut dalam perusahaan yang mempunyai pelanggan yang banyak dan heterogen tidaklah mudah, hal ini disebabkan adanya perbedaan kepentingan, kerangka pengetahuan dan pengalaman. Begitu pula PT Telekomunikasi Selular yang mempunyai konsumen banyak dan tingkat kedudukan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Telekomunikasi Selular atau disingkat Telkomsel adalah salah satu perusahaan operator teknologi selular terbesar di Indonesia. Melalui visinya The Indonesian Wireless Telecommunication Solution Company, Telkomsel terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan calon pelanggan. Salah satunya adalah dengan memberikan pelayanan akan informasi yang diperlukan pelanggan mengenai perusahaan. Oleh karena itu perlu dijalin komuniikasi yang baik antara perusahaan dengan pelanggannya, dengan tujuan terbinanya hubungan yang harmonis diantara keduanya, sehingga tujuan yang diemban perusahaan dapat tercapai. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan adalah menerbitkan jurnal eksternal yang bernama mediaHALO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah mediaHALO pertama kali diterbitkan pada tanggal 26 Mei 1999 yang dikelola oleh Departemen Corporate Communications PT Telekomunkasi Indonesia. Majalah mediaHALO ini terbit secara bulanan yang didistribusikan melalui pos. Majalah mediaHALO ini berisikan aneka ragam informasi yang dikemas dalam berbagai rubrik pelanggan kita, info jaringan, info pembayaran, kuis smile, tips kartuHALO, GraPARI HALO, event HALO, service HALO, dan apresiasi pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah mediaHALO diharapkan menjadi media komunikasi antara perusahaan dengan pelanggannya, majalah mediaHALO diterbitkan dalam rangka menumbuhkan sikap positif pelanggan terhadap perusahaan. Setiap perusahaan selalu membutuhkan dukungan positif dari pelanggan agar dapat berlangsung terus. Oleh karena itu peranan media komunikasi sangat dibutuhkan sebagai sarana yang dapat menjembatani komunikasi antar perusahaan dan pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diterbitkannya majalah mediaHALO diharapkan dapat memperlancar arus informasi dari perusahan kepada pelanggan dan berdampak kepada tumbuhnya sikap positif pelanggan terhadap perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari latar belakang yang diuraikan maka dapat dirumuskan masalah penelitian, yaitu “Bagaimana Penggunaan Penerbitan Majalah mediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu HALO”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2999495052664626576?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2999495052664626576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2999495052664626576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2999495052664626576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2999495052664626576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/penggunaan-penerbitan-majalah-mediahalo.html' title='Penggunaan Penerbitan Majalah MediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu Halo (Studi Deskriptif Mengenai Upaya Public Relations dalam Meningkatkan citra PT Telkomsel (KM-07)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2769016602697043658</id><published>2009-12-25T04:24:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:24:12.633-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><title type='text'>PENGARUH HARGA DAN VOLUME  PERDAGANGAN  SAHAM TERHADAP  LIKUIDITAS SAHAM PADA  PERUS. YANG MELAKUKAN STOCK SPLIT (KE-20)</title><content type='html'>Pasar modal memberikan manfaat bagi dunia usaha, pemodal atau investor maupun perekonomian nasional.  Manfaat bagi dunia usaha yaitu pembinaan kegiatan operasional melalui penjualan saham merupakan allternatif sumber pembiayaan jangka panjang.  Kebutuhan investasi yang di biayai melalui pasar modal sering kali lebih menguntungkan di banding dengan pembiayaan lainnya.  Manfaat bagi investor yaitu dengan adanya pasar modal memungkinkan para investor untuk melakukan diversivikasi investasi, membentuk portofollio yng sesuai dengan resiko yang bersedia mereka tanggung dan tingkat keuntungan yang mereka harapkan. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan manfaat yang di tinjau dari segi perekonomian nasional yaitu penjualan saham dapat menjadi sarana penyebaran dana yang efisien dan dapat meningkatkan produktifitas modal.  Semakin efisiennya perusahaan yang memperoleh dana pembiayaan dari pasar modal maka diharapkan laba yang diperoleh makin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia bisnis pasar modal, preferensi investor sangat mempengaruhi tingkat permintaan atas suatu saham.  Dimana preferensi tersebut sangat di pengaruhi oleh expected return yang di inginkan investor atas investasi modalnya.  Dalam hal ini,  preferensi tidak hanya mempertimbangkan kondisi makro ekonomi dan stabilitas ekonomi, tetapi juga melihat profil, kinerja dan kebijakan perusahaan emiten, terutama kebijakan strategis yang berhubungan langsung dengan kekayaan pemegang saham.  Bagi investor sendiri ada beberapa keuntungan yang di harapkan akan dapat di peroleh atas investasi yang dilakukan dalam pasar saham.  Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain berupa keuntungan dalam bentuk dividen, kenaikan harga saham (capital gain), serta keuntungan dalam bentuk hak investor untuk ikut serta dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan, yang nantinya akan menentukan arah dan kebijakan perusahaan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investor dalam mengambil keputusan untuk menginvestasikan uangnya di pasar modal pasti memerlukan informasi yang lengkap,  Informasi merupakan kebutuhan yang mendasar bagi para investor dalam mengambil keputusan sehingga dapat mengurangi ketidakpastian yang mungkin terjadi.  Keputusan yang di ambil di harapkan akan sesuai dengan tujuan yang ingin di capai, salah satu informasi yang ada adalah pengumuman stock split atau pemecahan saham.  Dalam pasar modal sering kita mendengar tentang adanya pengumuman mengenai stock split.  Banyak perusahaan emiten yang go-poblic di Bursa Efek Jakarta melakukannya, mungkin kita pernah mendengar sebuah perusahaan emiten yang mengumumkan bahwa perusahaan tersebut akan melakukan stock split dengan proporsi 2:1, 3:1 dan lain-lain.  Misalnya stock split yang di lakukan PT. Indofood dengan proporsi 5:1 pada tanggal 29 september 2000, di mana satu saham dengan nilai nominal semula Rp.500 di pecah menjadi lima saham dengan nilai nominal Rp. 100 per lembar sahamnya, (Wijanarko, 2003:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stock split merupakan kebijakan para emiten (perusahaan yang go-poblic) untuk meningkatkan jumlah saham beredar karena harga saham terlalu tinggi        (over-valued).  Secara teoritis dampak dari stock split adalah harga saham akan menjadi under-valued karena peningkatan jumlah lembar saham yang berlipat ganda.Sebenarnya para emiten berharap stock split akan diikuti oleh reaksi positif dari pasar yaitu meningkatnya minat beli (bid-order) para investor. Naiknya bid-order akan membuat harga saham emiten yang tadinya under-valued akan meningkat kembali beberapa hari setelah pengumuman stock split.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kadang-kadang stock split juga tidak menimbulkan reaksi berarti atau bahkan terjadi reaksi negative di pasar.  Hal ini terjadi karena pasar (investor) menilai kebijakan stock split suatu emiten kurang mencerminkan prospek yang positif di masa depan. Menurut persepsi pasar (investor) motivasi utama emiten melakukan stock split bukan untuk aktivitas rekapitalisasi hutang jangka panjang.  Berbagai jenis reaksi pasar (investor) atas stock split mencerminkan         Signaling Theory sementara fenomena perubahan harga saham akibat stock split mencerminkan Liquidity Hipotheses atau Trading Range Theory (Susanti dkk, 2005:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengaruh stock split terhadap likuiditas saham di Indonesia menunjukkan adanya kontroversi.  Fatmawati dan Asri (1999) dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa secara keseluruhan aktivitas stock split berpengaruh secara siknifikan terhadap tingkat harga saham, volume turnover dan persentase spread.  Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan harga rata-rata saham sesudah stock split, sedangkan persentase spread sesudah stock split mengalami peningkatan.  Peningkatan spread berimplikasi pada penurunan likuiditas.  Sedangkan Ewijaya dan Nur Indriantoro (1999) menyimpulkan bahwa stock split berpengaruh negative terhadap perubahan harga saham relatif.  Harga pasar saham sesudah stock split yang diharapkan naik justru menurun.               Hal ini menunjukkan bahwa keputusan stock split akan merugikan investor lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pada beberapa pandangan yang kontroversi mengenai stock split tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul                “Pengaruh Harga dan Volume Perdagangan Saham terhadap Likuiditas Saham pada Perusahaan yang Melakukan Stock Split “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2769016602697043658?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2769016602697043658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2769016602697043658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2769016602697043658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2769016602697043658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/pengaruh-harga-dan-volume-perdagangan.html' title='PENGARUH HARGA DAN VOLUME  PERDAGANGAN  SAHAM TERHADAP  LIKUIDITAS SAHAM PADA  PERUS. YANG MELAKUKAN STOCK SPLIT (KE-20)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2594213335692589225</id><published>2009-12-25T04:20:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:20:20.269-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA RUMAH SAKIT DAERAH (RSD) Prof. Dr. SITIAWAN KARTOSOEDIRDJO (AK-28)</title><content type='html'>Sistem Informasi akuntansi merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu sistem informasi perusahaan. Dalam suatu sistem informasi perusahaan, sistem informasi akuntansi merupakan suatu bagian dari sistem informasi yang lebih banyak berhubungan dengan data keuangan. Menurut Widjajanto (2002: 14), Akuntansi sebagai suatu sistem informasi mencakup kegiatan mengidentifikasi, menghimpun, memproses, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi mengenai suatu organisasi ke berbagai pihak&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama dari akuntansi keuangan menurut Jogianto (1997: 54), adalah untuk menyediakan suatu informasi yang relevan terhadap pihak-pihak luar seperti pemegang saham, kreditur, maupun pihak pemerintah. Hal ini tercapai dengan menerbitkan laporan-laporan periodik, seperti neraca, laporan laba/rugi, laporan laba yang ditahan dan laporan perubahan modal. Disamping itu tujuan utama dari akuntansi keuangan adalah menyediakan informasi bagi pihak intern perusahaan yaitu pihak manajemen sehingga dapat menggunakan laporan keuangan untuk dasar pengambilan keputusan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pihak ekstern maupun intern tersebut, maka disusun suatu sistem informasi akuntansi. Sistem ini dirancang untuk dapat menghasilkan informasi berupa informasi keuangan yang berguna bagi pihak ekstern maupun intern perusahaan. Sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, maka sistem informasi akuntansi dapat diproses baik dengan cara manual maupun dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang sederhana sampai dengan komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan komputer dalam roda kehidupan perusahaan memang bermacam, tergantung pada tingkat kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Bagi perusahaan besar yang memiliki sistem yang rumit dan kompleks, komputer akan dipergunakan secara maksimal dengan cara membangun suatu jaringan yang integral dan rumit dengan mengoperasikan komputer dalam jumlah banyak. Tetapi tidak sedikit juga perusahaan yang menggunakan jaringan komputer yang sederhana dengan beberapa unit saja, tanpa menggunakan teknologi komunikasi yang terlalu rumit. Dewasa ini perkembangan teknologi dibidang komputer sudah semakin berkembang dengan semakin banyak inovasi yang terjadi baik dalam hal pengembangan perangkat keras maupun lunak. Oleh karena itu perkembangan tekhnolgi dibidang komputer ini akan membawa dampak yang cukup berarti dalam perkembangan sistem informasi akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya perusahaan dapat mengoperasikan sistem informasi akuntansi tanpa menggunakan komputer, akan tetapi kemampuan komputer untuk menangani tugas-tugas manusia dalam suatu sistem memiliki peran yang sangat besar dalam menunjang kelancaran sebuah sistem, sehingga informasi yang dibutuhkan oleh pihak manajemen dapat disajikan dengan cepat dan tepat waktu. Gagasan sebuah sistem informasi akuntansi yang berdasarkan komputer tidak berarti otomatisasi total. Konsep sistem dan mesin menyiratkan bahwa sebagian tugas sebaiknya dilaksanakan oleh manusia dan tugas lainnya lebih baik  dilakukan oleh mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit sebagai salah satu institusi pelayanan kesehatan memiliki berbagai macam fungsi, antara lain fungsi pelayanan, pendidikan dan penelitian, yang mencakup berbagai tingkatan dan jenis kegiatan. Disisi lain rumah sakit bersifat padat modal (memerlukan biaya besar), padat karya (memerlukan sumber daya manusia dalam jumlah cukup banyak dimana sebagian besar tidak dapat digantikan dengan alat), serta padat teknologi (memerlukan berbagai alat dengan teknologi mutakhir). Dari sisi ekonomi Rumah Sakit pemerintah berfungsi ganda yakni fungsi sosial dan fungsi bisnis. Agar mampu melaksanakan fungsi tersebut Rumah Sakit harus memiliki sistem informasi yang relevan dan akurat, serta sumber daya manusia yang profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya informasi yang relevan dan akurat diharapkan manajemen Rumah Sakit dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul melalui pengambilan keputusan yang tepat dan cepat, terutama informasi keuangan yang dibutuhkan oleh berbagai pihak baik intern maupun ekstern. Contoh pihak ekstern yang berkepentingan terhadap Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan adalah pemerintah daerah (PEMDA) Bangkalan sebagai pemberi dana bagi Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan kartosoedirdjo Bangkalan, dan pihak-pihak lain-lain yang memerlukan informasi yang berkaitan dengan kepentingan mereka. Disamping pihak ekstern tersebut, pihak intern yaitu manajemen Rumah Sakit juga memerlukan informasi keuangan untuk mengetahui, mengawasi, dan mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit daerah (RSD) Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan  telah menggunakan komputer pada sistem informasi akuntansi keuangannya sejak Rumah Sakit berdiri, hanya saja penggunaan komputer tersebut terbatas pada pembuatan laporan, sedang penanganan proses dilakukan dengan cara manual. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan belum mengoperasikan komputer mereka secara optimal. Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan mengoperasikan komputer tidak lebih dari mesin ketik dan alat untuk menghitung yang lebih canggih, bukan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan. Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan banyak melakukan pencatatan dan pemrosesan transaksi akuntansi dalam setiap hari, sehingga sangat memungkinkan terjadinya salah hitung atau salah tulis dan membutuhkan waktu yang relatif lama jika dilakukan dengan cara manual, sehingga informasi yang dihasilkan menjadi kurang akurat dan berkualitas sehingga tidak dapat berfungsi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Melihat arti penting dari penyediaan informasi akuntansi keuangan bagi manajemen Rumah Sakit dalam pengambilan keputusan, dimana untuk pengambilan keputusan dibutuhkan penyajian informasi yang tepat waktu, akurat,  dan berkualitas, maka dalam penelitian ini peneliti mengambil judul: “Analisis penerapan sistem informasi akuntansi berbasis komputer dalam pengambilan keputusan pada Rumah Sakit Daerah (RSD) Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo Bangkalan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2594213335692589225?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2594213335692589225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2594213335692589225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2594213335692589225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2594213335692589225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/penerapan-sistem-informasi-akuntansi.html' title='PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA RUMAH SAKIT DAERAH (RSD) Prof. Dr. SITIAWAN KARTOSOEDIRDJO (AK-28)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-594652950961566478</id><published>2009-12-25T04:17:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T04:17:42.244-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Administrasi Negara'/><title type='text'>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENEMPATAN JABATAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG (AN-01)</title><content type='html'>Dalam era persaingan suatu organisasi memiliki kemampuan dalam berbagai macam aspek dan merumuskan strategi dalam menghadapi perubahan yang terjadi di organisasi  baik itu organisasi bisnis, pemerintah dan organisasi lainnya diharapkan akan menjadi tujuan. Tercapainya tujuan organisasi akan tergantung pada bagaimana pegawai dapat mengembangkan kemampuan baik dibidang managerial, hubungan antarmanusia maupun teknis operasional. Berbicaratentang pelaksanaan tugas ini, maka peranan prestasi kerja adalah sangat menentukan kualitas seseorang Pegawai dalam suatu perusahaan / organisasi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pendapat Ralph Barra (dalam Agus Maulana dan Kristina, 1986). Sumber Daya yang penting dari suatu organisasi adalah pekerjaanya. Pekerjaan merupakan sumber daya yang kaya dan siap digunakan. Dari semua harta kekayaan, maka sumber daya manusialah satu-satunya harta yang besar potensinya bagi tingkat produktivitasnya.&lt;br /&gt;Menurut Poster (1985) fundamental bagi Performance (kinerja diatas rata-rata untuk jangka panjang merupakan keuanggulan bersaing yang berkelanjutan (sustainable Competitive Advantage), keunggulan kopetitif telah dan akan selalu menjadi kekuatan pendorong utama bagi sebagian besar pelaku bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pendapat di atas, maka wajarlah apabila manajemen sumber daya manusia mendapatkan perhatian yang serius dari pimpinan perusahaan / organisasi dalam memberikan pelayanan dan kepuasan yang maksimal kepada masyarakat.&lt;br /&gt;Hal ini terlihat pada program-program dan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia, mulai dari proses penarikan, penempatan pemeliharaan, pengembangan sampai dengan tujuan untuk meningkatkan keandalan sumber daya manusia yang merupakan factor penting dalam organisasi dan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;Bagi perusahaan yang bergerak dibidang jasa terdapat hubungan langsung antara perusahaan dan pemakaian jasa, melalui Pegawai yang ditempatkan pada posisinya masing-masing. Hal ini erat hubungannya dengan kinerja Pegawai (Performance) dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada perusahaan dan pemakai jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu tujuan penempatan pegawai ini adalah untuk menempatkan orang yang tepat dan jabatan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya, sehingga sumber daya manusia yang ada menjadi produktif. Hal ini sesuai dengan pendapat Memoria (1986), penempatan pegawai mengandung arti pemberian tugas tertentu kepada pekerja agar ia mempunyai kedudukan yang paling baik dan paling sesuai dengan didasarkan pada rekruitmen, kualifikasi pegawai dan kebutuhan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penempatan yang tepat merupakan cara untuk mengoptimalkan kemampuan, keterampilan menuju prestasi kerja bagi Pegawai itu sendiri. Hal ini merupakan bagian dari proses pengembangan Pegawai (employer development) dengan demikian pelaksanaanya harus memperhatikan prinsip efesiensi (kesesuaian antara keahlian yang dipersyaratkan dengan dimiliki oleh Pegawai) sebagaimana yang ditulis oleh Milkovich dan Boudreau (1994) sebagai berikut : oleh karena penempatan Pegawai dari dalam dan orientasi / pelatihan Pegawai dipusatkan pada pengembangan Pegawai yang ada secara ajeg, mereka harus memelihara keseimbangan  antara perhatian organisasi terhadap efesiensi (kesesuaian optimal antara skill dan tututan) dengan keadilan (mempersepsi bahwa kegiatan tersebut adalah adi, sah dan memberikan kesempatan merata)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan peneliti, pada saat ini belum ada kebijakan penempatan yang baku dan tertulis, terutama yang berkaitan dengan penempatan. Oleh karenannya dalam rangka penulisan skripsi ini analisis difokuskan pada Kebijakan Penempatan Sumber Daya Manusia Dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, yang meliputi semua Pegawai. Bagaimana hubungan serta pengaruhnya dengan prestasi kerja pasca penempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menganalisis pengisian posisi melalui internal recruitment tidak terlepas dari seleksi Pegawai yang akan ditempatkan, karena beberapa kreteria harus dipenuhi oleh calon, seperti keterampilan (skill) kemampuan (Ability) dan pengetahuan (Kwowledge) atau individu competences.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walker (1994) menyatakan sebagai berikut : kemampuan individu juga merupakan variabel yang penting. Pegawai pekerja keras tanpa memiliki keterampilan, kemampuan dan pengetahuan yang memadai tidak akan mencapai banyak kemajuan dalam pekerjaanya.&lt;br /&gt;Sumber daya yang dimiliki organisasi dan fungsi management sebenarnya dalam rangka untuk mlaksanakan  kebijaksanaan dan tujuan organisasi. Sumber daya yang paling esesial yang dimiliki organisasi adalah sumber daya manusia, sebagaimana ditulis Werther and Davis (1996) mengartikan bahwa : sumber daya manusia menggambarkan bahwa manusia/Pegawai memberikan kontribusi terhadap tujuan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian suatu organisasi harus memikirkan apabila sumber daya manusia mampu memberikan kontribusi kepada organisasi, mereka penting bagi organisasi untuk memberikan kebijakan dan keputusan yang berkaitan dengan penghargaan Pegawai atas kontribusi yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar uraian tersebut di atas, maka perlu dilakukan suatu penelitian yang berjudul : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENEMPATAN JABATAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-594652950961566478?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/594652950961566478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=594652950961566478' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/594652950961566478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/594652950961566478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/12/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html' title='FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENEMPATAN JABATAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG (AN-01)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1660872964511245208</id><published>2009-11-22T21:04:00.001-08:00</published><updated>2009-12-25T04:13:53.108-08:00</updated><title type='text'>Cara Mendapatkan File</title><content type='html'>Seluruh materi skripsi dan tesis versi lengkap dalam format ms-word (*.doc) Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka , bisa anda miliki segera dengan secara Cuma-Cuma alias GRATISSSSSS.Anda hanya mengganti biaya pengetikan dan file-filenya akan kami kirimkan lengkap. (Mulai Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka). &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 1&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 125.000,- per judul kecuali bidang PENDIDIKAN sebesar Rp. 250.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 2&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 125.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 3&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 150.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 4&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 250.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 5&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 250.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 6&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 125.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KOLEKSI 7&lt;/b&gt; biaya sebesar Rp. 125.000,- per judul&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Khusus Kode &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DD, PEND, MAN,&lt;/span&gt; biaya pengetikan sebesar Rp. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;250.000,- &lt;/span&gt;per judul&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Harga diatas kami anggap sama dengan jasa pengetikan jika anda menggunakan jasa pengetikan lain. Untuk konten tentu kami berikan GRATISSSSS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red; font-size: 130%;"&gt;Caranya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Lakukan pemesanan via SMS dengan mengetik judul yang diinginkan, ke &lt;br /&gt;087 859 598 125 &lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;081 334 852 850 &lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;ke e-mail tesis_skripsi@yahoo.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketik Judul_Nomor Urut &lt;br /&gt;Contoh : Pengaruh budaya organisasi … No 29 &lt;br /&gt;Lakukan transfer jasa pengetikan via bank &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Mandiri&lt;br /&gt;No. Rekening 144-00-1031019-8&lt;br /&gt;a.n. Oskar Dedik Cristiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank BNI&lt;br /&gt;No. Rekening 0182628639&lt;br /&gt;a.n. Oskar Dedik Cristiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank BRI&lt;br /&gt;No. Rekening 0051-01-072962-50-0&lt;br /&gt;a.n. Oskar Dedik Cristiawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau bisa juga via &lt;br /&gt;bank BCA&lt;br /&gt;No.Rekening 8160580004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tambahkan angka unik disetiap transfer, misalnya anda akan melakukan transfer Rp. 125.000 maka silahkan tambahkan angka unik dibelakang seperti menjadi Rp. 125.200. &lt;br /&gt;Angka unik ini kami gunakan sebagai identifikasi transfer yang anda lakukan. untuk menentukan angka unik terserah anda, tapi kami sarankan gunakan tiga angka terakhir nomor hp anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Setelah melakukan transfer, konfirmasikan lewat sms. &lt;br /&gt;File-file akan kami kirimkan via e-mail, dan jika menghendaki pengiriman dilakukan dengan jasa pengiriman, maka ada penambahan ongkos kirim sebesar Rp. 30.000,-&lt;/li&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1660872964511245208?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1660872964511245208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1660872964511245208' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1660872964511245208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1660872964511245208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/cara-mendapatkan-file.html' title='Cara Mendapatkan File'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2845915294606381442</id><published>2009-11-22T20:34:00.000-08:00</published><updated>2011-03-23T16:29:12.107-07:00</updated><title type='text'>Koleksi 7</title><content type='html'>&lt;p&gt;KUMPULAN TESIS DAN SKRIPSI&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/koreksi-terhadap-laporan-rugi-laba.html"&gt;KOREKSI TERHADAP LAPORAN RUGI LABA UNTUK MENGHITUNG PPh BADAN PASAL 25 (Studi Kasus Pada Perusahaan Kacang Shanghai “Suling Mas Group” Ngunut Tulungagung)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/komparasi-implementasi-camels.html"&gt;KOMPARASI IMPLEMENTASI CAMELS SEHUBUNGAN DENGAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARI’AH DAN BANK KONVENSIONAL (Studi Kasus Pada Bank Syari’ah Mandiri dan Bank Jatim 2003-2005) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/strategi-pengembangan-bank-syariah-di.html"&gt;STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI KEDIRI (STUDI KASUS DI PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk KANTOR CABANG SYARIAH KEDIRI)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/evaluasi-proses-penyusunan-anggaran-dan.html"&gt;EVALUASI PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN DAN PERENCANAAN (Studi Kasus Pada PT. Bank Perkembangan Daerah Jawa Timur)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-kinerja-keuangan-perusahaan.html"&gt;ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ROKOK SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC DIBURSA EFEK SURABAYA (BES)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/strategi-peningkatan-penerimaan-pajak.html"&gt;STRATEGI PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DENGAN OPTIMAL PADA UPT. DINAS PENDAPATAN PROPINSI JAWA TIMUR DI KEDIRI KABUPATEN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/penyusunan-anggaran-pendapatan-dan.html"&gt;PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (Suatu Studi Implementasi Pelaksanaan Sistem Anggaran Kinerja pada Proses Penyusunan APBD di Kabupaten Lamongan)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-kinerja-keuangan-pada-pt-bank.html"&gt;ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK JATIM MELALUI REKAPITALISASI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-penghimpunan-dana-pihak-ketiga.html"&gt;PENGARUH PENGHIMPUNAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP TOTAL PINJAMAN YANG DIBERIKAN PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-faktor-kualitas-jasa-yang.html"&gt;ANALISIS FAKTOR KUALITAS JASA YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUASAN NASABAH DI PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. BLITAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-sistem-pengendalian-manajemen.html"&gt;PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT INSUMO SUMBERARTO KEDIRI&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-investasi-jaringan-kantor-pt.html"&gt;ANALISIS INVESTASI JARINGAN KANTOR PT. BCA Tbk CABANG BLITAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-tingkat-suku-bunga-deposito.html"&gt;PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO BERDASARKAN JANGKA WAKTU TERHADAP DANA DEPOSITO BERJANGKA PADA PT. BANK JATIM CABANG KEDIRI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/peningkatan-pendapatan-asli-daerah.html"&gt;PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Evaluasi Tentang Implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-rasio-keuangan-untuk.html"&gt;ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI KINERJA KEUANGAN KONSOLIDASI PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA BESERTA ANAK PERUSAHAANNYA (Studi Kasus pada Perusahaan Telekomunikasi yang masuk pada daftar LQ45 di Bursa Efek Jakarta)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/faktor-faktor-yang-menjadi-pertimbangan.html"&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MENJADI PERTIMBANGAN DEPOSAN UNTUK MENDEPOSITOKAN DANANYA PADA BANK MANDIRI CABANG PROBOLINGGO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-perbandingan-harga-saham.html"&gt;ANALISIS PERBANDINGAN HARGA SAHAM SEBELUM, SAAT DAN SESUDAH PERISTIWA PELEDAKAN BOM KUNINGAN – JAKARTA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA ( STUDI KASUS PADA POJOK BEJ )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/suatu-tinjauan-mengenai-pandangan.html"&gt;SUATU TINJAUAN MENGENAI PANDANGAN TERHADAP KONSEP KONSERVATISME DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/peranan-just-in-time-method-sebagai.html"&gt;PERANAN JUST IN TIME METHOD SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGELIMINASI NON VALUE ADDED ACTIVITY PADA PRODUKSI PERUSAHAAN GARMENT VOXI 73 PANDAAN PASURUAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/pengendalian-piutang-yang-efektif-dalam.html"&gt;PENGENDALIAN PIUTANG YANG EFEKTIF DALAM USAHA MENINGKATKAN EFISIENSI MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN SEPATU “SHANDY SURYA WIJAYA”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/potensi-dan-prospek-pajak-hotel-dan.html"&gt;POTENSI DAN PROSPEK PAJAK HOTEL DAN RESTORAN DI KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 1991-2000&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/efisiensi-pengelolaan-dana-dalam-rangka.html"&gt;EFISIENSI PENGELOLAAN DANA DALAM RANGKA MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PERUM PEGADAIAN SUBERPUCUNG MALANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisa-penerapan-akuntansi-lingkungan_02.html"&gt;ANALISA PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-penerapan-sistem-scriptless.html"&gt;PENGARUH PENERAPAN SISTEM SCRIPTLESS TRADING DAN BID-ASK SPREAD TEHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PADA BURSA EFEK JAKARTA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/peranan-rencana-anggaran-kas-cash.html"&gt;PERANAN RENCANA ANGGARAN KAS ( CASH BUDGET PLAN ) YANG EFEKTIF DALAM USAHA MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN KALENG PT. ARTA WENA SAKTI GEMILANG MALANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-pengaruh-laba-akuntansi-dan.html"&gt;ANALISIS PENGARUH LABA AKUNTANSI DAN NILAI BUKU TERHADAP HARGA SAHAM EMITEN DI BURSA EFEK JAKARTA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-du-pont-system-sebagai-salah.html"&gt;ANALISIS DU PONT SYSTEM SEBAGAI SALAH SATU ALAT UNTUK MENILAI PERTUMBUHAN PERUSAHAAN PADA PT.JAYA BALI GARMENT TABANAN-BALI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-dimensi-penilaian-prestasi.html"&gt;ANALISIS DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA TIMUR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/responsibility-accounting-sebagai-alat.html"&gt;RESPONSIBILITY ACCOUNTING SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROKOKPT. BANYU BIRU MALANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/konsepsi-profit-loss-sharing-sebagai.html"&gt;KONSEPSI PROFIT LOSS SHARING SEBAGAI PENILAIAN LABA AKUNTANSI DALAM KONTEKS PERBANKAN SYARIAH ( SUATU STUDI PADA BANK SYARIAH MANDIRI )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/05/analisis-kinerja-keuangan-perusahaan_02.html"&gt;Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan pada Perusahaan Food &amp;amp; Beverage di Bursa Efek Surabaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-dampak-peristiwa-politik.html"&gt;Analisis Dampak Peristiwa Politik Terhadap &lt;/a&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-dampak-peristiwa-politik.html"&gt;Return, Abnormal Return Dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham (Studi Peristiwa Pada Pemilihan Presiden Republik Indonesia Keenam)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/33-peningkatan-pendapatan-asli-daerah.html"&gt;Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Dalam Rangka Otonomi Daerah Di Kota Tebing Provinsi Sumatera Utara&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/33-peningkatan-pendapatan-asli-daerah.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-laporan-keuangan-sebagai-salah.html"&gt;Analisis Laporan Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Untuk Menilai Tingkat Keberhasilan Kinerja Keuangan Manajemen Pada Pt.Surabaya Wire – Gresik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/peranan-pajak-reklame-dalam-rangka.html"&gt;Peranan Pajak Reklame dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/upaya-peningkatan-pendapatan-asli.html"&gt;Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Dari Sektor Pajak Hotel Dan Restoran Dalam Mendukung Otonomi Daerah Di Kabupaten Malang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penjualan-terhadap-laba-pada.html"&gt;PENGARUH PENJUALAN TERHADAP LABA PADA HOME INDUSTRI SANDAL DI DUSUN SUMBER AWAN DAN DUSUN NGUJUNG DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-sistem-pengendalian-intern.html"&gt;Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/studi-empiris-tentang-instrumen-moneter.html"&gt;Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem Dual Banking Di Indonesia Periode 1997.1-2003.1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-informasi-akuntansi-dan-non.html"&gt;Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/retribusi-terminal-sebagai-salah-satu.html"&gt;Retribusi Terminal sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah ( Suatu Studi Pada Kantor Unit Pelaksanaan Teknis Dinas /UPTD Terminal Arjosari Kota Malang )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-faktor-faktor-yang.html"&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN PT. BERDIKARI UNITED LIVESTOCK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-dana-perimbangan.html"&gt;ANALISIS PENGARUH DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN ANTAR DAERAH PASCA DESENTRALISASI FISKAL DI INDONESIA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-faktor-faktor-yang_14.html"&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TABUNGAN DAN INVESTASI SWASTA DI INDONESIA PERIODE 1984-2003&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-utang-luar-negeri.html"&gt;Analisis Pengaruh Utang Luar Negeri (Foreign Debt) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengujian-kausalitas-granger-antara.html"&gt;PENGUJIAN KAUSALITAS GRANGER ANTARA NILAI TUKAR, SUKU BUNGA DEPOSITO DAN HARGA SAHAM DI LIMA NEGARA ASEAN SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS MONETER PERIODE 1995.1 – 2004.6&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-faktor-faktor-yang_416.html"&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BESARNYA SIMPANAN MUDHARABAH PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 1993.I –2003.IV DALAM JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/tinjauan-terhadap-teori-perilaku.html"&gt;TINJAUAN TERHADAP TEORI PERILAKU PRODUSEN Perbandingan antara Ekonomi Konvensional dan Ekonomi Syariah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pinjaman-konsumtif-riil-pada.html"&gt;ANALISIS PINJAMAN KONSUMTIF RIIL PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 1998.2 – 2003.1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-sbi-jumlah-uang.html"&gt;ANALISIS PENGARUH SBI, JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP KINERJA REKSA DANA SAHAM DI INDONESIA PERIODE 1999.07-2004.11&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/transmisi-kebijakan-moneter-melalui.html"&gt;Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit dan Posisi Kredit Investasi di Indonesia Periode 2001:1-2007:6.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-komponen-pengeluaran-agregat.html"&gt;Pengaruh Komponen Pengeluaran Agregat Terhadap Permintaan Agregat Impor Indonesia Periode 1970-2001 Dalam Jangka Panjang dan Jangka Pendek&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-kemampuan-pendapatan-daerah.html"&gt;ANALISIS KEMAMPUAN PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BELANJA RUTIN DAN BELANJA PEMBANGUNAN DI PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/kinerja-keuangan-perbankan-sebelum-dan.html"&gt;KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH IMPLEMENTASI ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-perkembangan-kemampuan.html"&gt;ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN SUKOHARJO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-perbedaan-kinerja-keuangan.html"&gt;ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN, TINGKAT KEMAHALAN HARGA SAHAM, RETURN SAHAM, DAN LIKUIDITAS SAHAM PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN STOCK SPLIT DAN PERUSAHAAN YANG TIDAK MELAKUKAN STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ) (PERIODE 2000-2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-etnis.html"&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS CHINA-NON MUSLIM MENJADI NASABAH BANK SYARI’AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN (STUDY KASUS : PT Bank Syari’ah Mega Indonesia)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengujian-kausalitas-granger-antara_14.html"&gt;Pengujian Kausalitas Granger Antara Nilai Tukar, Suku Bunga Deposito dan Harga Saham di Lima Negara Asean Sebelum dan Sesudah Krisis Periode 1995.1 – 2004.6&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-utang-luar-negeri_14.html"&gt;Analisis Pengaruh Utang Luar Negeri (Foreign Debt) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-network-planning-dengan-cpm.html"&gt;Analisis Network Planning Dengan CPM (Critical Path Methode) Dalam Rangka Efisiensi Waktu Dan Biaya Proyek Pembangunan Jalan Segitiga Ujung Batu (Studi Kasus Pada CV. Kenari Bangkit Jepara)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/tinjauan-atas-penerimaan-pajak.html"&gt;TINJAUAN ATAS PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BANDUNG TEGALLEGA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pelaksanaan-monitoring-pembiayaan.html"&gt;Pelaksanaan Monitoring Pembiayaan Murobahah di PT. BMI TBK.. Cabang Kediri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-struktur-kepemilikan-saham.html"&gt;Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Leverage, Faktor Intern Dan Faktor Ekstern Terhadap Nilai Perusahaan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/penggunaan-analisis-rasio-keuangan.html"&gt;PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN USAHA PADA “PERUM PEGADAIAN” CABANG PURWOKERTO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-reaksi-pasar-modal-indonesia.html"&gt;ANALISIS REAKSI PASAR MODAL INDONESIA AKIBAT PERISTIWA BOM BALI, J.W. MARRIOT DAN KUNINGAN (Studi Pada Saham - Saham LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-hubungan-kausalitas-granger.html"&gt;Analisis Hubungan Kausalitas Granger Antara Tingkat Imbal Jasa Agregat Dengan Tingkat Pembiayaan Perbankan Syariah Dan Tingkat Kredit Perbankan Konvensional Di Indonesia Periode 2001.I-2004.XII&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-faktor-faktor-yang_3127.html"&gt;Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum di Kabupaten Sleman (kurun waktu 1989 – 2004)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-arus-kas-operasi-arus-kas.html"&gt;PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2003-2005&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-efisiensi-sistem-moneter-bebas.html"&gt;Analisis Efisiensi Sistem Moneter Bebas Bunga: Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia Periode 1980-2000 dengan Menggunakan Pendekatan Kointegrasi dan Error - Correction Model&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-harga-dan-volume-perdagangan.html"&gt;PENGARUH HARGA DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM PADA PERUSAHAN YANG MELAKUKAN STOCK SPLIT&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/peranan-sistem-informasi-akuntansi.html"&gt;PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN" (STUDI KASUS PADA PT. PUPUK KUJANG (PERSERO)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/manfaat-anggaran-dalam-peningkatan.html"&gt;MANFAAT ANGGARAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH" (STUDI KASUS PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA CIMAHI)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/tinjauan-atas-perhitungan-dan-penetapan.html"&gt;TINJAUAN ATAS PERHITUNGAN DAN PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI PENCELUPAN KAIN PADA PT. CIPTAARTHA GRAHAMULIA BANDUNG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pendapatan-bagi-hasil-dan-perlakuan.html"&gt;PENDAPATAN BAGI HASIL DAN PERLAKUAN AKUNTANSINYA PADA BANK SYARIAH (Studi Kasus pada PT Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/evaluasi-akuntansi-praktik-penghimpunan.html"&gt;EVALUASI AKUNTANSI PRAKTIK PENGHIMPUNAN DANA DAN PEMBIAYAAN DI BMT YOGYAKARTA (Studi Kasus Pada BMT Artha Mulia Insani dan BMT Al-Ikhlas Yogyakarta)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/perhitungan-harga-pokok-produksi.html"&gt;PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI FLOORING PADA PT RIMBA KARYA RAYATAMA DI SAMARINDA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/penerapan-sistem-akuntansi-pembiayaan.html"&gt;PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG SYARIAH JAKARTA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/penerapan-akuntansi-pajak-atas.html"&gt;PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK ATAS KEPEMILIKAN AKTIVA KENDARAAN DENGAN METODE CAPITAL LEASE PADA PT.IGLAS SEBAGAI LESSEE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pengendalian-internal-dan.html"&gt;PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN KESESUAIAN KOMPENSASI TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN RITEL DI KOTA MANADO, TOMOHON DAN BITUNG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-jumlah.html"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Kuasi di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-pemberian-kredit.html"&gt;ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KECIL PD. BPR BKK PURWODADI CABANG KEDUNGJATI KABUPATEN GROBOGAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/penerapan-activity-based-costing-untuk.html"&gt;PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK KONSTRUKSI PADA PELAKSANAAN PENGECATAN PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI PT “ X “ DI SURABAYA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/kedudukan-dan-fungsi-internal-auditor.html"&gt;KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. CITRA BANGUN, MEDAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-asimetri-informasi-dan-ukuran.html"&gt;PENGARUH ASIMETRI INFORMASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/tinjauan-penerapan-akuntansi.html"&gt;TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT. COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/peranan-controller-dalam-perencanaan.html"&gt;PERANAN CONTROLLER DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PENJUALAN PADA PT. UNITED TRACTORS TBK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/persepsi-manajemen-badan-usaha-milik.html"&gt;PERSEPSI MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK NEGARA/DAERAH DAN BADAN USAHA MILIK SWASTA DI JAWA TIMUR TERHADAP MANAGEMENT AUDIT SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENCEGAH DAN MENDETEKSI KECURANGAN PADA FUNGSI PEMBELIAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/penerapan-activity-based-costing-untuk_14.html"&gt;Penerapan Activity Based Costing untuk meningkatkan akurasi dalam perhitungan harga pokok konstruksi pada pelaksanaan pengecatan perusahaan jasa konstruksi PT “ X “ di Surabaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-hubungan-antara-laba-akuntansi.html"&gt;Analisis Hubungan Antara Laba Akuntansi Dan Laba Tunai Dengan Dividen Kas Pada Industri Barang Konsumsi Di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html"&gt;Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Simpanan Berjangka Pada Bank Umum Konvesional di Indonesia Tahun 2000.1 – 2005.4&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengendalian-harga-dan-pelayanan.html"&gt;PENGENDALIAN HARGA DAN PELAYANAN SEBAGAI STRATEGI PADA PT. SAMUDERA PURANABILE ABADI BITUNG UNTUK PENGEMBANGAN PASAR SASARAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-ekuivalen-nisbah-bagi.html"&gt;ANALISIS PENGARUH EKUIVALEN NISBAH BAGI HASIL TABUNGAN DAN FREKUENSI PENCAIRAN PEMBIAYAAN TERHADAP JUMLAH NASABAH BARU PADA BMT AL-KAROMAH MARTAPURA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-tingkat-debt-financing-dan.html"&gt;PENGARUH TINGKAT DEBT FINANCING DAN EQUITY FINANCING TERHADAP PROFIT EXPENSE RATIO PERBANKAN SYARIAH&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-rasio-likuiditas-dan.html"&gt;ANALISIS RASIO LIKUIDITAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP RENTABILITAS PADA PT AQUA GOLDEN MISSISSIPI, Tbk PERIODE 2001-2006 YANG BERAKHIR PER 31 DESEMBER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/perbandingan-struktur-pengendalian.html"&gt;PERBANDINGAN STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN KAS (STUDI KASUS PADA DEALER MOTOR PT. X dan PT. Y MAKASSAR)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/pengaruh-faktor-fundamental-dan-risiko.html"&gt;PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Di BEJ Periode 2003 – 2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/11/analisis-selisih-biaya-produksi-aktual.html"&gt;ANALISIS SELISIH BIAYA PRODUKSI AKTUAL PRODUK FLEKSIBEL KONTAINER BAG DENGAN BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PADA PT MARSOL ABADI INDONESIA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/analisa-sistem-pemberian-serta.html"&gt;ANALISA SISTEM PEMBERIAN SERTA PENGAWASAN KREDIT PADA PT BANK PERKREDITAN RAKYAT PANGURURAN NBP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/sistem-dan-prosedur-penerimaan-tabungan.html"&gt;SISTEM DAN PROSEDUR PENERIMAAN TABUNGAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN PADA PT. BPRS AL-HIDAYAH BEJI PASURUAN.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/penerapan-sistem-informasi-akuntansi.html"&gt;PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA RUMAH SAKIT DAERAH (RSD) PROF. DR. SITIAWAN KARTOSOEDIRDJO BANGKALAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/evaluasi-sistem-penggajian-dan.html"&gt;EVALUASI SISTEM PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PADA PT. MIXINDO INTI PERSADA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/peranan-du-pont-system-untuk.html"&gt;PERANAN DU PONT SYSTEM UNTUK MENGEVALUASI KINERJA KEUANGAN PT BAT INDONESIA,TBK SESUDAH PELAKSANAAN AKUISISI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2009/12/transparansi-dan-transformasi-audit.html"&gt;TRANSPARANSI DAN TRANSFORMASI AUDIT SEKTOR PUBLIK SEBAGAI USAHA PEMENUHAN AKUNTABILITAS PUBLIK (Studi Kasus Pada Pemerintahan Kota Batu)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/01/analisis-pengumuman-dividen-untuk.html"&gt;ANALISIS PENGUMUMAN DIVIDEN UNTUK MENGUJI EFISIENSI PASAR BENTUK SETENGAH KUAT SECARA KEPUTUSAN (STUDI PERISTIWA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2004-2006)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/01/analisis-laporan-keuangan-sebagai-alat.html"&gt;ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA P.D.UNION MEDAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/perbandingan-luas-pengungkapan-sosial.html"&gt;PERBANDINGAN LUAS PENGUNGKAPAN SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN LOKAL DAN PERUSAHAAN ASING&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/analisis-anggaran-biaya-produksi.html"&gt;ANALISIS ANGGARAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI ALAT PENGAWASAN PADA PT. COCA COLA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/evaluasi-sistem-pengendalian-intern.html"&gt;Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Penerimaan dan Pengeluaran Kas Berbasis Komputerisasi (Studi Kasus pada Cabang Pegadaian Syariah Landungsari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/analisis-implementasi-penjualan-kredit.html"&gt;ANALISIS IMPLEMENTASI PENJUALAN KREDIT PADA PT.RODASURYA ADIMAS BANJARMASIN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/sistem-dan-prosedur-penanganan-dan.html"&gt;SISTEM DAN PROSEDUR PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PENGADUAN NASABAH PRODUK KREDIT DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) CABANG MALANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/penerapan-akuntansi-sosial-ekonomi.html"&gt;Penerapan Akuntansi Sosial Ekonomi Terhadap Tanggung Jawab Sosial Pada PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/evaluasi-jenis-opini-auditor-atas.html"&gt;EVALUASI JENIS OPINI AUDITOR ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BEJ&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/analisis-selisih-anggaran-biaya.html"&gt;ANALISIS SELISIH ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN STOCK YARD AUTO 2000 DAN REALISASINYA PADA CV WIRACO PERDANA DI BALIKPAPAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/03/hubungan-personal-selling-terhadap.html"&gt;HUBUNGAN PERSONAL SELLING TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PADA PT. AETNA LIFE INDONESIA CABANG LAMPUNG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/analisis-pengaruh-citra-merek-dan-sikap.html"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;ANALISIS PENGARUH&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;CITRA MEREK DAN SIKAP MEREK TERHADAP BRAND EQUITY (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Diponegoro &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/pengaruh-tingkat-suku-bunga-lokasi.html"&gt;PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, LOKASI, PELAYANAN DAN PROSEDUR KREDIT TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM PENGAMBILAN KREDIT PADA PD BPR BKK SEMARANG TENGAH CABANG BANYUMANIK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/pengaruh-potongan-harga-terhadap-proses.html"&gt;PENGARUH POTONGAN HARGA TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TSHIR’T DI CV. Bn’C BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/suatu-tinjauan-tentang-usaha-usaha.html"&gt;SUATU TINJAUAN TENTANG USAHA-USAHA UNTUK MENINGKATKAN VOLUME EKSPOR KOMODITI KOPI PADA PT. GUNUNG GIRI INDAH JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/analisis-kinerja-keuangan-pada-pdam.html"&gt;Analisis Kinerja Keuangan pada PDAM Kabupaten Sukoharjo tahun 2002-2005&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2010/08/penggunaan-sistem-du-pont-sebagai-salah.html"&gt;Penggunaan Sistem Du-Pont sebagai SALAH SATU Metode Untuk Menganalisis Tingkat Return Perusahaan dalam rangka Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan Studi pada PT. Gudang Garam Tbk.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/analisis-perbandingan-kinerja.html"&gt;Analisis Perbandingan Kinerja Perusahaan Domestik Dan Asing Dengan Menggunakan Rasio Modal Saham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/pengaruh-informasi-arus-kas-dan-laba.html"&gt;Pengaruh Informasi Arus Kas Dan Laba Akuntansi Terhadap Harga Saham Dan Return Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Consumer Goods yang Terdaftar di BEJ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/corporate-governance-dan-profitabilitas.html"&gt;Corporate Governance Dan Profitabilitas; Pengaruhnya Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/kemampuan-rasio-keuangan-dalam.html"&gt;Kemampuan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Peringkat Obligasi Perusahaan Di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-return-on-equity.html"&gt;Analisis Pengaruh Return On Equity, Insider Ownership, Investment Opportunity Set, Firm Size, Cash Flow, Dan Debt Ratio Terhadap Dividend Payout Ratio (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur di BEI Periode 2004-2007))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-pengeluaran.html"&gt;Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Atas Pendidikan, Kesehatan Dan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 1969-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/penyelesaian-kredit-bermasalah-pada-pt.html"&gt;Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada PT. Bank Danamon, Tbk. Cabang Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahekonomi.blogspot.com/2011/02/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Laporan Tahunan Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span  lang="EN-GB" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2845915294606381442?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2845915294606381442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2845915294606381442' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2845915294606381442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2845915294606381442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-7.html' title='Koleksi 7'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-4674328413871087807</id><published>2009-11-22T20:32:00.000-08:00</published><updated>2011-03-23T16:28:32.969-07:00</updated><title type='text'>Koleksi 6</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;ADMINISTRASI NEGARA (kode : AN)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENEMPATAN JABATAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS KINERJA BIROKRASI PEMERINTAH (KASUS PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BONE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Sejak Berlakunya Keppres No. 55 Tahun 1993 di Kabupaten Daerah Tingkat II Sleman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Efektivitas Pelaksanaan Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Di Desa Persiapan Salohe Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERANAN KOMPUTER DALAM PENGELOLAAN ADMINISTRASI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN WAJO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peranan Kesejahteraan Dalam Upaya Meningkatkan Disiplin Dan Prestasi Kerja Pegawai Pada  PT. Arjaka Indotrans Jakarta  Bidang Eksport Dan Import&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"&gt;ADMINISTRASI NIAGA &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;(kode : ADN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN" (STUDI KASUS PADA PT. PUPUK KUJANG (PERSERO)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;AKUNTANSI (kode : AK)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN" (STUDI KASUS PADA PT. PUPUK KUJANG (PERSERO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MANFAAT ANGGARAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH" (STUDI KASUS PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA CIMAHI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN ATAS PERHITUNGAN DAN PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI PENCELUPAN KAIN PADA PT. CIPTAARTHA GRAHAMULIA BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENDAPATAN BAGI HASIL DAN PERLAKUAN AKUNTANSINYA PADA BANK SYARIAH (Studi Kasus pada PT Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EVALUASI AKUNTANSI PRAKTIK PENGHIMPUNAN DANA DAN PEMBIAYAAN DI BMT YOGYAKARTA (Studi Kasus Pada BMT Artha Mulia Insani dan BMT Al-Ikhlas Yogyakarta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERANAN PERILAKU SOSIAL PT “X” SEBAGAI BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN SUKOHARJO = KE-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI FLOORING PADA PT RIMBA KARYA RAYATAMA DI SAMARINDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISA PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG SYARIAH JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK ATAS KEPEMILIKAN AKTIVA KENDARAAN DENGAN METODE CAPITAL LEASE PADA PT.IGLAS SEBAGAI LESSEE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN KESESUAIAN KOMPENSASI TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN RITEL DI KOTA MANADO, TOMOHON DAN BITUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Kuasi di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KECIL PD. BPR BKK PURWODADI CABANG KEDUNGJATI KABUPATEN GROBOGAN (=PM2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK KONSTRUKSI PADA PELAKSANAAN PENGECATAN PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI PT “ X “ DI SURABAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. CITRA BANGUN, MEDAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH ASIMETRI INFORMASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT. COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERANAN CONTROLLER DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PENJUALAN PADA PT. UNITED TRACTORS TBK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERSEPSI MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK NEGARA/DAERAH DAN BADAN USAHA MILIK SWASTA DI JAWA TIMUR TERHADAP MANAGEMENT AUDIT SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENCEGAH DAN MENDETEKSI KECURANGAN PADA FUNGSI PEMBELIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;penerapan Activity Based Costing untuk meningkatkan akurasi dalam perhitungan harga pokok konstruksi pada pelaksanaan pengecatan perusahaan jasa konstruksi PT “ X “ di Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Hubungan Antara Laba Akuntansi Dan Laba Tunai Dengan Dividen Kas Pada Industri Barang Konsumsi Di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Simpanan Berjangka Pada Bank Umum Konvesional di Indonesia Tahun 2000.1 – 2005.4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGENDALIAN HARGA DAN PELAYANAN SEBAGAI STRATEGI PADA PT. SAMUDERA PURANABILE ABADI BITUNG UNTUK PENGEMBANGAN PASAR SASARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH EKUIVALEN NISBAH BAGI HASIL TABUNGAN DAN FREKUENSI PENCAIRAN PEMBIAYAAN TERHADAP JUMLAH NASABAH BARU PADA BMT AL-KAROMAH MARTAPURA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH TINGKAT DEBT FINANCING DAN EQUITY FINANCING TERHADAP PROFIT EXPENSE RATIO PERBANKAN SYARIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT.COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA RUMAH SAKIT DAERAH (RSD) Prof. Dr. SITIAWAN KARTOSOEDIRDJO BANGKALAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARI’AH MENGGUNAKAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PROSEDUR PEMBELIAN PERSEDIAAN PADA PRIMKOP POLWILTABES SEMARANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERANAN PERILAKU SOSIAL PT “X” SEBAGAI BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERUSAHAAN DOMESTIK DAN ASING DENGAN MENGGUNAKAN RASIO MODAL SAHAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH  INFORMASI  ARUS  KAS  DAN  LABA  AKUNTANSI TERHADAP HARGA SAHAM DAN RETURN  SAHAM (Studi Empiris pada Perusahaan Consumer Goods yang Terdaftar di BEJ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISA KELAYAKAN RENCANA PENDIRIAN USAHA AYAM PETELUR PADA PERUSAHAAN “ CITRA MANDIRI ” BLITAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH PEMBERLAKUAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi Kasus di Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisa  Komparasi  Kredit Konsumtif di Bank  Konvensional dan Pembiayaan Murabahah di Bank Syariah (Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri Cabang Malang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;KEUANGAN (Kode : KE)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;ANALISIS KEMAMPUAN PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BELANJA RUTIN DAN BELANJA PEMBANGUNAN DI PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH IMPLEMENTASI ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA (API)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN SUKOHARJO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN, TINGKAT KEMAHALAN HARGA SAHAM, RETURN SAHAM, DAN LIKUIDITAS SAHAM PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN STOCK SPLIT DAN PERUSAHAAN YANG TIDAK MELAKUKAN STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ) (PERIODE 2000-2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS CHINA-NON MUSLIM MENJADI NASABAH BANK SYARI’AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN (STUDY KASUS : PT Bank Syari’ah Mega Indonesia) (=PM-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengujian Kausalitas Granger Antara Nilai Tukar, Suku Bunga Deposito dan Harga Saham di Lima Negara Asean Sebelum dan Sesudah Krisis Periode 1995.1 – 2004.6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Utang Luar Negeri (Foreign Debt) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TABUNGAN DAN INVESTASI SWASTA DI INDONESIA PERIODE 1984-2003 (=EP2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Network Planning Dengan CPM (Critical Path Methode) Dalam Rangka Efisiensi Waktu Dan Biaya Proyek Pembangunan Jalan Segitiga Ujung Batu (Studi Kasus Pada CV. Kenari Bangkit Jepara)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN ATAS PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BANDUNG TEGALLEGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERSEPSI BRAND ASSOCIATION MENURUT PELANGGAN SABUN MANDI CAIR LUK PADA PT. UNILEVER INDONESIA, Tbk =(PM-7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelaksanaan Monitoring Pembiayaan Murobahah di PT. BMI TBK.. Cabang Kediri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Leverage, Faktor Intern Dan Faktor Ekstern Terhadap Nilai Perusahaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN USAHA PADA “PERUM PEGADAIAN” CABANG PURWOKERTO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS REAKSI PASAR MODAL INDONESIA AKIBAT PERISTIWA BOM BALI, J.W. MARRIOT DAN KUNINGAN (Studi Pada Saham - Saham LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Hubungan Kausalitas Granger Antara Tingkat Imbal Jasa Agregat Dengan Tingkat Pembiayaan Perbankan Syariah Dan Tingkat Kredit Perbankan Konvensional Di Indonesia Periode 2001.I-2004.XII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum di Kabupaten Sleman (kurun waktu 1989 – 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2003-2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Efisiensi Sistem Moneter Bebas Bunga: Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia Periode 1980-2000 dengan Menggunakan Pendekatan Kointegrasi dan Error - Correction Model&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Harga Dan Volume  Perdagangan  Saham Terhadap  Likuiditas Saham Pada  Perusahan   Yang Melakukan Stock SplIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Nilai Tukar Rupiah dan Ekspektasi Inflasi Terhadap Inflasi IHK di Sulawesi Utara Tahun 1997:I-2005:IV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Risiko Investasi Terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Periode 2007 – 2008)Murabahah di Bank Syariah (Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri Cabang Malang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;MSDM (Kode : MS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENJEJANGAN DI LINGKUNGAN BAPPEDA KABUPATEN BLITAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PEMBERIAN REWARDS TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI KSP. TUNAS ARTHA PROPINSI JAWA BARAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS KERJA DI SMP NEGERI 2 KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH WIRAUSAHA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR INDIVIDU PADA DISTRIBUTOR MULTI LEVEL MARKETING “ X “ DI MALANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISA STRATEGI PENGEMBANGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP kepuasan konsumen PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI TIRTA MULYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT TELKOM CABANG BOYOLALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH BUDAYA KAIZEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI SAE PUJON KABUPATEN MALANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN : STUDI KASUS KARYAWAN RSO PROF. DR. R SOEHARSO SURAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Perilaku Pemimpin Dan Kompensasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada Apartemen Sejahtera Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Sejak Berlakunya Keppres No. 55 Tahun 1993 di Kabupaten Daerah Tingkat II Sleman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI DITINJAU DARI SISI FINANSIAL, PSIKOLOGI, DAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN STUDI KASUS PADA PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HUBUNGAN PEMBAGIAN KERJA DAN WEWENANG KARYAWAN TERHADAP PRESTASI KERJA PADA BANK BUKOPIN CABANG PALEMBANG BULAN MEI 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PERILAKU PEMIMPIN DAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA APARTEMEN SEJAHTERA DIYOGYAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN APIKRI CRAFTS CENTRE YOGYAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Motivasi dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. LKIS Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EVALUASI KINERJA PRODUSER DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM ACARA TELEVISI PADA PT PACIFIC TELEVISI ANUGERAH MANADO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HUBUNGAN KOMPENSASI DENGAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN TETAP PADA PTP NUSANTARA XII (PERSERO) UNIT USAHA STRATEGIK SUMBER JAMBE BANYUWANGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN NASABAH PADA SISTEM ANTRIAN TELLER BANK, MENGGUNAKAN NOMOR DAN TANPA NOMOR STUDI PADA BANK BNI CABANG UNPAD BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS KEPUASAN NASABAH PEGHIMPUN DANA TERHADAP PRODUK, TARIF JASA DAN KUALITAS PELAYANAN PERBANKAN DENGAN PRINSIP SYARIAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENERAPAN NILAI-NILAI ISLAM PADA BANK BERBASIS SYARIAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP LOYALITAS NASABAH (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri ITB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT SUMATERA PRIMA FIBREBOARD INDERALAYA OGAN ILIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Evaluasi Kinerja Produser Terhadap Peningkatan Kualitas Program Acara Televisi pada PT. Pacific Televisi Anugerah Manado&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;PEMASARAN (Kode : PM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;ATRIBUT-ATRIBUT SWALAYAN YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH PT. HERO SUPERMARKET, Tbk&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KECIL PD. BPR BKK PURWODADI CABANG KEDUNGJATI KABUPATEN GROBOGAN (=AK-14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS CHINA-NON MUSLIM MENJADI NASABAH BANK SYARI’AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN (STUDY KASUS : PT Bank Syari’ah Mega Indonesia) (=KE-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN KARTU PRA BAYAR IM3 ( Study Kasus pada Mahasiswa STAIN Surakarta )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP kepuasan konsumen PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI TIRTA MULYA (=MS-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN KUALITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ALKOHOL ONE MED DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus pada CV. Global Surya Medica)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERSEPSI BRAND ASSOCIATION MENURUT PELANGGAN SABUN MANDI CAIR LUK PADA PT. UNILEVER INDONESIA, Tbk =(KE-11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH IMPLEMENTASI RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP CUSTOMER LOYALTY (Studi Kasus Pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Cik Di Tiro di Yogyakarta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA BANK MANDIRI CABANG HASANUDDIN DI KOTA PALU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN TELEPON SELULER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Respon Konsumen Terhadap Mie Instan Produk Indofood (Studi Kasus di Pasar Atas Cimahi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERSEPSI TARGET AUDIENCE TERHADAP BRAND IMAGE DALAM IKLAN YANG MENGGUNAKAN CELEBRITY ENDORSER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISA SIKAP KONSUMEN SUPERMARKET INDOGROSIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKO DUA MOTOR BITUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PERKEMBANGAN JUMLAH PELANGGAN kartuHALO MELALUI PROGRAM HALObebas TERHADAP TINGKAT PEMAKAIAN PULSA RATA-RATA PELANGGAN kartuHALO (STUDI KASUS DI TELKOMSEL GraPARI JAKARTA BARAT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SIRKULASI KERJA HOUSEKEEPING DI KARTIKA HOTEL PONTIANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PELAKSANAAN PROMOSI DALAM UPAYA MEMELIHARA LOYALITAS PELANGGAN PADA PT.INDOSAT Tbk. CABANG BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN PELAKSANAAN SALURAN DISTRIBUSI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PADA CV. AL – FATH PRODUCTION BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengetahuan Konsumen Mengenai Perbankan Syariah dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah padaPT Bank Syariah Mandiri Tbk Cabang Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENAWARAN PRODUK IMITASI JENIS FASHION TERHADAP PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN PADA KONSUMEN PASAR ECERAN PEKANAN GASIBU KOTA BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENERAPAN KINERJA BAURAN PEMASARAN TERHADAP PEMBENTUKAN LOYALITAS PELANGGAN PADA BUTIK BUSANA MUSLIM SHAFIRA JALAN SULANJANA 28 BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;EKONOMI PEMBANGUNAN (Kode : EP)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN ANTAR DAERAH PASCA DESENTRALISASI FISKAL DI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TABUNGAN DAN INVESTASI SWASTA DI INDONESIA PERIODE 1984-2003 (=KE8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Utang Luar Negeri (Foreign Debt) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGUJIAN KAUSALITAS GRANGER ANTARA NILAI TUKAR, SUKU BUNGA DEPOSITO DAN HARGA SAHAM DI LIMA NEGARA ASEAN SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS MONETER PERIODE 1995.1 – 2004.6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BESARNYA SIMPANAN MUDHARABAH PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 1993.I –2003.IV DALAM JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN TERHADAP TEORI PERILAKU PRODUSEN Perbandingan antara Ekonomi Konvensional dan Ekonomi Syariah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PINJAMAN KONSUMTIF RIIL PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 1998.2 – 2003.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH SBI, JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP KINERJA REKSA DANA SAHAM DI INDONESIA PERIODE 1999.07-2004.11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit dan Posisi Kredit Investasi Domestik di Indonesia Periode 2001:1-2007:6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Komponen Pengeluaran Agregat Terhadap Permintaan Agregat Impor Indonesia Periode 1970-2001 Dalam Jangka Panjang dan Jangka Pendek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EFEKTIVITAS PAJAK PENGAMBILAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PAJAK DAERAH DI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2004-2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;PERPAJAKAN (kode : PJK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;TINJAUAN ATAS PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BANDUNG TEGALLEGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SISTEM INFORMASI (kode : SI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN KARYAWAN PT. INDONESIA RAYA AUDIVISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;PEMERINTAHAN (kode : PMT)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PERS DALAM DEMOKRATISASI DI INDONESIA (Kajian Tentang Peranan Pers Dalam Peristiwa Revolusi Mei 1998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;TEKNIK MESIN (kode : TM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-4674328413871087807?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/4674328413871087807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=4674328413871087807' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4674328413871087807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4674328413871087807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-6.html' title='Koleksi 6'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-6019479872302538093</id><published>2009-11-22T20:31:00.000-08:00</published><updated>2011-03-23T16:39:16.178-07:00</updated><title type='text'>Koleksi 5</title><content type='html'>&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR KOLEKSI JUDUL TESIS PENDIDIKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/korelasi-antara-kompetensi-guru-dalam.html"&gt;KORELASI ANTARA KOMPETENSI GURU DALAM MENYAMPAIKAN PEMBELAJARAN DAN MENGGUNAKAN MEDIA OHP MENURUT PERSEPSI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/strategi-pengembangan-kurikulum.html"&gt;STRATEGI PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DI SMP NEGERI I WATES KEBUPATEN KEDIRI (2006)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-motivasi-belajar-dan.html"&gt;PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PENEMPATAN TEMPAT DUDUK TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/analisis-variabel-variabel-bauran.html"&gt;ANALISIS VARIABEL-VARIABEL BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA DALAM MEMILIH PROGRAM PASCA SARJANA …(2006)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-pendekatan.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN/PENGETAHUAN SOSIAL (PKPS) PADA SISWA KELAS VI SDN ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja.html"&gt;PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) TULUNGAGUNG … (2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/efektivitas-metode-ceramah-dan-metode.html"&gt;EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN METODE DIALOG DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MI...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/ketrampilan-manajerial-kepala-sekolah.html"&gt;KETRAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DIPONEGORO TULUNGAGUNG ...(2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/optimalisasi-anggaran-pendapatan-dan.html"&gt;OPTIMALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BIAYA SEKOLAH…(2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pembelajaran-klasikal-dan.html"&gt;PENGARUH PEMBELAJARAN KLASIKAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI HASIL BELAJAR DALAM BIDANG STUDI IPA SISWA KELAS V ....&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-budaya-organisasi-terhadap.html"&gt;PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU DI SMA NEGERI 1 PURI KABUPATEN MOJOKERTO…(2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-media-buku-bacaan-dan-motivasi.html"&gt;PENGARUH MEDIA BUKU BACAAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI SISWA KELAS VI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/analisa-perilaku-siswa-dalam-membeli.html"&gt;ANALISA PERILAKU SISWA DALAM MEMBELI PRODUK DI KOPERASI SEKOLAH SMK NEGERI 1 GONDANG NGANJUK…(2005)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pendidikan-pelatihan-dan.html"&gt;PENGARUH PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGALAMAN MENGAJAR TERHADAP PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI GUGUS II KECAMATAN NGANJUK KABUPATEN NGANJUK …(2005)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pola-kepemimpinan-terhadap.html"&gt;PENGARUH POLA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA GURU DALAM KERANGKA MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH (MPMBS) DI SMA NEGERI I BERBEK NGANJUK...(2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/hubungan-motivasi-dan-prestasi-belajar.html"&gt;HUBUNGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR DENGAN PENGGUNAAN MEDIA ELEKTRONIKA VCD DALAM PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL SENI TARI DI SMPN .....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/evaluasi-peningkatan-mutu-sekolah.html"&gt;EVALUASI PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) MELALUI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM BENTUK MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN ( MGMP ) DI SMA NEGERI I KERTOSONO…(2005)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-tingkat-kemampuan-menggunakan.html"&gt;PENGARUH TINGKAT KEMAMPUAN MENGGUNAKAN STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SMP PGRI .....&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/hubungan-kepemimpinan-kepala-sekolah.html"&gt;HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP NEGERI DI KABUPATEN PANDEGLANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-media-laboratorium-dan.html"&gt;PENGARUH MEDIA LABORATORIUM DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS XI .....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-kepemimpinan-terhadap-prestasi.html"&gt;PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SMP NEGERI 1 WATES KABUPATEN KEDIRI …(2004&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/stretegi-peningkatan-kualifikasi-guru.html"&gt;STRETEGI PENINGKATAN KUALIFIKASI GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI PENDIDIKAN FORMAL DAN NON-FORMAL (STUDI KASUS DI LINGKUNGAN SMK NEGERI 1 GONDANG NGANJUK KECAMATAN GONDANG KABUPATEN NGANJUK)…(2002)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/strategi-meningkatkan-kualitas.html"&gt;STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MADRASAH ‘ALIYAH NEGERI 01 TULUNGAGUNG …(2003)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-media-pembelajaran.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KIT/SEQIP DAN PENGGUNAAN MEDIA LKS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN .....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/gaya-kepemimpinan-situasional-kepala.html"&gt;GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMU NEGERI I MAGETAN KABUPATEN MAGETAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-alat-peraga-televisi-dan.html"&gt;PENGARUH ALAT PERAGA TELEVISI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF DALAM BENTUK PUISI PADA SISWA KELAS IX DI SMP ......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/hubungan-antara-kepemimpinan-dan.html"&gt;HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN DAN KEDISIPLINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA MTSN PULOSARI NGUNUT TULUNGAGUN&lt;/a&gt;G&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengembangan-model-pendidikan-berbasis.html"&gt;PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/analisis-kebutuhan-pendidikan.html"&gt;ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SEKOLAH LANJUTAN TIN GKAT PERTAMA (SLTP) DI KOTA MATARAM.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-metode-pembelajaran-ctl-dan.html"&gt;PENGARUH METODE PEMBELAJARAN CTL DAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF SERTA GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI SMP ......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-faktor-motivasi-terhadap.html"&gt;PENGARUH FAKTOR MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 KOTA TERNATE&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-faktor-motivasi-terhadap.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pelaksanaan-praktik-kerja.html"&gt;PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP HASIL UJIAN AKHIR NASIONAL PRODUKTIF DI SMK NEGERI 2 KEDIRI&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pendekatan-keterampilan-proses.html"&gt;PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS 8 ......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/analisis-gaya-kepemimpinan.html"&gt;ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH SERTA DAMPAKNYA TERHADAP MANAJEMEN INSTRUKSIONAL&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-srategi-pembelajaran-dengan.html"&gt;PENGARUH SRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL) DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS VI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN IPA DI SDN ......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-faktor-kepuasan-kerja-terhadap.html"&gt;PENGARUH FAKTOR KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK PANCASILA 6 JATISRONO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-tipe-pola-asuh-demokratis.html"&gt;PENGARUH TIPE POLA ASUH DEMOKRATIS – OTORITER DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BIDANG STUDI PKN DI KELAS VIII SMPN ......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-kepemimpinan-kepala-sekolah.html"&gt;PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI SEKOLAH LUAR BIASA DHARMA PUTRA DAHA KABUPATEN KEDIRI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/strategi-penyampaian-metode-ceramah-dan.html"&gt;STRATEGI PENYAMPAIAN METODE CERAMAH DAN METODE DIALOG PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENINGKATKAN MORALITAS SISWA KELAS IX SMP ......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/hubungan-motivasi-dan-prestasi-belajar_20.html"&gt;HUBUNGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR DENGAN PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI ... .....&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-metode-diskusi-pemberian-tugas.html"&gt;PENGARUH METODE DISKUSI, PEMBERIAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR, DALAM PENCAPAIAN KELULUSAN UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMA ......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-media-interaktif.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN HASIL BELAJAR KKPI SISWA KELAS XI SMK ......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-metode-kontekstual.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN METODE KONTEKSTUAL (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SMK&lt;/a&gt;......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-metode-diskusi.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN METODE DISKUSI, PEMBERIAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN DAYA SERAP SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI KELAS X SMA ......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/peningkatan-kemampuan-membaca-kritis.html"&gt;PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS CERPEN DENGAN STRATEGI SQ4R DAN JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI&lt;/a&gt;......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-pendekatan_20.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI .......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-metode-pendidikan-gerak-dan.html"&gt;PENGARUH METODE PENDIDIKAN GERAK DAN PENDEKATAN TRADISIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN SISWA KELAS VII SMPN ........&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-strategi-pembelajaran.html"&gt;PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA KELAS VI SD.......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pendekatan-metode-pembelajaran.html"&gt;Pengaruh PENDEKATAN METODe pembelajaran CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DAN MOTIVASI belajar Terhadap hasil Belajar BAHASA INDONESIA Kelas ........&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-metode-pemeberian-tugas-dan.html"&gt;PENGARUH METODE PEMEBERIAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR PADA KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING KELAS X SMA NEGER .......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-interaksi-pendekatan.html"&gt;PENGARUH INTERAKSI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA DI SMA .......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-penggunaan-metode-pembelajaran.html"&gt;PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TANYA JAWAB DAN DISKUSI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMK .......&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/peranan-pembelajaran-kontekstual-dan.html"&gt;PERANAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SISWA SMA .......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-perilaku-kepemimpinan.html"&gt;ANALISIS PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK PGRI ……KABUPATEN ……(2008)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/pengaruh-pemberian-kompensasi-terhadap.html"&gt;PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA GURU DI SMK YKTB 2 BOGOR …(2008)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: ';"&gt;&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: '; font-size: 7;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2009/11/potensi-kemampuan-kewirausahaan-dilihat.html"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: ';"&gt;Potensi Kemampuan Kewirausahaan Dilihat Dari Karakteristik Sosiologis Santri Di Pondok Pesantren &lt;span style="color: black;"&gt;(Studi Kuantitatif Pada Dua Pondok Pesantren yang Berbeda Aliran)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2010/04/efektifitas-proses-belajar-mengajar.html"&gt;EFEKTIFITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR PPKN DENGAN PENDEKATAN METODA SIMULASI DAN PENDEKATAN METODA NON SIMULASI DI SMP PGRI LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2008/ 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiah-pendidikan.blogspot.com/2010/04/pengaruh-kepemimpinan-dan-motivasi.html"&gt;PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU DI SMP NEGERI I …..&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;CATATAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk judul-judul tersebut diatas, anda bisa lihat di &lt;a href="http://www.ilmiahilmu.blogspot.com/" style="color: blue; text-decoration: underline;"&gt;http://www.ilmiahilmu.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Per Judul Rp. 250.000,-&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-6019479872302538093?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/6019479872302538093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=6019479872302538093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/6019479872302538093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/6019479872302538093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-5.html' title='Koleksi 5'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-7788876972253147852</id><published>2009-11-22T20:28:00.000-08:00</published><updated>2011-03-23T16:27:21.758-07:00</updated><title type='text'>Koleksi 4</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KUMPULAN TESIS&lt;br /&gt;DAFTAR JUDUL TESIS TERBARU&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA ...(2008).. (Ket. Variabel X1 = kecerdasan emosional, X2 = Motivasi, Y = Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN, KEPUASAN KERJA dan PRESTASI KERJA (Studi pada ....)(2008) (Ket. Variabel X1 = iklim organisasi, X2 = komitmen, X3 = kepuasan kerja dan Y = prestasi kerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) SURABAYA - JAWA TIMUR ...(2007) (Ket. Variabel X1 = Pelatihan, X2 = Peningkatan Jenjang Pendidikan Yang Lebih Tinggi, X3 = Promosi Jabatan Karyawan dan Y = Kinerja Karyawan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAHAN…(2007) (Ket. Variabel X1 = Materi diklat, X2 = Instruktur, X3 = Metode diklat dan Y = Kinerja Pegawai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN(Studi pada ..... ) Ket. Variabel X1 = Perilaku Pemimpin, X2 = Motivasi Kerja, X3 = Arus Komunikasi, X4 = Praktek Pengambilan Keputusan dan Y = Kepuasan Kerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi pada Kantor ...Ket. Variabel Y= Komitmen Organisasional, X1 = Gaya Kepemimpinan Transaksional dan X2 = Gaya Kepemimpinan Transformasional)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA KANTOR ….  (Ket. Variabel Y= Produktifitas Kerja, X1 = perencanaan, X2= pengorganisasian, X3 = pengoordinasian, X4 = komunikasi, X5 = supervisi, X6 = kepegawaian, X7 = penilaian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN .....ket. Variabel Y = prestasi kerja, X1 = tingkat kebutuhan fisiologis, X2 = tingkat kebutuhan keselamtan dan keamanan kerja, X3 = tingkat kebutuhan sosial, X4 = tingkat kebutuhan penghargaan, dan X5 = tingkat kebutuhan aktualisasi diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN ADMINISTRATIF TERHADAP KEPUASAN....) ....., Ket. Variabel Y = Kepuasan Kerja, X1 = bukti fisik , X2 = kehandalan, X3 = jaminan, X4 = ketanggapan dan X5 = empati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGEMBANGAN PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERNMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGAN .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH ANALISIS JABATAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI ……, Ket. Variabel Y = Kinerja Pegawai, X1= Analisis Jabatan X2 = Pengembangan Karir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL ... (Ket. Variabel Y = kinerja Pegawai, X1 = gaya kepemimpinan partisipative, X2 = gaya kepemimpinan supportive, X3 = gaya kepemimpinan directive, X4 = gaya kepernimpinan achievment oriented)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI.….  (ket. Variabel Y = Variabel komitmen karyawan, X1 = Variabel budaya IPTEK, X2 = Variabel budaya ketekunan, X3 = Variabel budaya kreativitas, X4 = Variabel budaya Kedisiplinan, X5 = Variabel Kejujuran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI, KESEJAHTERAAN DAN SEMANGAT KERJA&lt;span style=""&gt;  TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH .... &lt;/span&gt;(Ket. Variabel X1 = motivasi, X2 = kesejahteraan, X3 = semangat kerja, dan Y = kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS KINERJA ORGANISASI PADA KANTOR(Ket. Variabel Y = Efektifitas Kinerja Organisasi, X1 = etos kerja, X2 = Disiplin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA, SARANA &amp;amp; PRASARANA, PROSES PELAYANAN DAN KANTOR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN...  Ket. X1= Sumber Daya Manusia, X2 = Sarana &amp;amp; Prasarana, X3 = Proses Pelayanan Dan X4 = Lay Out Kantor , Y = Kualitas Pelayanan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PERILAKU PEMIMPIN, MOTIVASI KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN …. Ket. X1 = Perilaku Pemimpin, X2 = Motivasi Kerja, X3 = Lingkungan Kerja Y = Prestasi Kerja Karyawan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PENDAPATAN,PENDIDIKAN,JENIS PEKERJAAN DAN UKURAN KELUARGA TERHADAP POLA KONSUMSI DI …. Ket. X1 = Pendapatan, X2 = Pendidikan, X3 = Jenis Pekerjaan, X4 = Ukuran Keluarga, Y = pola konsumsi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DI …. Ket. X1 = motivasi, X2 = semangat kerja, Y = Prestasi Kerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH GAYA MEMIMPIN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA …. Ket. X1 = gaya memimpin, X2 = motivasi, Y = Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR BADAN PENGAWASAN DAERAH ....Ket. Y = Kinerja Karyawan, X1 = Kebutuhan fisiologis / upah, X2 = Kebutuhan keselamatan dan keamanan kerja, X3 = Kebutuhan social, X4 = Kebutuhan penghargaan, X5 = Kebutuhan aktualisasi diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, SEMANGAT KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA(ket. budaya organisasi (X1), semangat Kerja (X2) dan kepuasan kerja (X3) dan produktifitas kerja (Y)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PENDIDIKAN dan PELATIHAN ( DIKLAT)DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA....  Ket. Lingkungan Kerja (X1), Pendidikan dan Pelatihan ( X2), Dan Kompensasi (X3) Terhadap Kinerja (Y) )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PEMENUHAN KEBUTUHAN MATERIAL DAN KEBUTUHAN NON MATERIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN .....(Ket. pemenuhan kebutuhan secara materi (X1), dan pemenuhan kebutuhan secara materi non materi (X2) dan Kinerja (Y))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA BANK MANDIRI CABANG HASANUDDIN DI KOTA PALU ( Ket. X1 = Tangibl, X2 = Reliability, X3 = Responsiveness, X4 = Assurance, X5 = Emphaty, dan Y = loyalitas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KETRAMPILAN, SIKAP, PENGETAHUAN, DAN SALURAN KOMUNIKASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA BADAN ...... KABUPATEN .......( Ket. Ketrampilan (X1), sikap (X2), pengetahuan (X3), dan saluran komunikasi (X4) dan produktivitas kerja (Y))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH LOCUS OF CONTROL, ORIENTASI PEMBELAJARAN DAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SELF EFFICACY PADA KANTOR .... (Ket. locus of control (X1), orientasi pembelajaran (X2) dan karakteristik lingkungan kerja (X3) self efficacy (Y)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI DINAS .....(Ket. motivasi (X1) gaya kepemimpinan (X2) dan disiplin kerja (Y))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ..... (Ket. X1 : Inovasi, X2 : Kemantapan, X3 : Kepedulian, X4 : Orientasi Hasil, X5 : Perilaku Pemimpin, X6 : Orietasi Tim dan Y : Kinerja Karyawan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS CHINA-NON MUSLIM MENJADI NASABAH BANK SYARI’AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN (STUDY KASUS : PT Bank Syari’ahMega Indonesia) (2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Kepemimpinan dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PADA DINAS ……. ..........(Ket. X1 : Kepemimpinan, X2 : Iklim Organisasi, dan Y : Kepuasan Karyawan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DI ...... ..........(Ket. X1 : Pelatihan, X2 : Motivasi Kerja, dan Y : Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KOMUNIKASI, KERJASAMA KELOMPOK, KEPEMIMPINAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA ......(Ket. Y : Kinerja, X1 : Variabel Bebas Komunikasi, X2 : Variabel Bebas Kerjasama Kelompok, X3 : Variabel Bebas Kepemimpinan, X4 : Variabel Bebas Pengambilan Keputusan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh GAYA KEPEMIMPINAN dan KARAKTERISTIK ORGANISASI terhadap kinerja karyawan PADA KANTOR .... ( ket. Y = Kinerja Karyawan, X1 = Gaya kepemimpinan dan X2 = Karakteristik Organisasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KARAKTERISTIK ORGANISASI, PEKERJAAN DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN (Ket. Y = Prestasi kerja, X1 = Karakteristik organisasi , X2 = Karakteristik pekerjaan, X3 = Karakteristik individu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN UMUM DI KANTOR.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PERILAKU TUGAS, PERILAKU HUBUNGAN, KEMATANGAN PEKERJAAN, DAN KEMATANGAN PSIKOLOGI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI ...... (Ket. Y = Prestasi Kerja Pegawai, X1 = Perilaku Tugas, X2 = Perilaku Hubungan, X3 = Kematangan pekerjaan dan X4 = Kematangan psikologi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI DITINJAU DARI SISI FINANSIAL, PSIKOLOGI, DAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN STUDI KASUS PADA PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA (Ket. X1 = faktor finansial, X2 = faktor psikologis X3 = faktor sosial, dan Y = prestasi kerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PUBLIK(Studi pada Pedagang Kayu di Dinas .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KHARISMATIS TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR …..( Y          = Kinerja Karyawan, X1 =       Visioner, X2 =  Inisiator, X3      = Partisipatory, X4  =           Pertimbangan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS DI DINAS … (Ket. Kejelasan Peran (X1), Motivasi Kerja (X2), Efektivitas Pelaksanaan Tugas (Y)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI DAN KEMAMPUAN TERHADAP PRESTASI KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER (Studi pada.....(Ket. X1  =  Motivasi, X2  =  Kemampuan, Y  =  Prestasi Kerja, Z  =  Pengembangan Karier Karyawan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI  TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA PEGAWAI DI DINAS ...(Ket. X1= Motivasi Kerja, X2 = Budaya Organisasi  Y = Pencapaian Kinerja Pegawai )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi Kasus pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KOMUNIKASI FORMAL DAN KOMUNIKASI INFORMAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KPP PRATAMA JAKARTA PANCORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN PEGAWAI DI DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PENYULUH KEHUTANAN PADA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN ......(X1 = Prestasi,X2 = Pengakuan, X3 = Pekerja itu sendiri, X4= Tanggungjawab,X5 = Kesempatan untuk maju dan tumbuh, X6 = Gaji,X7 = Kondisi kerja fisik penyuluh, X8 = Supervisi, X9= Hubungan dengan rekan penyuluh, X10 = Keamanan, X11 = Kebijakan Organisasi, dan Y = Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH KOMITMEN PEMIMPIN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KOTA KEDIRI (Ket. X1 = Komitmen Pemimpin, X2 = Budaya Organisasi, Y = Kinerja Pegawai) (2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Kepemilikan Saham Perusahaan Bagi Karyawan Terhadap Komitmen Organisasi Di  Pt Telkom Tbk Kantor Divre V (Bidang Performansi Dan Sumber Daya Manusia) Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH PROFIL PEMIMPIN DAN PENGGUNAAN KEKUASAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BANTUL (X1 = Profil Pemimpin, X2 = Penggunaan Kekuasaan, Y= Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN DAN GAYA KOMUNIKASI PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN KANTOR PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BANTUL (X1 = Gaya Kepemimpinan, X2 = Gaya Komunikasi, Y = Prestasi Kerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;KINERJA KARYAWAN DINAS .... (X1 = Budaya Organisasi; X2 = Kinerja; Y = Kinerja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Studi pada Konsumen Minuman Isotonik Fatigon Hydro di Purwokerto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Harapan Pelanggan, Kualitas Produk, Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Internet Flash Unlimited Di Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Nilai Pelanggan, Kualitas Pelayanan Dan Kedekatan Emosional Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi kasus pada Bank BRI Cabang Pattimura Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengaruh Kualitas Pelayanan, Fasilitas Dan Lokasi Terhadap Keputusan Menginap( Studi Pada Tamu Hotel Srondol Indah Semarang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Pandangan Iklan, Kredibilitas Iklan, Daya Tarik Iklan Dan Kekuatan Iklan Terhadap Minat Beli ( Studi Kasus Terhadap Pengguna Sepeda Motor Matic Merek Honda Vario Di Kota Semarang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Human Relation (Hubungan Antar Manusia) Dan Kondisi Fisik Lingkungan Terhadap Etos Kerja Dan Kinerja Karyawan Dedy Jaya Plaza Tegal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Pengaruh Kesadaran Merek, Asosiasi Merek, Dan Persepsi Kualitas Terhadap Minat Mereferensi Sepeda Motor Suzuki (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-7788876972253147852?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/7788876972253147852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=7788876972253147852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/7788876972253147852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/7788876972253147852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-4.html' title='Koleksi 4'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-203725180600367269</id><published>2009-11-22T20:27:00.001-08:00</published><updated>2009-11-22T20:27:55.365-08:00</updated><title type='text'>Koleksi 3</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"&gt;&lt;strong&gt;KUMPULAN TESIS DAN SKRIPSI&lt;br /&gt;DAFTAR JUDUL TEKNIK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Informatika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Desain Sistem Informasi Pengadaan Bahan Baku Dengan Aplikasi Visual Basic 6.0 Menggunakan Metode MRP Untuk Menunjang Kelancaran Produksi Pada PT. Bentoel …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Desain Sistem Informasi Perencanaan Persediaan Komponen Dan Material Menggunakan Metode Mrp Guna Mendukung Kelancaran Produksi Pada Pt. Industri Telekomunikasi Indonesia …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Desain Sistem Informasi Mrp( Material Requirement Planning ) Dengan Menggunakan Visual Basic 6.0 Untuk Mencapai Target Produksi Pada Pt. …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komputerisasi Sistem Informasi Perencanaan Persediaan Menggunakan Metode MRP Untuk Mendukung Kelancaran Produksi Pada PT. …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Desain Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Sebagai Media Penjualan Pada Nobel Store Book Dengan Menggunakan ASP.NET&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perancangan Dan Pembuatan Sistem Informasi Administrasi Laboratorium Kesehatan Lingkungan … Politekniki Kesehatan …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem Informasi Pasien Pada Poliklinik Pabrik Gula Purwodadi Glodok&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengelolaan Sistem Jaringan Komputer Lokal di Laboratorium Komputer …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perancangan Jaringan Komputer Lokal di Laboratorium Komputer Program Studi Kebidanan Polteknik …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Teknik Sipil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Gedung Kesbang dan Banwas Kab. Lumajang ditinjau dari metode pelaksanaan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perencanaan dan metode pelaksanaan drainase pemukiman jalan Candi Candi Kelurahan …Kota …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perencanaan Jaringan Air Bersih Di Kecamatan …Kota …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perencanaan Dan Metode Pelaksanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Kota …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemanfaatan Copper Slag (Limbah Peleburan Tembaga) Sebagai Substitusi Bahan Pengisi Campuran Beton Mutu K-225 …&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perencanaan Fondasi Strauss Hotel Gajah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TEknik Elektro&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;International Mobile Telecommunication-2000 (IMT-2000) Sebagai Layanan Komunikasi Bergerak Generasi Ketiga&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perancangan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Web Di Magister Teknologi Informasi UGM&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perangkat Lunak Penterjemah Bahasa Indonesia-Inggris Menggunakan Pencocokan Tata Bahasa Bagi Pelajar Tingkat Dasar&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dukungan Xml Pada Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Di Magister Teknologi Informasi (MTI) UGM&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perencanaan Pengembangan Jaringan Intranet Universitas Lampung Menggunakan Wireless Fidelity (Wi-Fi)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Untuk judul-judul tersebut diatas, anda bisa lihat di &lt;a style="color: blue; text-decoration: underline;" href="http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/"&gt;http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Per Judul Rp. 150.000,-&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-203725180600367269?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/203725180600367269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=203725180600367269' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/203725180600367269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/203725180600367269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-3.html' title='Koleksi 3'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-6657620053526334775</id><published>2009-11-22T20:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-22T20:26:48.457-08:00</updated><title type='text'>Koleksi 2</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KUMPULAN TESIS DAN SKRIPSI&lt;br /&gt;DAFTAR JUDUL PERTANIAN &amp;amp; PETERNAKAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pembangunan-pada-sektor.html"&gt;Upaya Menentukan Ukuran Bisnis Antara Pabrik Gula Dan Petani Melalui Perhitungan Rendemen Dengan Metode Faktor Rendemen, Faktor Overall Recovery Dan Faktor Kristal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pembangunan-pada-sektor_15.html" target="_blank"&gt;Analisi Marjin Pemasaran Gabah di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/01/analisa-pendapatan-usahatani-dan.html" target="_blank"&gt;Analisis Daya Dukung Saluran Distribusi Terhadap Marjin Penjualan Gula Lokal Di Malang Raya (Penelitian Pada Produsen, Pedagang Besar, Grosir, Pengecer Di … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/01/sikap-ibu-rumah-tangga-pedesaan.html" target="_blank"&gt;Analisa Nilai Tambah Agroindustri Sirup Markisa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/01/analisis-komparasi-usaha-pengolahan.html" target="_blank"&gt;Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Konsumsi Pangan dan Non Pangan Mahasiswa &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/tingkat-adopsi-petani-dlm-program-pola.html" target="_blank"&gt;Tingkat Adopsi Petani Dalam Program Pola Kemitraan Komoditi Kapas” (Studi kasus PT. Nusafarm Intiland corp Indonesia dengan petani kapas di Kecamatan Wongsorejo Kabupaten ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-margin-pemasaran-dan-nilai.html" target="_blank"&gt;Analisis Margin Pemasaran dan Nilai Tambah Penyulingan Nilam di Kecamatan ... Kabupaten ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-permintaan-kedelai-indonesia-8.html" target="_blank"&gt;Analisis Permintaan Kedelai Indonesia &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/kajian-pengembangan-kawasan-agropolitan.html" target="_blank"&gt;Kajian Pengembangan Kawasan Agropolitan Sebagai Pendekatan Wilayah Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pemasaran-buah-jeruk-keprok.html" target="_blank"&gt;Strategi Pemasaran Buah Jeruk Keprok (Citrus Nobilis L) Lokal (Studi Kasus di Kecamatan ... Kotamadya ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/studi-gender-pada-pabrik-rokok-sumber.html"&gt;Studi Gender Pada Pabrik Rokok Sumber Redjeki (Studi Kasus Pada Pabrik Rokok Sumber Redjeki) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-finansial-dan-strategi.html" target="_blank"&gt;Analisis Finansial Dan Strategi Pengembangan Agroindustri Kerajinan Tangan di UD. Bambu Klasik ...” &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pengaruh-pemberian-insentif-terhadap.html" target="_blank"&gt;Pengaruh Pemberian Insentif Terhadap Disiplin dan Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada Perusahaan Tenun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/potensi-pengembangan-usaha-pengolahan.html" target="_blank"&gt;Potensi Pengembangan Usaha Pengolahan Ubi Jalar di Kabupaten dan Kota Malang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pola-kemitraan-antara-petani-tebu.html" target="_blank"&gt;Pola Kemitraan Antara Petani Tebu Dengan Pabrik Gula Asembagus (Desa ... Kecamatan ... Kabupaten ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-pendapatan-usahatani-dan.html" target="_blank"&gt;Analisa Pendapatan Usahatani dan Persepsi Petani pada Bawang Merah Organik”. (Studi kasus di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto).&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/peranan-penyuluh-pertanian-dalam.html" target="_blank"&gt;Peranan Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani di Kecamatan ... Kota ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/sikap-ibu-rumah-tangga-pedesaan.html" target="_blank"&gt;Sikap Ibu Rumah Tangga Pedesaan Terhadap Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (Study Kasus di Desa Trasak Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-pada-industri-kecil.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha pada Industri Kecil ‘Tembakau Campur’ ( Studi Kasus di Kelurahan ... Kecamatan ... Kabupaten ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html" target="_blank"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Biaya Jasa Telekomunikasi Pada Kerajinan Kayu Jati ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pemasaran-minyak-atsiri-di.html" target="_blank"&gt;Strategi Pemasaran Minyak Atsiri Di Kecamatan ... Kabupaten ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-curahan-tenaga-kerja-wanita.html" target="_blank"&gt;Analisis Curahan Tenaga Kerja Wanita Tani (studi kasus pada wanita tani di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pemasaran-tanaman-nilam.html" target="_blank"&gt;Analisis Pemasaran Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) (Studi Kasus Desa ... Kecamatan ...Kabupaten ...). &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/motivasi-petani-menabung-di-bank-studi.html" target="_blank"&gt;Motivasi Petani Dalam Menabung Di Bank (Studi Kasus Petani Penabung Di Bri Unit ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/dampak-berdirinya-perusahaan-perkebunan.html" target="_blank"&gt;Dampak Berdirinya Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis jacq) PT. Mustika Sembuluh Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitarnya (Studi di Desa ... Damar Kecamatan, ... Kabupaten ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-strategi-pemasaran-pabrik-tahu.html" target="_blank"&gt;Analisis Strategi Pemasaran Pabrik Tahu Sukun ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengelolaan-hutan-dgn.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengelolaan Hutan Dengan Paradigma Community Based Forest Management (Cbfm) Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Sekitar Hutan Di Kabupaten ... (Studi Kasus Di ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/evaluasi-kebijakan-gerakan-nasional.html" target="_blank"&gt;Evaluasi Kebijakan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (Gn Rhl) Di Kabupaten …, &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/evaluasi-pola-kemitraan-usaha-ternak.html" target="_blank"&gt;Evaluasi Pola Kemitraan Usaha Ternak Sapi Perah (Studi Pada Koperasi Kelompok Tani … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pendapatan-petani-bawang-merah.html" target="_blank"&gt;Analisis Pendapatan Petani Bawang Merah Sistem Pengendalian Hama Terpadu Di Kabupaten ... Studi Kasus Tentang Penggunaan Lampu Perangkap Hama Pada Tanaman Bawang Merah Di Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-program-bongkar-ratoon-tanaman.html" target="_blank"&gt;Analisis Program Bongkar Ratoon Tanaman Tebu Untuk Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula&lt;/a&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-program-bongkar-ratoon-tanaman.html" target="_blank"&gt; (Studi Di Pg. Tjoekir Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-daya-saing-komoditas-bawang.html" target="_blank"&gt;Analisis Daya Saing Komoditas Bawang Merah Di Kabuapaten .... (Tinjauan Keunggulan Komparatif Dan Keunggulan Kompetitif Di Daerah Sentra Produksi, Desa ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-usaha-industri.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Usaha Industri Tahu (Studi Kasus Di Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-strategi-pengembangan.html" target="_blank"&gt;Analisis Strategi Pengembangan Pertanian Melalui Penerapan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu ( Pht ) Padi Di Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agribisnis-salak.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agribisnis Salak Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-gerakan-nasional-rehabilitasi.html" target="_blank"&gt;Strategi Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (Gerhan) Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pembangunan-pada-sektor_2397.html" target="_blank"&gt;Strategi Pembangunan Pada Sektor Industri Pengolahan Hasil Pertanian Dan Hutan Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-hutan-rakyat.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Hutan Rakyat Dalam Rangka Pelaksanaan Gerakan Nasonal Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (Gn-Rhl) Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agribisnis.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agribisnis Pindang Bandeng Pada Industri Skala Rumah Tangga Di Kota … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-penyediaan-semen-beku-sapi.html" target="_blank"&gt;Strategi Penyediaan Semen Beku Sapi Balai Inseminasi Buatan Di … Dan Implemantasinya Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Semen Beku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agribisnis_16.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agribisnis Kambing Peranakan Etawa Di Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agroindustri.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agroindustri Kurmelo Di Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agribisnis-lebah.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agribisnis Lebah Madu Di Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-sistem-agribisnis-daging-di.html" target="_blank"&gt;Strategi Sistem Agribisnis Daging Di Jabotabek (Kasus Penggemukan Sapi Pt. Sinar Katel Perkasa)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisi-strategi-bisnis-perusahaan.html" target="_blank"&gt;Analisis Strategi Bisnis Perusahaan Daerah Perkebunan … Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/evaluasi-pengembalian-kredit-usaha-tani.html" target="_blank"&gt;Evaluasi Pengembalian Kredit Usaha Tani. Penelitian Tentang Evaluasi Pengembalian Kredit Usaha Tani (Kut) Tahun Pengadaan 1998-1999 Dari Petani Ke Executing Agent Dilakukan Di Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-kelayakan-dan-sensitivitas.html" target="_blank"&gt;Analisis Kelayakan Dan Sensitivitas Usaha Tani Komoditas Manggis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usahatani-padi-pada-saluran.html" target="_blank"&gt;Analisis Usahatani Padi Pada Saluran Pemasaran Yang Melalui KUD dan Non KUD&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-tanaman-mindi.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Tanaman Mindi (Melia Azederach L) Dengan Pola Agribisnis Hutan Rakyat (Studi Di Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-nilai-tambah-dan-kelayakan.html" target="_blank"&gt;Analisa Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Agroindustri Bakpao Telo di Home Industri LESTARI Malang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/faktor-faktor-keberhasilan-proyek-pidra.html" target="_blank"&gt;Faktor-Faktor Keberhasilan Proyek Pidra (Participatory Integrated Develompent In Rainfed Areas) Dalam Bidang Sosial Ekonomi Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-sosial-ekonomi-program.html" target="_blank"&gt;Analisa Sosial Ekonomi Program Pengembangan Sapi Potong Dengan Sistem Gaduhan “ ( Study Di Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-nilai-tambah-pemasaran-produk.html" target="_blank"&gt;Analisis Nilai Tambah Pemasaran Produk Ayam Pedaging Di …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pengambangan-kawasan-perdesaan-berbasis.html" target="_blank"&gt;Pengambangan Kawasan Perdesaan Berbasis Agribisnis Di Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-menuju-pertanian-berkelanjutan.html" target="_blank"&gt;Strategi Menuju Pertanian Berkelanjutan Di Kabupaten … (Studi Kasus Pertanian Tanaman Padi Bebas Pestisida Di Desa … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-saluran-dan-marjin-pemasaran.html" target="_blank"&gt;Analisis Saluran Dan Marjin Pemasaran Brondong Jagung Di Perusahaan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-penggunaan-faktor-produksi.html" target="_blank"&gt;Analisis Penggunaan Faktor Produksi Pupuk Organik Bokashi Terhadap Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi (Studi Kasus Di Kecamatan … Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-faktor-faktor-yang.html" target="_blank"&gt;Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Curahan Jam Kerja Rumah Tangga Petani Di Sektor Informal ( Studi Kasus Di Desa …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pemasaran-blimbing-karangsari.html" target="_blank"&gt;Analisis Pemasaran Blimbing Karangsari Kecamatan … Kota …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-variabel-variabel-yang.html" target="_blank"&gt;Analisis Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Keberhasilan Industri Kecil Gula Merah Di Desa ... Kecamatan ... Kabupaten ... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pengaruh-bauran-pemasaran-terhadap.html" target="_blank"&gt;Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Berbelanja Di Pasar Sayur … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-perluasan-budidaya-tanaman.html" target="_blank"&gt;Strategi Perluasan Budidaya Tanaman Padi Untuk Stabilitas Ketahanan Pangan Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pengaruh-proyek-peningkatan.html" target="_blank"&gt;Analisis Pengaruh Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (Pmi) Terhadap Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pembangunan-pertanian-tanaman.html" target="_blank"&gt;Strategi Pembangunan Pertanian Tanaman Bawang Merah Di Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/partisipasi-masyarakat-dalam-kegiatan.html" target="_blank"&gt;Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-beberapa-faktor-yang.html" target="_blank"&gt;Analisis Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Penyuluh Pertanian Pada Bipp-Kp Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/trend-produksi-usaha-pupuk-enceng.html" target="_blank"&gt;Trend produksi usaha pupuk enceng gondok di pt. Maharani lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-peningkatan-mentalitas.html" target="_blank"&gt;Strategi Peningkatan Mentalitas Kewirausahaan (Studi Kajian Tentang Mentalitas Kewirausahaan Di Kota …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-model-penyuluhan.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Model Penyuluhan Pertanian Klinik Konsultasi Agribisnis Di Bpp-Kp …Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi_16.html" target="_blank"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Untuk Membeli Benih Cabe Besar Merk Panah Merah Di Wilayah Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-kelembagaan-dan-produktivitas.html" target="_blank"&gt;Analisis Kelembagaan Dan Produktivitas Usahatani Padi Pada Sistem Irigasi … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/evaluasi-dan-strategi-pengembangan.html" target="_blank"&gt;Evaluasi Dan Strategi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Melalui Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat Di Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pendapatan-dan-efisiensi-gula.html" target="_blank"&gt;Analisis Pendapatan dan Efisiensi Gula Merah di Desa Dukuh Kec. Ngadiluwih Kab. …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-komparatif-pendapatan-petani.html" target="_blank"&gt;Analisis Komparatif Pendapatan Petani Bawang Merah Sistem Tanam Bibit Dari Biji (Royal Selections) Dengan Sistem Tanam Bibit Dari Umbi Di Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-konservasi-dan-rehabilitasi.html" target="_blank"&gt;Strategi Konservasi Dan Rehabilitasi Lahan Di Sub Daerah Aliran Sungai Pekalen Wilayah Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/implementasi-program-akselerasi.html" target="_blank"&gt;Implementasi Program Akselerasi Peningkatan Produktifitas Gula Nasional Terhadap Strategi Pengembangan Agribisnis Pergulaan”. (Studi Di Wilayah Kerja Pabrik Gula Wonolangan, ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-biaya-produksi-pada-perusahaan.html" target="_blank"&gt;Analisis Biaya Produksi Usaha Peternakan Sapi Perah Pada Perusahaan Susu Anugerah Di Kecamatan . ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-resiko-finansial-usaha.html" target="_blank"&gt;Analisa Resiko Finansial Usaha Peternakan Ayam Pedaging Pada Peternak Plasma Kemitraan Kud “Sari Bumi” Di Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-kemitraan-ayam-pedaging.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha Kemitraan Ayam Pedaging Di Pt. Surya Gemilang Pratama …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-total-quality-management-dan.html" target="_blank"&gt;Analisa Total Quality Management Dan Kinerja Koperasi Persusuan (Studi Kasus Di Koperasi “Sae” Kec…. Kab. …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-profitabilitas-usaha.html" target="_blank"&gt;Analisis Profitabilitas Usaha Peternakan Ayam Petelur Di … Dan … Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-bauran-pemasaran-dan.html" target="_blank"&gt;Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dan Implikasinya Terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Susu Anugrah Di Desa … Kecamatan …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-pola-kemitraan-budidaya-ayam.html" target="_blank"&gt;Analisis Pola Kemitraan Budidaya Ayam Pedaging Pada Kud ”Sari Bumi” … Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-kinerja-jalur-pemasaran-dan.html" target="_blank"&gt;Analisis Kinerja Jalur Pemasaran Dan Prospek Pasar Susu Kambing &lt;/a&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-kinerja-jalur-pemasaran-dan.html" target="_blank"&gt;(Studi Di Agriculture Technical Mission Republic Of China) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-padi-sawah-dengan.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha Padi Sawah Dengan Menggunakan Urea Tablet Studi Di Desa …r Kecamatan … Kabupaten …&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-dan-analisis.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Dan Analisis Pendapatan Agroindustri Gula Semut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-nilai-tambah-efisiensi-dan.html" target="_blank"&gt;Analisis Nilai Tambah, Efisiensi dan Saluran Pemasaran Agroindustri Emping Melinjo di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-fluktuasi-harga-pisang-agung.html" target="_blank"&gt;Analisis Fluktuasi Harga Pisang Agung Produksi Kecamatan ... Kabupaten ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pengaruh-pola-kemitraan-pt-bisi.html" target="_blank"&gt;Pengaruh Pola Kemitaan Pt Bisi Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Cabai &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/dampak-cooperative-farming-terhadap.html" target="_blank"&gt;Dampak Cooperative Farming Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani (Studi Kasus Di Desa … Kecamatan … Kabupaten … &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-kinerja-program-pembelian.html" target="_blank"&gt;Analisis Kinerja Program Pembelian Gabah Oleh Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan Di Kabupaten ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/pengaruh-motivasi-terhadap-perilaku.html" target="_blank"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Perilaku Kerja Petani Tebu (Studi di Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-strategi-pemberdayaan.html" target="_blank"&gt;Analisis Strategi Pemberdayaan Masyarakat Agribisnis Melalui Penguatan Modal Usaha Kelompok Tani Di Kabupaten Blitar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisa-perbandingan-pendapatan-petani.html" target="_blank"&gt;Analisa Perbandingan Pendapatan Petani Kedelai Anggota APKKI dan Non-Anggota APKKI” (Studi Kasus di Kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-pada-pengolahan-produk.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha Pada Pengolahan Produk Gula Kacang” (studi kasus di desa takeran kec. Takeran kab. Magetan).&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-komparasi-usaha-tani-tebu.html" target="_blank"&gt;Analisis Komparasi Usaha Tani Tebu Dengan Aplikasi Pupuk “Organik” Dan Pupuk An-Organik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-komparasi-usaha-pengolahan.html" target="_blank"&gt;Analisis Komparasi Usaha Pengolahan Sari Apel di CV Bromo Semeru dan CV Nusa Agro Industri Kota Batu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-penggemukan-ternak-sapi.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha Penggemukan Ternak Sapi Potong Hasil Inseminasi Buatan Studi di Kecamatan ... Kabupaten ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/penggunaan-power-thresher-dalam-upaya.html" target="_blank"&gt;Penggunaan Power Thresher dalam Upaya Memperoleh Nilai Tambah Hasil Panen Padi Sawah ( Studi di Kelurahan ... Kecamatan ... Kabupaten ...) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-efisiensi-usahatani-jagung-zea.html" target="_blank"&gt;Analisis Efisiensi Usahatani Jagung ( Zea Mays L ) dengan Menggunakan Benih Hibrida ( Studi di Desa ... Kecamatan ...Kabupaten ...)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-usaha-ternak-domba-ekor-gemuk.html" target="_blank"&gt;Analisis Usaha Ternak Domba Ekor Gemuk Studi Dengan Menggunakan Pakan Konsentrat di Desa ...Kecamatan ... Kabupaten ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-efisiensi-usahatani-tanaman.html" target="_blank"&gt;Analisis Efisiensi Usahatani Tanaman Sengon Laut (Albazia falcataria) (Studi di Desa ...Kecamatan ... Kabupaten ...)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-tanaman-jati.html" target="_blank"&gt;Analisis Kinerja Pemasaran Tanaman Jati (Tectona grandis Linn) (Studi Pemasaran Tanaman Jati di Desa ... Kecamatan ... Kabupaten ... )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/stategi-pengembangan-agroindustri.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agroindustri Minyak Kenanga ( Canangium odoratum ) ( Studi Kasus Agroindustri Rumah Tangga Minyak Kenanga di Desa ...Kecamatan ... Kabupaten ... )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/peranan-kelompok-tani-pelestari.html" target="_blank"&gt;Peranan Kelompok Tani Pelestari Sumberdaya Alam Dalam Konservasi Dan Pemanfaatan Hutan (Studi di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/mempelajari-kelayakan-usahatani.html" target="_blank"&gt;Mempelajari Kelayakan Usahatani Pembibitan Sengon (Albizia Falcataria) (Studi Kasus Di Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-agribisnis-kopi.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Agribisnis kopi arabika di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-usaha-jamur.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Usaha Jamur Merang Pada Kelompok Tani Mancilan Purworejo Pasuruan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/strategi-pengembangan-unit-usaha.html" target="_blank"&gt;Strategi Pengembangan Unit Usaha Pelayanan Jasa Alat Mesin Pertanian (Upja) Dalam Pendayagunaan Alat Mesin Pertanian&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-penggunaan-faktor-produksi_19.html" target="_blank"&gt;Analisis Faktor-faktor Produksi Yang Mempengaruhi Tingkat Produksi Usahatani Kubis ” (study kasus di desa Pakel Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/evaluasi-kinerja-proyek-pemberdayaan.html" target="_blank"&gt;Evaluasi Kinerja Proyek Pemberdayaan Petani dan Agribisnis (PPA 2001) dengan Pola Bantuan Langsung Masyarakat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 51); text-decoration: none;" href="http://ilmiahpertanian.blogspot.com/2008/04/analisis-perbedaan-pendapatan-petani.html" target="_blank"&gt;Analisis Perbedaan Pendapatan Petani Sistim Tanam Tabela Dengan Sistim Tanam Pindah Di Kabupaten Bangkalan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk judul-judul tersebut diatas, anda bisa lihat di &lt;a style="color: blue; text-decoration: underline;" href="http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/"&gt;http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Per Judul Rp. 125.000,-&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-6657620053526334775?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/6657620053526334775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=6657620053526334775' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/6657620053526334775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/6657620053526334775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-2.html' title='Koleksi 2'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-4525478910406539331</id><published>2009-11-22T20:24:00.000-08:00</published><updated>2011-03-23T08:04:55.386-07:00</updated><title type='text'>Koleksi 1</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KUMPULAN TESIS DAN SKRIPSI&lt;br /&gt;DAFTAR JUDUL TESIS DAN SKRIPSI MANAJEMEN / AKUNTANSI / KEUANGAN / PEMASARAN / MSDM / PENDIDIKAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,0,0)"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;(Klik pada judul untuk melihat ringkasannya)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a style="COLOR: rgb(51,51,51); TEXT-DECORATION: none" href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja-juru.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Juru Parkir Di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Kediri ... (1)&lt;/a&gt;&lt;a style="COLOR: rgb(51,51,51); TEXT-DECORATION: none" href="http://tesis-skripsi.blogspot.com/2008/04/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja-juru.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-bentuk-pelayanan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Bentuk Pelayanan Terhadap Kepuasan Publik di Puskesmas Sananwetan Kota Blitar…(2) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/prospek-produksi-skt-pt-gudang-garam.html" target="new"&gt;Prospek Produksi SKT PT. Gudang Garam Tbk. Kediri … (3) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pengembangan-siaran-ptradio.html" target="new"&gt;Strategi Pengembangan Siaran PT.Radio Brass FM Kota Kediri Terhadap Kesadaran Kolektif Pendengar Pengisi Acara Siaran Hiburan Clasic Show ... (4) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kepemimpinan-kepala-sekolah.html" target="new"&gt;Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di Slb Dharma Putra Daha Kabupaten Kediri ... (5) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-polisi-pamong-praja-dalam.html" target="new"&gt;Strategi Polisi Pamong Praja Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Alun-Alun Anjuk Ladang Kabupaten Nganjuk … (6) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kenaikan-upah-minimum.html" target="new"&gt;Pengaruh Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Terhadap Pemberian Kompensasi Karyawan dan Produktivitas Karyawan PT. Gudang Garam...(7) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan (Suatu Kajian Perilaku Individu pada Karyawan PT. Indosat Tbk Representative Office Tulungagung) ... (8) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-variabel-variabel-bauran.html" target="new"&gt;Analisis Variabel – Variabel Bauran Pemasaran Yang Mempengaruhi Mahasiswa Dalam Memilih Program Pascasarjana …(9) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja_18.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung … (10) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-budaya-organisasi-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Pada Dinas Pekerjaan Umum Permukiman dan Prasarana … (11) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-lingkungan-kerja-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan Pada Perusahaan Sohun Surya Jaya Di Tulungagung … (12) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/koreksi-terhadap-laporan-rugi-laba.html" target="new"&gt;Koreksi Terhadap laporan Rugi Laba Untuk Menghitung PPh Badan Pasal 25. (Studi kasus pada Perusahaan Shanghai Suling Mas Group Ngunut). … (13) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kecerdasan-emosional-dan.html" target="new"&gt;Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Motivasi Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Pada Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk … (14) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-petugas-teknis.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Petugas Teknis Terhadap Kinerja Dinas Kehewanan Daerah Kabupaten Nganjuk. … (15) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/komparasi-implementasi-camels.html" target="new"&gt;Komparasi Implementasi CAMELS Sehubungan Dengan Kinerja Keuangan Bank Syariah dan Bank ... (16) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-strategi-bisnis-jasa.html" target="new"&gt;Analisis Strategi Bisnis Jasa Telekomunikasi (Studi analisis Strategi Bisnis Jasa Telekomunikasi pada Wartel “ pradana perkasa” Kota Kediri ) … (17) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja di Bagian Keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik. … (18) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-faktor-kepemimpinan.html" target="new"&gt;Pengaruh Faktor Kepemimpinan Situasional Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di Dinas Pertainan Kabupaten Gresik) … (19) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-faktor-ketepatan-penempatan.html" target="new"&gt;Pengaruh Faktor Ketepatan Penempatan Dalam Jabatan Terhadap Prestasi Kerja Di Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Gresik) …(20) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-gaya-kepemimpinan-terhadap.html" target="new"&gt;Analisis Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Pada Kantor Kecamatan Balongpanggang Kebupaten Gresik … (21) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html" target="new"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gresik … (22) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pengembangan-bank-syariah-di.html" target="new"&gt;Strategi Pengembangan Bank Syariah Di Kediri (Studi Kasus Di Pt Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Syariah Kediri) … (23) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-budaya-organisasi-terhadap_18.html" target="new"&gt;Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Kerja Guru Di Sma Negeri 1 Puri Kabupaten Mojokerto … (24) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-recruitmen-tenaga-kerja.html" target="new"&gt;Strategi Recruitmen Tenaga Kerja Indonesia Ke Luar Negeri Di Trenggalek … (25) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja_6643.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Rawat Inap Puskesmas Di Kabupaten Trenggalek ... (26) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-penggabungan-organisasi.html" target="new"&gt;Pengaruh Penggabungan Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Studi Kasus di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kab Trenggalek) ... (27) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/evaluasi-proses-penyusunan-anggaran-dan.html" target="new"&gt;Evaluasi Proses Penyusunan Anggaran Dan Perencanaan (Studi Kasus Pada PT. Bank Perkembangan Daerah Jawa Timur) …(28) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/konflik-dan-stres-serta-pengaruhnya.html" target="new"&gt;Konflik Dan Stres Serta Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pegawai (Suatu Kajian Terhadap Pegawai Pada Kantor Kecamatan Pesantren Kota Kediri) … (29) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-budaya-organisasi-terhadap_3118.html" target="new"&gt;Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Kud Tani Jaya Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri …(30) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-bauran-promosi-terhadap-upaya.html" target="new"&gt;Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Upaya Peningkatan Tingkat Hunian Hotel pada Pengunjung Hotel Purnama Kota Batu … (31) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-kerja-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pelayanan Pegawai (Studi pada PT. BNI (Persero) Tbk., Kantor Cabang Blitar) …(32) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-gaya-kepemimpinan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perehubungan Kabupaten Magetan … (33) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-gaya-kepemimpinan-orientasi.html" target="new"&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Orientasi Tugas dan Orientasi Hubungan terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan pada KSP … (34) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-kinerja-keuangan-perusahaan.html" target="new"&gt;Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Rokok Sebelum Dan Sesudah Go Public Di Bursa Efek Surabaya … (35) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-peningkatan-pendapatan-asli.html" target="new"&gt;Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Kabupaten Magetan (36)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-gaya-kepemimpinan-terhadap_18.html" target="new"&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai ( Studi Di Dinas .... (37) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kepemimpinan-dan-motivasi.html" target="new"&gt;Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai di Dinas .… (38) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/implementasi-program-pengembangan.html" target="new"&gt;Implementasi Program Pengembangan Kecamatan ( P P K ) Terhadap Masyarakat Di Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan ... (39) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-gaya-kepemimpinan-terhadap_368.html" target="new"&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan ... (40) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-manajemen-kualitas-sumber-daya.html" target="new"&gt;Analisis Manajemen Kualitas Sumber Daya Manusia Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Di Badan Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman Magetan..(41)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-peningkatan-penerimaan-pajak.html" target="new"&gt;Strategi Peningkatan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) … (42) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kepemimpinan-terhadap-prestasi.html" target="new"&gt;Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Di Smp Negeri 1 Wates Kabupaten Kediri ... (43) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/hubungan-kedisiplinan-kerja-terhadap.html" target="new"&gt;Hubungan Kedisiplinan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Di Badan Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman Magetan ... (44) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-pengaruh-pendidikan-dan.html" target="new"&gt;Analisis Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai .... (45) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kebijakan-penempatan-sumber.html" target="new"&gt;Pengaruh Kebijakan Penempatan Sumber Daya Manusia Terhadap Prestasi Kerja Karyawan di ...… (46) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/implementasi-kebijakan-pemerintah.html" target="new"&gt;Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Reposisi Kecamatan ( Studi Di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri ) ... (47) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/penyusunan-anggaran-pendapatan-dan.html" target="new"&gt;Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Studi Implementasi Sistem Anggaran Kinerja pada Proses Penyusunan APBD di Kab Lamongan). … (48) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-kinerja-keuangan-pada-pt-bank.html" target="new"&gt;Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Bank Jatim Melalui Rekapitalisasi ... (49) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-penghimpunan-dana-pihak-ketiga.html" target="new"&gt;Pengaruh Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Terhadap Total Pinjaman Yang Diberikan Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur ... (50) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pemberdayaan-anggota-dewan-perwakilan.html" target="new"&gt;Pemberdayaan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Untuk Melaksanakan Fungsinya Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah ... (51) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-pengaruh-motivasi-terhadap.html" target="new"&gt;Analisis Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Masyarakat Dalam Pembangunan Jalan Di Desa Karangrejo Kecamatan Kandat, Kabupaten Kadiri ... (52) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-faktor-kualitas-jasa-yang.html" target="new"&gt;Analisis Faktor Kualitas Jasa Yang Berpengaruh Terhadap Kepuasan Nasabah Di Pt Bank Mandiri (Persero) Tbk. Blitar ... (53) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-meningkatkan-kualitas.html" target="new"&gt;Strategi Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Madrasah ‘Aliyah Negeri 01 Tulungagung … (54) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/implementasi-strategi-fungsional-bagi.html" target="new"&gt;Implementasi Strategi Fungsional Bagi Keberhasilan Penerapan Corporate Strategy Pada PT. PLN (Persero) Area Malang ... (55) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-bauran-pemasaran-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Berbelanja di Swalayan ..… (56) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-budaya-organisasi-terhadap_20.html" target="new"&gt;Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada .....) … (57) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pemberdayaan-masyarakat-miskin-desa.html" target="new"&gt;Pemberdayaan Masyarakat Miskin Desa Melalui Operasi Pasar Khusus Beras (OPKB) di Desa Kepanjen, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk … (58) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-sistem-pengendalian-manajemen.html" target="new"&gt;Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial Pada Bank Perkreditan Rakyat Insumo Sumberarto Kediri … (59) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/studi-tentang-kegiatan-bidang.html" target="new"&gt;Studi Tentang Kegiatan Bidang Ketentraman Dan Ketertiban Badan Ketertiban Dan Kesatuan Bangsa Di Kabupaten Magetan ... (60) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-variabel-variabel-yang.html" target="new"&gt;Analisis Variabel-Variabel Yang Berpengaruh Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja (Studi Pada Persero PT. Indra Karya Jakarta Dan Malang)... (61) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pemberdayaan-sumber-daya-aparatur.html" target="new"&gt;Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur Daerah Dalam Perspektif Otonomi Daerah (Studi Kesiapan Pemerintah Kabupaten Trenggalek) ... (62) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pengembangan-rumah-sakit-umum.html" target="new"&gt;Strategi Pengembangan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Gambiran Kediri Sebagai Persiapan Menuju Privatisasi ... (63) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kepemimpinan-terhadap-prestasi_20.html" target="new"&gt;Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Di Departenen Agama Kabupaten Nganjuk ... (64) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-investasi-jaringan-kantor-pt.html" target="new"&gt;Analisis Investasi Jaringan Kantor PT. BCA Tbk Cabang Blitar ... (65) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-peningkatan-kinerja-dinas.html" target="new"&gt;Strategi Peningkatan Kinerja Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Dalam Pelayanan Masyarakat Di Kabupaten Madiun … (66) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-mutu-pelayanan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rumah Sakit ..… (67) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-tingkat-suku-bunga-deposito.html" target="new"&gt;Pengaruh Tingkat Suku Bunga Deposito Berdasarkan Jangka Waktu Terhadap Dana Deposito Berjangka Pada PT. Bank Jatim Cabang Kediri ... (68) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-faktor-kepuasan-kerja-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Faktor Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru ( Studi Pada SMK Pancasila 6 Jatisrono, Wonogiri ) ... (69) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisa-faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html" target="new"&gt;Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Sub Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri. … (70) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pemberdayaan-dan-kesejahteraan.html" target="new"&gt;Strategi Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Keluarga Di Desa Sidomulyo Kec. Puncu Kabupaten Kediri … (71) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/hubungan-antara-kepemimpinan-dan.html" target="new"&gt;Hubungan Antara Kepemimpinan Dan Kedisiplinan Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada MTs.N Pulosari Ngunut Tulungagung ... (72) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-kualitas-pelayanan-yang.html" target="new"&gt;Analisis Kualitas Pelayanan Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Dalam Mengajukan Kredit (Studi Pada Nasabah PT. BPR Insumo … (73) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-terhadap-kinerja-lpp.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Lpp (Lembaga Pembina Posyandu) Di Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo… (74) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-kualitas-pelayanan-jasa.html" target="new"&gt;Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Tingkat Kepuasan Pengusaha Pabrik Rokok Di Kantor Pelayanan Bea Dan Cukai Kediri ... (75) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-faktor-faktor-motivasi.html" target="new"&gt;Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Suatu Kajian Terhadap Perum Bulog, Sub Divisi Regional V Kediri ... (76) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-pengaruh-fasilitas-perumahan.html" target="new"&gt;Analisis Pengaruh Fasilitas Perumahan Terhadap Kepuasan Konsumen Di Kota Malang ... (77) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peningkatan-pendapatan-asli-daerah.html" target="new"&gt;Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Evaluasi Tentang Implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 … (78)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-efektivitas-kepemimpinan.html" target="new"&gt;Pengaruh Efektivitas Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Dinas Pendidikan Kota Kediri … (79) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/studi-dimensi-kualitas-jasa-pengaruhnya.html" target="new"&gt;Studi Dimensi Kualitas Jasa Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Blitar). … (80) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-rasio-keuangan-untuk.html" target="new"&gt;Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengevaluasi Kinerja Keuangan Konsolidasi Perusahaan Telekomunikasi Di Indonesia Beserta Anak Perusahaannya... (81) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-motivasi-kedisiplinan-gaya.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi, Kedisiplinan, Gaya Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Pada Dinas Pekerjaan Umum Kab Tulungagung .. (82) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-pemberian-insentif-dalam-upaya.html" target="new"&gt;Pengaruh Pemberian Insentif Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Kerja Pada Pt Multiplast Indomakmur Propinsi Jawa Timur…. (83) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/studi-tentang-sistim-pembinaan-karier.html" target="new"&gt;Studi Tentang Sistim Pembinaan Karier Pegawai Negeri Sipil Dinas Personel Lanud Iswahjudi … (84) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/faktor-faktor-yang-menjadi-pertimbangan.html" target="new"&gt;Faktor-Faktor Yang Menjadi Pertimbangan Deposan Untuk Mendepositokan Dananya Pada Bank Mandiri Cabang Probolinggo … (85) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-perbandingan-harga-saham.html" target="new"&gt;Analisis Perbandingan Harga Saham Sebelum, Saat Dan Sesudah Peristiwa Peledakan Bom Kuningan - Jakarta Pada Perusahaan Manufaktur … (86) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/suatu-tinjauan-mengenai-pandangan.html" target="new"&gt;Suatu Tinjauan Mengenai Pandangan Terhadap Konsep Konservatisme Dalam Hubungannya Dengan Penyusunan Laporan Keuangan … (87)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-faktor-faktor-yang.html" target="new"&gt;Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Puskesmas Dalam Penemuan Bta (+) Tuberkolosis Paru Di ...... (88) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-sistem-informasi-kependudukan.html" target="new"&gt;Pengaruh Sistem Informasi Kependudukan dan Keluarga Terhadap Pengambilan Keputusan Memasyarakatkan Program Keluarga … (89) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/analisis-dampak-peristiwa-politik.html" target="new"&gt;Analisis Dampak Peristiwa Politik Terhadap Return, Abnormal Return dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham. … (90) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peranan-pemerintah-dalam-pembinaan-dan.html" target="new"&gt;Peranan Pemerintah dalam Pembinaan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di … (91) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/manajemen-strategi-pelayanan-yang.html" target="new"&gt;Manajemen Strategi Pelayanan Yang Diterapkan Instalasi Rehabilitasi Medik Di Badan Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman Magetan’’ … (92) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-imbalan-materiil-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Imbalan Materiil Terhadap Kepuasan Kerja (studi pada pegawai Perusahaan Daerah Air Minum Kota Surabaya)… (93&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pembinaan-sumber-daya-manusia-melalui.html" target="new"&gt;Pembinaan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan Dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Negeri Sipil … (94) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/studi-tentang-manajemen-kedisiplinan.html" target="new"&gt;Studi Tentang Manajemen Kedisiplinan Petugas Cleaning Service Di Badan Rumah Sakit Umum dr. SAYIDIMAN Magetan… (95) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/07/pemberdayaan-sumber-daya-aparatur.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Terhadap Kerja Karyawan Pada Kantor Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Magetan … (96) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/studi-tentang-sistim-kenaikan-pangkat.html" target="new"&gt;Studi Tentang Sistim Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Di Kantor Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Magetan … (97) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peningkatan-staf-dalam-usaha-menunjang.html" target="new"&gt;Peningkatan Staf Dalam Usaha Menunjang Efektifitas Kerja Pada Kantor Kelurahan Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan … (98) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pemberdayaan-dan-pembinaan.html" target="new"&gt;Strategi Pemberdayaan Dan Pembinaan Keberadaan Persikmania Guna Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan … (99) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/implementasi-surat-keputusan-bupati.html" target="new"&gt;Implementasi Surat Keputusan Bupati Magetan Nomor 50 Tahun 2001 ( Studi Tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa di Dua Desa Kabupaten Magetan )...(100) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peningkatan-kompetensi-aparatur-asisten.html" target="new"&gt;Peningkatan Kompetensi Aparatur Asisten Ekonomi Pemb. Sekretaris Daerah Untuk Mewujudkan Good Governance Dalam Rangka Pelaksanaan OTODA ... (101) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-komunikasi-internal-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Komunikasi Internal Terhadap Peningkatan Motivasi kerja Pegawai (Studi pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Malang) … (102) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-teknologi-komunikasi-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Teknologi Komunikasi Terhadap Loyalitas Pengguna Jasa PT. Pos Indonesia (PERSERO) … (103) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengaruh-kepemimpinan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Pengembangan Koperasi Lembaga Pemasyarakatan Kediri ... (104) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/strategi-pengembangan-kupedes-dan.html" target="new"&gt;Strategi Pengembangan Kupedes Dan Peningkatan Pendapatan Jasa Pelayanan Di PT. Bank Rakyat Indonesia ( PERSERO ) Unit Paron Cabang Kediri … (105) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/hubungan-perilaku-birokrasi-dengan.html" target="new"&gt;Hubungan Perilaku Birokrasi Dengan Kualitas Layanan Publik Di Kabupaten Sumba Timur (Studi Dalam Bidang Kependudukan Pada Empat Kec.) ...(106) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peningkatan-pendapatan-asli-daerah-pad.html" target="new"&gt;Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dalam Rangka Otonomi Daerah Di Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara ... (107) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/peran-badan-pendidikan-dan-pelatihan.html" target="new"&gt;Peran Badan Pendidikan Dan Pelatihan Departemen Dalam Negeri Dalam Pembinaan Pendidikan Dan Pelatihan Di Era Otonomi Daerah ... (108) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/pengendalian-piutang-yang-efektif-dalam.html" target="new"&gt;Pengendalian Piutang Yang Efektif Dalam Usaha Meningkatkan Efisiensi Modal Kerja Pada Perusahaan Sepatu “Shandy Surya Wijaya” ... (109) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/perencanaan-strategis-kabupaten-buru.html" target="new"&gt;Perencanaan Strategis Kabupaten Buru Dalam Pengembangan Potensi Pariwisata … (110)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/potensi-dan-prospek-pajak-hotel-dan.html" target="new"&gt;Potensi Dan Prospek Pajak Hotel Dan Restoran Di Kabupaten Tana Toraja Tahun 1991-2000 … (111) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/implementasi-sistem-manajemen-mutu-iso.html" target="new"&gt;Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pegawai... (112) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/05/efisiensi-pengelolaan-dana-dalam-rangka.html" target="new"&gt;Efisiensi Pengelolaan Dana Dalam Rangka Meningkatkan Rentabilitas Pada Perum Pegadaian Suberpucung Malang (113) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/kepuasan-karyawan-terhadap-sistem.html" target="new"&gt;Kepuasan Karyawan Terhadap Sistem Kompensasi PT. Mitra Langgeng Sejati ... (114) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/analisis-pelaksanaan-pelayanan-pada.html" target="new"&gt;Analisis Pelaksanaan Pelayanan Pada Pusat Penunjang Sistem Operasional BNI Card Centre Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Bank Negara Indonesia … (115) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/mengembangkan-manusia-pariwisata-dengan.html" target="new"&gt;Mengembangkan Manusia Pariwisata Dengan Metode Analisis Situasional Sebagai Model Kompetensi SDM Di … (116) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/pengembangan-model-pelatihan-bimbingan.html" target="new"&gt;Pengembangan Model Pelatihan Bimbingan Ibadah Haji Di Kabupaten ... … (117) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/pengaruh-motivasi-kerja-aparat-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Motivasi Kerja Aparat Terhadap Kualitas Layanan Civil (Studi Mengenai Pelayanan Kartu Tanda Penduduk di … (118) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/analisa-penerapan-akuntansi-lingkungan.html" target="new"&gt;Analisa Penerapan Akuntansi Lingkungan Di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta ... (119) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/analisis-terhadap-kepemimpinan.html" target="new"&gt;Analisis Terhadap Kepemimpinan Perempuan Dalam Birokrasi Pemerintahan (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten …) …(120) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/pengembangan-model-penilaian-kinerja.html" target="new"&gt;Pengembangan Model Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Dinas Di Lingkup …(121) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/pengaruh-penerapan-sistem-scriptless.html" target="new"&gt;Pengaruh Penerapan Sistem Scriptless Trading dan Bid-Ask Spread tehadap Volume Perdagangan Saham pada Bursa Efek Jakarta. ...(122) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/efisiensi-pengelolaan-dana-dalam-rangka.html" target="new"&gt;Peranan rencana anggaran kas ( cash budget plan ) yang efektif dalam usaha menjaga likuiditas dan meningkatkan rentabilitas pada perusahaan kaleng pt. Arta wena sakti gemilang malang (123) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/analisis-pengaruh-laba-akuntansi-dan.html" target="new"&gt;Analisis Pengaruh Laba Akuntansi Dan Nilai Buku Terhadap Harga Saham Emiten Di Bursa Efek Jakarta … (124) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/kualitas-pelayanan-publik-studi-tentang.html" target="new"&gt;Kualitas Pelayanan Publik Studi Tentang Pelayanan Kartu Tanda Penduduk (Ktp) Di Kantor Pelayanan Masyarakat Terpadu Kabupaten Magetan … (125) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/analisis-du-pont-system-sebagai-salah.html" target="new"&gt;Analisis Du Pont System Sebagai Salah Satu Alat Untuk Menilai Pertumbuhan Perusahaan Pada Pt. Jaya Bali Garment Tabanan-Bali … (126) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/06/studi-perbandingan-prestasi-belajar.html" target="new"&gt;Studi Perbandingan Prestasi Belajar Biologi Antara Siswa Yang Di Beri Pelajaran Dengan Metode Laboratorium Dan Metode Ceramah Di ...(127) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/07/analisis-dimensi-penilaian-prestasi.html" target="new"&gt;Analisis Dimensi Penilaian Prestasi Kerja Karyawan Bank Syariah Mandiri Di Wilayah …… 128 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/08/responsibility-accounting-sebagai-alat.html" target="new"&gt;Responsibility accounting sebagai alat pengendalian biaya produksi pada perusahaan rokokpt. Banyu biru malang .. (129) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/09/analisis-laporan-keuangan-sebagai-salah.html" target="new"&gt;Analisis Laporan Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Untuk Menilai Tingkat Keberhasilan Kinerja Keuangan Manajemen Pada Pt. Surabaya Wire...(130) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/konsepsi-profit-loss-sharing-sebagai.html" target="new"&gt;Konsepsi Profit Loss Sharing Sebagai Penilaian Laba Akuntansi Dalam Konteks Perbankan Syariah ( Suatu Studi Pada Bank Syariah Mandiri ) ... (131) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/analisis-kinerja-keuangan-perusahaan.html" target="new"&gt;Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan pada Perusahaan Food &amp;amp; Beverage di Bursa Efek Surabaya.. (132). &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/peranan-just-in-time-method-sebagai.html" target="new"&gt;Peranan Just In Time Method Sebagai Upaya Untuk Mengeliminasi Non Value Added Activity Pada Produksi Perusahaan Garment Voxi 73 Pandaan Pasuruan ...(133) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/strategi-pengembangan-kurikulum.html" target="new"&gt;Strategi Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Di Smp Negeri I Wates Kebupaten Kediri...(134) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/ketrampilan-manajerial-kepala-sekolah.html" target="new"&gt;Ketrampilan Manajerial Kepala Sekolah Dan Hubungannya Dengan Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Diponegoro Tulungagung...(135) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/optimalisasi-anggaran-pendapatan-dan.html" target="new"&gt;Optimalisasi Anggaran Pendapatan Dan Biaya Sekolah...(136) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/analisa-perilaku-siswa-dalam-membeli.html" target="new"&gt;Analisa Perilaku Siswa Dalam Membeli Produk di Koperasi Sekolah SMK Negei 1 Gondang Nganjuk...(137) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengaruh-pendidikan-pelatihan-dan.html" target="new"&gt;Pengaruh Pendidikan, Pelatihan Dan Pengalaman Mengajar Terhadap Profesionalisme Guru Sekolah Dasar Negeri Di Gugus Ii Kecamatan Ngajuk Kabupaten Nganjuk...(138) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengaruh-pola-kepemimpinan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Pola Kepemimpinan Terhadap Kinerja Guru Dalam Kerangka Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMA Negeri I Berbek Nganjuk...(139) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/evaluasi-peningkatan-mutu-sekolah.html" target="new"&gt;Evaluasi Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Melalui Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Bentuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Di SMA Negeri I Kertosono...(140) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/hubungan-kepemimpinan-kepala-sekolah.html" target="new"&gt;Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Sikap Guru Terhadap Pekerjaan dengan Kompetensi Profesional Guru Matematika SMP Negeri di Kabupaten Pandeglang...(141) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/gaya-kepemimpinan-situasional-kepala.html" target="new"&gt;Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Smu Negeri I Magetan Kabupaten Magetan...(142) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengembangan-model-pendidikan-berbasis.html" target="new"&gt;Pengembangan Model Pendidikan Berbasis Kompetensi Di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan...(143) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/analisis-kebutuhan-pendidikan.html" target="new"&gt;Analisis Kebutuhan Pendidikan Multikultural Berbasis Kompetensi Pada Siswa Sekolah Lanjutan Tin gkat Pertama (SLTP) di kota Mataram...(144) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengaruh-faktor-motivasi-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Faktor Motivasi Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Ternate...(145) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengaruh-pelaksanaan-praktik-kerja.html" target="new"&gt;Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Industri Terhadap Hasil Ujian Akhir Nasional Produktif Di Smk Negeri 2 Kediri...(146) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/analisis-gaya-kepemimpinan.html" target="new"&gt;Analisis Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Serta Dampaknya Terhadap Manajemen Instruksional...(147) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/02/multifraktalitas-dan-studi-komparatif.html" target="new"&gt;Multifraktalitas Dan Studi Komparatif Prediksi Indeks Dengan Metode Arima Dan Neural Network (Studi Komparatif Pada Indeks Lq 45 Periode 1997 – 2007)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/02/studi-tentang-kegiatan-promosi.html" target="new"&gt;Studi Tentang Kegiatan Promosi Kesehatan Di Badan Rumah Sakit Umum .....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/03/analisis-pengaruh-kualitas-pelayanan.html" target="new"&gt;Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah Pada Bank Muamalat Cabang Solo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/03/peranan-pajak-reklame-dalam-rangka.html" target="new"&gt;Peranan Pajak Reklame dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/03/upaya-peningkatan-pendapatan-asli.html" target="new"&gt;Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Dari Sektor Pajak Hotel Dan Restoran Dalam Mendukung Otonomi Daerah Di Kabupaten Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/03/retribusi-terminal-sebagai-salah-satu.html" target="new"&gt;Retribusi Terminal sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah ( Suatu Studi Pada Kantor Unit Pelaksanaan Teknis Dinas /UPTD Terminal Arjosari Kota Malang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/03/hubungan-strategi-praktek-manajemen.html" target="new"&gt;Hubungan Strategi, Praktek Manajemen Kualitas Dan Sistem Pelaporan Kinerja Dengan Akreditasi Iso Pada Perusahaan Sinar Mas Group Divisi Pulp &amp;amp; Paper Product &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/06/upaya-badan-kepegawaian-daerah-provinsi.html" target="new"&gt;Upaya Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Barat Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/06/analisis-strategi-bauran-pemasaran.html" target="new"&gt;Analisis Strategi Bauran Pemasaran Eceran (Retail Marketing Mix) Yang Menentukan Tingkat Kepuasan Konsumen Pada Super Swalayan Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/pengaruh-budaya-perusahaan-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh Budaya Perusahaan Terhadap Efektivitas Organisasi Pada Pt Shafira Laras Persada Bandung&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/proximity-dan-kandungan-sosioemosi-isi.html" target="new"&gt;Proximity Dan Kandungan Sosioemosi Isi Pesan Electronic Mail (E-Mail) Di Mailing List Unhas-Ml Studi Analisis Isi Dan Survei Pendapat Anggota Mailing List Unhas Ml &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisis-faktor-faktor-yang.html" target="new"&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN PT. BERDIKARI UNITED LIVESTOCK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/pengaruh-kualitas-pelayanan-dan.html" target="new"&gt;PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENETAPAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA CARREFOUR PURI INDAH JAKARTA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/pengaruh-penjualan-terhadap-laba-pada.html" target="new"&gt;PENGARUH PENJUALAN TERHADAP LABA PADA HOME INDUSTRI SANDAL DI DUSUN SUMBER AWAN DAN DUSUN NGUJUNG DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisa-efektifitas-iklan-media.html" target="new"&gt;ANALISA EFEKTIFITAS IKLAN MEDIA TELEVISI DJARUM SUPER MEZZO VERSI “BERLARI DAN MELAYANG” MENGGUNAKAN EPIC MODEL PADA MAHASISWA S-1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisis-faktor-faktor-yang_21.html"&gt;ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIE INSTAN MEREK SEDAAP (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unmer Malang)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisis-strategi-bauran-pemasaran.html" target="new"&gt;ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN ECERAN (RETAIL MARKETING MIX) YANG MENENTUKAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN PADA SUPER SWALAYAN SEMARANG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/pengaruh-faktor-psikografi-terhadap.html" target="new"&gt;Pengaruh faktor psikografi terhadap keputusan pembelian konsumen McDonald’s di Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/pengaruh-perilaku-pemimpin-motivasi.html" target="new"&gt;PENGARUH PERILAKU PEMIMPIN , MOTIVASI KERJA, ARUS KOMUNIKASI, DAN PRAKTEK PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KEPUASAN KERJA BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KANTOR ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisa-pengaruh-budaya-kerja-terhadap.html"&gt;Analisa Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Komitmen Pegawai Negeri Sipil Di .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/07/analisa-pengaruh-budaya-kerja-terhadap.html"&gt;Balanced Scorecard Dalam Penilaian Kinerja Ajb Bumiputera Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/kualitas-pelayanan-publik-di-unit.html"&gt;Kualitas Pelayanan Publik di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kabupaten Jember&lt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/analisis-strategi-bisnis-pada-pt-xxxx.html"&gt;Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX XXXXXX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/pengaruh-kualitas-produk-simpati-ekstra.html"&gt;&lt;span lang="IN"  style="color:black;"&gt;PENGARUH KUALITAS PRODUK simPATI EKSTRA &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT.TELKOMSEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/pengaruh-labelisasi-halal-terhadap.html"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;PENGARUH LABELISASI HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN DALAM KEMASAN PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PADJAJDARAN BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/pengaruh-labelisasi-halal-terhadap.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/10/pengaruh-sistem-pengendalian-intern.html"&gt;Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/12/studi-empiris-tentang-instrumen-moneter.html"&gt;Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem &lt;i&gt;Dual Banking &lt;/i&gt;Di Indonesia&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Periode 1997.1-2003.1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/12/pengaruh-informasi-akuntansi-dan-non.html"&gt;Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap &lt;i&gt;Initial Return&lt;/i&gt; Pada Perusahaan Yang Melakukan &lt;i&gt;Initial Public Offering&lt;/i&gt; (IPO) di Bursa Efek Jakarta&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/12/penggunaan-penerbitan-majalah-mediahalo.html"&gt;Penggunaan Penerbitan Majalah MediaHALO dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pelanggan Pada Produk Kartu Halo (Studi Deskriptif Mengenai Upaya Public Relations dalam Meningkatkan citra PT Telkomsel)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2009/12/analisis-pengaruh-event-sponsorship.html"&gt;ANALISIS PENGARUH EVENT SPONSORSHIP TERHADAP BRAND IMAGE ROKOK LA LIGHTS PT.DJARUM DENGAN PUBLISITAS MEDIA MASSA SEBAGAI VARIABEL MODERASI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/pengaruh-komunikasi-kerja-vertikal-dan.html"&gt;Pengaruh komunikasi kerja vertikal dan horizontal terhadap disiplin kerja pegawai pada kantor Camat Cakranegara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/pengaruh-word-of-mouth-terhadap.html"&gt;PENGARUH WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN UNTUK MENJADI NASABAH PADA PT. ASURANSI BINA DANA ARTA TBK CABANG SURABAYA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-brand-awareness.html"&gt;Analisis Pengaruh Brand Awareness Terhadap Brand Attitude Handphone Merek Nokia&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-tingkat-kepuasan-peserta-askes.html"&gt;Analisis Analisis Tingkat Kepuasan Peserta Askes Sosial PT. Askes Terhadap Pelayanan Dokter Keluarga Di Kota Pekalongan Tahun 2009&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-kinerja-dengan-pendekatan.html"&gt;Analisis Kinerja Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada PDAM Kabupaten Semarang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/corporate-governance-dan-profitabilitas.html"&gt;Corporate Governance Dan Profitabilitas; Pengaruhnya Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-motivasi-dan-kepuasan.html"&gt;Analisis Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Lama Kerja Sebagai Variabel Moderating(Studi pada PT. Coca Cola Amatil Indonesia (Central Java) )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-pengeluaran.html"&gt;Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Atas Pendidikan, Kesehatan Dan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 1969-2009&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/penyelesaian-kredit-bermasalah-pada-pt.html"&gt;Penyelesaian Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada PT. Bank Danamon, TBK. Cabang Semarang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html"&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Laporan Tahunan Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/pengaruh-persepsi-teknologi-informasi.html"&gt;Pengaruh Persepsi Teknologi Informasi, Kemudahan, Resiko Dan Fitur Layanan Terhadap Minat Ulang Nasabah Bank Dalam Menggunakan Internet Banking (Studi Pada Nasabah Bank BCA)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/perilaku-pemilih-buruh-rokok-dalam.html"&gt;Perilaku Pemilih Buruh Rokok Dalam Pilkada Langsung Di Kabupaten Kudus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/pengaruh-gaya-kepemimpinan-terhadap.html"&gt;Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening ( Studi Pada PT. Yudhistira Ghalia Indonesia Area Yogyakarta )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-kualitas-produk.html"&gt;Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan Dan Nilai Pelanggan Terhadap Kepuasan Pelanggan ( Studi pada Pelanggan Kedai Digital 23 Semarang )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/pengaruh-karakteristik-perusahaan-dan.html"&gt;Pengaruh Karakteristik Perusahaan Dan Regulasi Pemerintah Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Laporan Tahunan Di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-ukuran-perusahaan.html"&gt;Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kecukupan Modal, Kualitas Aktiva Produktif (KAP), Dan Likuiditas Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2005-2009)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-citra-merek-dan.html"&gt;Analisis Pengaruh Citra Merek Dan Kesadaran Merek Terhadap Ekuitas Merek Susu Cair Dalam Kemasan “INDOMILK”&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-dampak-dari-locus-of-control.html"&gt;Analisis Dampak Dari Locus Of Control Pada Tekanan Kerja, Kepuasan Kerja, Dan Kinerja Auditor Internal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/02/analisis-pengaruh-kepuasan-kerja-dan.html"&gt;Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Turnover Intentions (Studi Empiris pada Novotel Semarang)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/03/analisis-pengaruh-kualitas-produk.html"&gt;Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan Dan Persepsi Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Air Minum Dalam Kemasan (Studi Kasus Pada AMDK Jawa Tirta Semarang)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2011/03/analisis-pengaruh-brand-community.html"&gt;Analisis Pengaruh Brand Community Terhadap Loyalitas Merek Pada Pengguna Honda Megapro Di Surakarta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk judul-judul tersebut diatas, anda bisa lihat di &lt;a style="COLOR: blue; TEXT-DECORATION: underline" href="http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/"&gt;http://www.ilmiahmanajemen.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Per Judul Rp. 125.000,- kecuali bidang manajemen pendidikan, Rp. 250.000,- per judul &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-4525478910406539331?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/4525478910406539331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=4525478910406539331' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4525478910406539331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4525478910406539331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/koleksi-1_1775.html' title='Koleksi 1'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5209084246026314307</id><published>2009-11-22T20:14:00.000-08:00</published><updated>2009-11-22T20:15:29.282-08:00</updated><title type='text'>Home</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5209084246026314307?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5209084246026314307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5209084246026314307' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5209084246026314307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5209084246026314307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/home.html' title='Home'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-3601051065932846280</id><published>2009-11-13T21:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T21:03:40.384-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PENGARUH PARTISIPASI ORANG TUA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 SENDAWAR KECAMATAN MUARA PAHU (P-39)</title><content type='html'>Pendidikan di Indonesia bertujuan membentuk manusia Indonesia yang bermoral dan berilmu, jika berbicara tentang pendidikan, maka pasti menyangkut pula masalah lingkungan tempat pendidikan itu dilaksanakan. Lingkungan pendidikan yang dimaksud sering disebut dengan tripusat pendidikan, dalam pengertian bahwa pendidikan dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan dilingkungan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional Indonesia adalah terbentuknya manusia pancasila dengan sikap dan tingkah laku dalam hidup bermasyarakat dan bernegara yang dijiwai oleh nilai-nilai pancasila.&lt;br /&gt;Maka untuk mewujudkan sikap, tingkahlaku, yang didasari oleh nilai-nilai pancasila dan hasil prestasi belajar siswa yang kita harapkan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, maka tidak hanya sarana dan fasilitas pendidikan saja yang diperlukan, akan tetapi adanya kerja sama dan partisipasi serta dukungan dari pihak lain terutama partisipasi orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh tingkat pendidikan orang tua merupakan faktor yang utama dalam malasah ini karena masalah tersebut yaitu masalah pendidikan orang tua selain membawa dampak positif pada dirinya, keluarganya, juga terhadap alam sekitarnya.&lt;br /&gt;Tingginya pendidikan orang tua berarti juga kesejahteraan orang tua dan keluarganya relatif tinggi atau sejahtera, demikian juga masalah lain seperti pendidikan anak-anak mereka, sopan santun dan prilaku mereka dari keluarga yang menjadi tangungangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, pada hakekatnya pembangunan dapat memberi kesejahteraan, baik lahir dan batin, kepada masyarakat. Untuk mencapai keinginan Pemerintah tersebut perlu memperhatikan tingkat pendidikan orang tua terhadap pertumbuhan anak mereka.&lt;br /&gt;Diantaranya, kesulitan banyak pula ditemui oleh anak yaitu berhubungan atau yang berkaitan dengan kegiatan orang tuanya dalam pendidikan anak baik yang bersifat formal maupun nonformal, yaitu kurangnya orang tua dalam menyediakan fasilitas atau keperluan bagi anak itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu misal, bahwa dalam rangka mengikuti suatu mata pelajaran disekolah dalam bidang studi tertentu bagi peserta didik memerlukan bantuan, baik yang berkaitan dengan fasilitas maupun kemampuan yang dimiliki keluarga atau orang tua, sehingga kurangnya perhatian dari orang tua maka prestasi belajar anak semakin menurun.&lt;br /&gt;Dalam hal ini bagi orang tua dalam mendidik anak harus diperhatikan keperluan-keperluan yang menyangkut tentang kebutuhan anak, seperti : buku-buku pelajaran dan lain-lainnya. Sebab tanpa adanya perhatian ataupun dorongan dari orang tua tentu bagi para siswa hanya suka bermain dari pada belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dalam sisi lain kita harus dapat memperhatikan apakah bagi orang tua tersebut mengetahui dan memahami perlunya pendidikan bagi anak, karena bagi orang tua yang mempunyai pendidikan rendah mereka sangat enggan atau berat untuk mengeluarkan biaya demi keperluan pendidikan dan masa depan anak tersebut. Tetapi ada juga yang memperhatikan anaknya dalam pendidikan, walaupun pendidikan orang tuanya rendah, tetapi hal seperti ini jarang sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian berarti peran orang tua dalam mendidik anak utnuk lebih berprestasi dalam lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan karena tanpa kuatnya pondasi dasar, tentu untuk mengikuti jenjang yang selanjutnya akan mengalami hambatan-hambatan. Baik yang datang dari dirinya sendiri maupun orang tua atau keluarga lainnya. Apalagi dijaman era globalisasi saat ini yang menyebabkan perubahan dalam berbagai aspek diantaranya pembiasaan budaya dari sifat ketimuran terkontaminasi dengan sifat kebaratan, akibat hal itu terjadilah penurunan ahlak dan moralitas (dekadensi moral) pada masyarakat oleh karena itu agar pengaruh tersebut tidak menjalar kedunia pendidikan, maka perlu peran serta orang tua dalam membina ahlak dan mental anaknya agar pendidikan diarahkan sesuai dengan kurikulumm terlaksana secara efektif dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya di era globalisasi saat ini justru timbul suatu permasalahan kurangnya partisipasi dan perhatian orang tua dalam memberikan motifasi belajar anaknya. Selain itu pula pengawasan dan perhatian orang tua dalam kegiatan dan hasil belajar anaknya sangatlah minim, hal ini dikarenakan orang tua hanya mementingkan kegiatan sebagai orang yang sibuk dalam pemenuhan materi akibatnya kegiatan dan pengawasan orang tua hanya diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan di SMP Negeri 13 Sendawar Kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat, terdapat beberapa permasalahan yang menyangkut prestasi belajar siswa diantaranya masih rendahnya beberapa nilai mata pelajaran para siswa disekolah tersebut hal ini diakibatkan pengawasan dan partisipasi orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdasarkan pengamatan / observasi penuli selama 28 hari melakukan pengumpulan data di SMP Negeri 13 Sendawar, rata-rata siswa yang memiliki nilai diatas standar rata-rata berkisar 80% hal ini dapat dilihat dari nilai raport pada semester II kelas 3 dari 160 orang siswa sebagai berikut : siswa yang mendapat nilai rata-rata prestasi belajar dari rentang 6,5 sampai dengan 80 hanya 128 orang, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai rata-rata prestasi belajarnya dibawah 6,5 sebanyak 32 orang, hal ini berarti terdapat 20% siswa yang memiliki nilai dibawah rata-rata prestasi belajar, sedangkan apabila dilihat dari tingkat kehadiran para siswa rata-rata perbulannya siswa yang tidak masuk sekolah tanpa izin (membolos) 5% perbulan dari seluruh siswa. Selain itu pula kurangnya kesadaran siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah seperti pramuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pula sering kali dijumpai pada saat pembagian raport, pihak sekolah selalu mengundang orang tua untuk menerima raport putra-putrinya, akan tetapi yang hadir kebanyakan bukan orang tua atau pihak yang membiayai, melainkan kakak atau orang tua yang bukan bertanggung jawab atas biaya dan pendidikan anak, sehingga hal ini menyulitkan pihak sekolah menyampaikan hal-hal penting kepada orang tua. Selain itu jarang sekali ada orang tua yang berkunjung ke sekolah untuk mengecek kegiatan anaknya disekolah atau menanyakan langsung pada anaknya tentang kegiatan belajar anaknya di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian diatas terlihat bahwa sekolah tidak akan berhasil mendidik manusia yang diinginkan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional tanpa adanya partisipasi dari orang tua siswa.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk menyusun judul skripsi yaitu : Pengaruh Partisipasi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Sendawar Kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-3601051065932846280?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/3601051065932846280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=3601051065932846280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3601051065932846280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3601051065932846280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-partisipasi-orang-tua-siswa.html' title='PENGARUH PARTISIPASI ORANG TUA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 SENDAWAR KECAMATAN MUARA PAHU (P-39)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1831841783584946319</id><published>2009-11-13T21:01:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T21:02:24.619-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PERBANDINGAN METODE BAYES DENGAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD DALAM MENGESTIMASI PARAMETER  DISTRIBUSI NORMAL (P-38)</title><content type='html'>Setiap orang dalam hidupnya sering membuat estimasi. Apabila akan menyeberang jalan, kita menaksir berapa kecepatan kendaraan yang melewati jalan pada saat itu. Sehingga kita dapat memutuskan akan menyeberang atau tidak, para manajer pun berbuat hal yang sama. Mereka harus menaksir jumalah konsumennya dan kemampuan debiturnya, kelengkapan produk yang dijualnya, pelaku pesaingnya, dan sebagainya. Apa yang mereka putuskan biasanya dilandasi oleh estimasi-estimasi yang berasal dari informasi yang tidak lengkap dan diselubungi oleh ketidakpastian yang besar, sehingga hasilnya pun kurang memadai. Dengan penguasaan dan pemikiran teknik estimasi yang lebih baik diharapkan juga hasilnya akan bertambah baik. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam alam realitas, parameter yang sebenarnya ingin diketahui jarang diperoleh. Parameter pada umumnya tidak diketahui karena populasinya tidak berhingga besarnya, atau kalau berhingga jumaksimum likelihoodahnya terlalu besar untuk diteliti seluruhnya dibanding biaya, waktu, dan tenaga yang tersedia (Tiro, 2000: 75). Di samping itu besarnya populasi seringkali tidak dapat diketahui, seperti banyaknya ikan di Laut Jawa, banyaknya kayu meranti di Hutan Kalimantan, jumlah total produksi lampu yang ada, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengestimasi parameter suatu populasi maka diambil sebuah sampel yang representatif, sebelum estimasi dilakukan, perlu diketahui lebih dulu keadaan populasi variabel random tersebut secara apriori, seperti bentuk distribusinya, dan karakteristik parameter-parameter lain. Walaupun kerapkali informasi tentang populasinya sangat minimal, informasi yang diperoleh secara apriori itu kemudian dapat ditambahkan pula dengan informasi yang diperoleh dari sampel itu sendiri. &lt;br /&gt;Dalam statistika inferensial, ada dua bagian penting yang menjadi pusat perhatian yaitu estimasi parameter dan pengujian hipotesis. Jika parameter populasi tidak diketahui maka dilakukan estimasi tapi jika parameter diketahui maka dilakukan pengujian hipotesis untuk menguji kebenaran dari asumsi tentang parameter. Dalam mengestimasi parameter, maka perlu memilih metode yang tepat sesuai dengan keadaan dari populasi yang diteliti. Dalam statistika inferensi, biasanya diasumsikan bahwa distribusi populasi diketahui. Teknik yang digunakan untuk menaksir nilai parameter bila distribusi populasi diketahui adalah metode maximum likelihood. Metode ini hanya mendasarkan inferensinya pada sampel. Tetapi jika distribusi populasi tidak diketahui maka metode maksimum likelihood tidak dapat digunakan. Bayes memperkenalkan suatu metode dimana kita perlu mengetahui bentuk distribusi awal (prior) dari populasi yang dikenal dengan metode Bayes. Sebelum menarik sampel dari suatu populasi terkadang kita peroleh informasi mengenai parameter yang akan diestimasi. Informasi ini kemudian digabungkan dengan informasi dari sampel untuk digunakan dalam mengestimasi parameter populasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bayes, parameter populasi berasal dari suatu distribusi, sehingga nilainya tidaklah tunggal (merupakan variabel random), sedangkan menurut metode klasik parameter populasi diasumsikan tetap (konstan) walaupun nilainya tidak diketahui. Masing-masing pendekatan sudah tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pada metode maksimum likelihood, teknik estimasi parameternya lebih mudah, sehingga orang banyak menggunakan teknik ini. Akan tetapi teknik ini hanya dapat digunakan bilamana distribusi populasi diketahui. Selain itu, metode maksimum likelihood sangat sensitive terhadap data ekstrim. Data ekstrim ini sangat berpengaruh terhadap nilai rata-rata ataupun variansi. Pada metode Bayes, karena nilai parameternya berasal dari suatu distribusi, maka kesulitan pertama yang dijumpai adalah bagaimana bentuk distribusi parameter tersebut. Walaupun untuk menentukan distribusi prior dari parameter adalah sulit, tetapi estimasi parameter dengan metode Bayes tampaknya lebih menjanjikan karena peneliti tidak perlu tahu tentang distribusi prior dari populasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada metode Bayes seorang peneliti harus menentukan distribusi prior dari parameter yang ditaksir. Penentuan distribusi parameter ini menurut Hogg &amp; Craig (1978) sangatlah subyektif. Semakin berpengalaman seseorang, maka semakin mudahlah ia menentukan distribusi priornya. Sudah tentu penentuan distribusi prior ini harus berdasarkan alur berpikir yang logis (Bernando &amp; Smith, 1994). Setelah informasi dari data (yang didapat dari pengambilan sampel) digabungkan dengan informasi prior dari parameter, akan didapat distribusi posterior dari parameter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode maksimum likelihood mendasarkan inferensinya hanya pada informasi yang dikandung dalam sampel. Informasi prior tidak dimasukkan dalam analisa statistik formal. Metode tersebut pada dasarnya menafsirkan probabilitas sebagai frekuensi relatif (probabilitas obyektif). Bayes menggunakan interpretasi probabilitas secara subyektif di dalam analisa statistika formal. Pendekatan Bayes terhadap metode estimasi statistik menggabungkan informasi yang dikandung dalam sampel dengan informasi lain yang telah tersedia sebelumnya. Dari segi asumsi statistikawan klasik memandang bahwa parameter populasi mempunyai harga tertentu yang tidak diketahui sehingga pernyataan probabilitas tentang parameter populasi tidak mempunyai arti. Sebaliknya para pengikut Bayes mengakui adanya ketidakpastian tentang parameter populasi sehingga kita dapat membuat pernyataan probabilitas tentang parameter populasi. Metode Bayes membuat pernyataan probabilitas tentang , sedangkan metode klasik membuat pernyataan probabilitas tentang hasil sampel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengestimasi parameter pemilihan metode estimasi sangat penting. penggunaan metode harus sesuai dengan kondisi populasi, misalnya apakah distribusi populasi diketahui atau tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Distribusi diffuse terjadi jika informasi prior tidak ada atau sangat sedikit bila dibandingkan dengan informasi dalam sampel (likelihood-nya). Jika distribusi diffuse digunakan dalam metode Bayes maka distribusi posterior akan mempunyai bentuk yang sama dengan fungsi likelihood, akibatnya estimasi maksimum likelihood akan sama dengan estimasi Bayes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar inferensi dan keputusan di dalam statistika klasik hanyalah informasi sampel. Jadi, dalam keaadaan distribusi diffuse, metode Bayes dan metode klasik pada hakikatnya mempunyai informasi yang sama. Walaupun demikian, masih terdapat perbedaan interpretasi diantara dua hasil yang “sama” pada kedua metode tersebut. Parameter yang akan diestimasi adalah rata-rata dan variansi khusus pada distribusi normal. Pada studi ini dikhususkan pada distribusi normal karena distribusi lain dapat diturunkan atau diperluas dari distribusi normal, kaitannya dengan teorema limit sentral, penyederhanaan masalah, untuk memenuhi syarat dalam estimasi maksimum likelihood dan Bayes serta untuk mempermudah penurunan formula-formula matematiknya. Akan tetapi, pada situasi yang sebenarnya, kalau distribusi populasi tidak diketahui, maka bentuk distribusi haruslah diestimasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian tersebut maka penulis tertarik untuk meneliti dan menuangkan permasalahan tersebut dalam sebuah skripsi yang berjudul: “Perbandingan Metode Bayes dengan Metode Maksimum Likelihood dalam Mengestimasi Parameter Distribusi Normal”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1831841783584946319?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1831841783584946319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1831841783584946319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1831841783584946319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1831841783584946319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/perbandingan-metode-bayes-dengan-metode.html' title='PERBANDINGAN METODE BAYES DENGAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD DALAM MENGESTIMASI PARAMETER  DISTRIBUSI NORMAL (P-38)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-8317515387357135558</id><published>2009-11-13T21:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T21:01:06.542-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PENERAPAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT (P-37)</title><content type='html'>Perkembangan teknologi saat ini telah memberikan manfaat yang tidak terhingga bagi kehidupan manusia. Perkembangan teknologi tersebut telah mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi tersebut dibutuhkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. Pendidikan merupakan salah satu bidang yang bertujuan untuk membentuk manusia seutuhnya yang handal dan berkompeten di segala bidang. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan akan menghasilkan SDM yang mampu bersaing secara sehat dalam ketatnya kompetisi dalam Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI). Sehingga sangat diharapkan adanya lembaga yang menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten dibidangnya.&lt;br /&gt;Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang akan menghasilkan lulusan yang nantinya diharapkan mempunyai lulusan yang dibutuhkan baik di dunia usaha/dunia industri (DU/DI). Sekolah yang mampu menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan berkualitas lebih ditujukan kepada SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Hal ini dilatar belakangi oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 29 Tahun 1990, Pasal 3 ayat 2, yaitu, “Menyiapkan peserta didik untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesional”.&lt;br /&gt;Berbicara mengenai pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seringkali masih menimbulkan persoalan yaitu kurangnya pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan, hal ini terjadi dikarenakan banyaknya siswa yang mampu menyajikan tingkat hapalan yang baik tentang materi ajar yang diterimanya, tetapi pada kenyataannya siswa tidak memahami konsep yang diajarkan. &lt;br /&gt;Siswa mampu menghapal berbagai rumus-rumus dan konsep-konsep yang berhubungan dengan materi ajar teknik elektro tetapi mereka tidak mampu menghubungkan atau mengkaitkan materi ajar yang mereka terima di sekolah dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan digunakan nantinya. Melihat hasil belajar siswa pada mata diklat Memasang Sistem Perpipaan dan Saluran (MSPS) pada 3 (tiga) sekolah antara lain SMKN 1 Bukittinggi, SMKN 1 Pariaman, dan SMKN 1 Padang menunjukkan bahwa belum tercapainya Standar Ketuntasan Belajar Mengajar (SKBM) dengan nilai rata – rata siswa pada SMKN 1 Bukittingi pada mata diklat Memasang Sistem Perpipaan dan Saluran (MSPS) adalah 6.61 dan jumlah siswa yang dinyatakan lulus sebanyak 58 % (Tata Usaha SMKN 1 Bukittinggi). Selanjutnya hasil belajar siswa di SMKN 1 Pariaman untuk mata diklat Memasang Sistem Perpipaan dan Saluran (MSPS) belum juga mencapai kriteria tuntas belajar mengajar, hal ini ditunjukkan berdasarkan rata-rata nilai siswa adalah 6.96 dan jumlah siswa yang lulus adalah 65%.(Tata Usaha SMKN 1 Pariaman). Sedangkan pada SMKN 1 Padang nilai rata – rata siswa pada mata diklat yang sama adalah 7.2 dan jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 35% (Tata Usaha SMKN 1 Padang) berdasarkan standar yang telah ditetapkan maka pada SMKN 1 Padang pembelajaran mata diklat MSPS dinyatakan tuntas. Melihat rata – rata nilai pada ketiga sekolah diatas menunjukkkan belum tercapainya Standar Ketuntasan Belajar Mengajar (SKBM) dimana batas kelulusan mata diklat produktif adalah ≥ 70 dan persentase kelulusan mencapai 60% (Depdiknas 2006). &lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa pada mata diklat MSPS ini, antara lain disebabkan faktor dari siswa dan faktor dari guru sendiri. Dari segi siswa terlihat kurangnya antusias siswa dalam proses belajar mengajar seperti ada siswa yang ke sekolah tanpa persiapan misalnya tidak membawa alat – alat tulis, tidak membawa modul sebagai pegangan siswa, dan tidak sedikit siswa yang tidak mempelajari modul atau jobsheet yang diberikan di rumah. &lt;br /&gt;Dilihat dari segi ketersediaan fasilitas belajar di SMKN 1 Bukittinggi dapat dikategorikan lengkap, berdasarkan kurikulum yang digunakan SMKN 1 Bukittinggi untuk mata diklat MSPS fasilitas dan bahan-bahan praktek yang dibutuhkan cukup memadai dan setiap 1 (satu) kelompok terdiri atas 2 -3 siswa. Untuk SMKN 1 Pariaman ketersediaan fasilitas belajar untuk mata diklat ini cukup memadai dan setiap praktek dalam satu kelompok terdiri atas 3-4 siswa. Dan untuk SMKN 1 Padang ketersediaan alat dan bahan praktek untuk mata diklat ini dikategorikan lengkap dan setiap praktek terdiri atas 3 – 4 siswa per kelompoknya. &lt;br /&gt;Faktor dari guru juga sangat mempengaruhi hasil belajar, peningkatan hasil belajar siswa didukung dengan guru yang mempunyai kompetensi mengajar yang baik. Sutjipto (Rektor Universitas Negeri Jakarta) menyebutkan, “Saat ini baru 50 persen dari guru se-Indonesia yang memiliki standarisasi dan kompetensi. Kondisi seperti ini masih dirasa kurang. Sehingga kualitas pendidikan kita belum menunjukkan peningkatan yang signifikan”.(www.pikiranrakyat.com, 24 Okt 2006). Kompetensi mengajar guru salah satunya adalah penguasaan metode mengajar yang baik dan efektif. Depdiknas (2006) mengemukakan 36 model pembelajaran yang efektif, model pembelajaran ini disesuaikan dengan tingkat satuan pendidikan dan peserta didik. &lt;br /&gt;Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan penulis pada guru yang mengajar mata diklat MSPS di ketiga sekolah tersebut, metode yang digunakan guru dalam mengajar antar lain metode ceramah untuk menjelaskan teori pengantar, setelah itu beralih pada kegiatan praktikum berdasarkan jobsheet yang telah disusun, setelah siswa selesai melakukan pekerjaan yang diberikan maka guru akan menguji coba hasil pekerjaan yang telah dilakukan siswa. Setelah itu guru memberikan penilaian terhadap hasil kerja siswa dan pada akhir pertemuan guru memberikan tugas dalam bentuk laporan tertulis tentang apa yang telah dikerjakan tadi. Dapat disimpulkan guru mata diklat MSPS pada ketiga sekolah yang telah diamati ini melakukan metode pengajaran yang hampir sama dan tidak ada perbedaan yang signifikan yaitu metode ceramah, praktikum dan pemberian tugas.&lt;br /&gt;Pembelajaran seperti dijelaskan diatas ini sifatnya terpusat pada guru. Djohar (2003) dalam Reorientasi Paradigma Pembelajaran (Sumarni, Pikiran Rakyat 17-01-07) menyebutkan, “ Sistem pendidikan saat ini masih berperan sebagai panggung pentas (delivery system). Guru berdiri di depan siswa untuk menyampaikan pengetahuan, sementara siswa menerimanya tanpa harus mengetahui prosesnya. Siswa menerima ilmu, bukan memahami budaya ilmu, sehingga kehilangan orientasi hidupnya karena mereka tidak dituntun membaca fenomena sekelilingnya”. &lt;br /&gt;Sebagai akibat pendekatan pembelajaran yang cenderung linear indoktrinatif, siswa bukan cuma menjauh tetapi juga tidak mampu menghadapi kehidupan nyata, gagap terhadap masalahnya sendiri apalagi dengan lingkungan dan masyarakatnya sendiri. Tenaga pendidik yang profesional sebaiknya mampu menemukan metode pembelajaran yang efektif dan bervariasi agar peserta didik dapat mengembangkan kreatifitas dan bakatnya dalam proses pendidikan itu sendiri. Guru sebaiknya menemukan cara terbaik untuk menyampaikan berbagai konsep yang diajarkan di dalam mata pelajaran tertentu, sehingga semua siswa dapat menggunakan dan mengingatnya lebih lama konsep tersebut. Bagaimana seorang guru dapat berkomunikasi secara efektif dengan siswanya yang selalu bertanya-tanya tentang alasan dari sesuatu, arti dari sesuatu, dan hubungan dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;Tenaga pendidik yang profesional dapat membuka wawasan berpikir yang beragam dari siswa, sehingga mereka dapat mempelajari berbagai konsep dan mampu mengkaitkannya dengan kehidupan nyata, sehingga dapat membuka berbagai pintu kesempatan selama hidupnya. Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning/CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mangaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Pada pengajaran berbasis CTL, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Depdiknas (2007) dalam Sosialisasi KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) menyebutkan,“ Pengalaman di negara lain menunjukkan bahwa minat dan prestasi siswa dalam bidang matematika, sains, dan bahasa meningkat secara drastis pada saat :&lt;br /&gt;1. Mereka dibantu untuk membangun keterkaitan antara informasi (pengetahuan) baru dengan pengalaman (pengetahuan lain) yang telah mereka miliki atau mereka kuasai.&lt;br /&gt;2. Mereka diajarkan bagaimana mereka mempelajari konsep, dan bagaimana konsep tersebut dapat dipergunakan di luar kelas. &lt;br /&gt;3. Mereka diperkenankan untuk bekerja secara bersama-sama (cooperative)&lt;br /&gt;Meningkatnya minat dan prestasi siswa tersebut dicapai, karena guru menggunakan suatu pendekatan pembelajaran dan pengajaran kontekstual” (Depdiknas 2006).&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian diatas, penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK Jurusan Teknik Listrik dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching Learning/CTL). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-8317515387357135558?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/8317515387357135558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=8317515387357135558' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8317515387357135558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8317515387357135558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/penerapan-pengajaran-dan-pembelajaran.html' title='PENERAPAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT (P-37)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5679314015182712158</id><published>2009-11-13T20:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:55:25.832-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PEMBELAJARAN TEMATIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 3 SD NEGERI 034 SAMARINDA ULU (P-36)</title><content type='html'>Dunia pendidikan saat ini sedang dihadapkan pada dua masalah besar, yaitu mutu pendidikan yang rendah dan sistem pembelajaran di sekolah yang kurang memadai. Dua hal tersebut sangat bertentangan dengan tuntutan era globalisasi yang ditandai dengan AFTA 2003 yang menuntut pendidikan agar memiliki pendidikan yang tanggap terhadap situasi persaingan global dan memiliki pendidikan untuk dapat membentuk pribadi yang mampu belajar seumur hidup. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis pendidikan yang melanda bangsa Indonesia saat ini membuat kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua dan pihak sekolah yang telah dipercaya sebagai lembaga pendidik. Lemahnya tingkat berfikir siswa menjadi sebuah tantangan besar bagi para pendidik. Oleh karena itu guru dituntut harus mampu merancang dan melaksanakan program pengalaman belajar dengan tepat agar siswa memperoleh pengetahuan secara utuh sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa. Bermakna disini berarti bahwa siswa akan dapat memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata. &lt;br /&gt;Salah satu sistem yang dapat diterapkan yakni siswa belajar dengan “melakukan”. Selama proses “melakukan” tersebut mereka akan memahami dengan lebih baik dan menjadi lebih antusias di kelas. Menurut Sutirjo dan Mamik (2004), dalam proses pembelajaran perlu memadukan antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain dalam satu tema. Alasan pertama yang mendasari hal ini adalah karena latar belakang empiris. Kenyataan dalam kehidupan sehari-hari tidak satupun fenomena alam yang terjadi secara terpisah atau berdiri sendiri, namun justru bersifat kompleks dan terpadu. Alasan kedua, yaitu tuntutan dan perkembangan iptek yang begitu pesat dan kompleks, secara ilmiah membutuhkan penyikapan secara realistis. Dengan demikian, peningkatan kualitas pembelajaran dan bahan ajar di sekolah harus diperkaya dengan kenyataan hidup dan tuntutan zaman.&lt;br /&gt;Agar proses pembelajaran dapat mengakomodasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta permasalahan yang begitu kompleks dalam masyarakat, maka dapat diterapkan pembelajaran Tematik. Mengingat, dengan pembelajaran Tematik siswa tidak terpisah dengan kehidupan nyata dan tidak ‘gagap’ dalam menghadapi perkembangan zaman. Pembelajaran Tematik akan menciptakan sebuah pembelajaran terpadu yang akan mendorong keterlibatan siswa dalam belajar, membuat siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran, dan menciptakan situasi pemecahan masalah sesuai dengan kebutuhan siswa. Pembelajaran Tematik yakni kegiatan mengajar dengan memadukan materi beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Dalam kurikulum 2004, pembelajaran Tematik dapat diartikan sebagai pemaduan materi pelajaran dalam satu tema. Dengan demikian, proses pembelajarannya mengelola pembelajaran yang mengintegrasikan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu topik pembelajaran atau satu tema.&lt;br /&gt;Pembelajaran Tematik dapat pula dipandang sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, terutama untuk mengimbangi padatnya materi kurikulum. Pembelajaran Tematik memberi peluang pembelajaran terpadu yang lebih menekankan keterlibatan anak dalam belajar, membuat anak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan pemberdayaan dalam memecahkan masalah tumbuhnya kreativitas sesuai kebutuhan siswa. Lebih lanjut, diharapkan siswa dapat belajar dan bermain dengan kreativitas yang tinggi. (Sutirjo dan Mamik, 2005)&lt;br /&gt;Fenomena yang terjadi sekarang adalah banyak siswa yang lulus pada bidang studi matematika tetapi tidak lulus pada bidang studi Bahasa Indonesia atau sains. Padahal jika dilihat dari tingkat kesukaran, soal matematika lebih sulit dari pada soal bidang studi yang lain. Hal ini membuktikan bahwa tidak semua siswa pandai disemua bidang studi. Fenomena ini juga terjadi di SD Negeri 034 Samarinda sebagai sekolah yang peneliti teliti. Hal ini terjadi karena guru belum terbiasa melaksanakan pebelajaran yang mengaitkan materi dengan masalah-masalah yang kontekstual. Berikut nilai hasil belajar siswa bidang studi matematika, sains, dan bahasa indonesia.&lt;br /&gt;Tabel 1. Nilai Rata-Rata Ulangan Harian Siswa di Kelas 3 SD Negeri 034 Samarinda Ulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Pelajaran Nilai&lt;br /&gt;Matematika 50,80&lt;br /&gt;Sains 54,43&lt;br /&gt;Bahasa Indonesia 28,43&lt;br /&gt;Sumber: Dokumentasi wali kelas III SDN 034 Samarinda Ulu Tahun Pembelajaran 2006/2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari dokumentasi rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas 3 SD Negeri 034 Samarinda Ulu pada bidang studi di atas, peneliti menduga bahwa rendahnya hasil belajar disebabkan oleh tidak adanya keterpaduan materi yang diajarkan. Salah satu pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi fakta di atas adalah pembelajaran Tematik. Karena pembelajaran Tematik mengaitkan bidang studi matematika dan bidang studi lain seperti sains dan bahasa indonesia ke dalam satu tema, diharapkan siswa menguasai bidang studi yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, peneliti ingin mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan pembelajaran Tematik pada siswa kelas 3 SD Negeri 034 Samarinda Ulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5679314015182712158?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5679314015182712158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5679314015182712158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5679314015182712158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5679314015182712158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pembelajaran-tematik-sebagai-upaya.html' title='PEMBELAJARAN TEMATIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 3 SD NEGERI 034 SAMARINDA ULU (P-36)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2989455677103897381</id><published>2009-11-13T20:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:53:38.350-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPLEKS KOBALT(II) DENGAN SULFADIAZIN DAN SULFAMERAZIN (P-35)</title><content type='html'>Senyawa kompleks memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari –hari. Aplikasi senyawa ini meliputi bidang kesehatan, farmasi, industri, dan lingkungan. Manusia setiap hari senantiasa memerlukan oksigen untuk bernapas. Proses pengikatan oksigen oleh Fe menjadi senyawa kompleks dalam tubuh merupakan salah satu contoh aplikasi senyawa kompleks dalam keseharian. Senyawa kompleks terbentuk akibat terjadinya ikatan kovalen koordinasi antara suatu atom atau ion logam dengan suatu ligan ( ion atau molekul netral ). Logam yang dapat membentuk kompleks biasanya merupakan logam transisi, alkali, atau alkali tanah. Studi pembentukan kompleks menjadi hal yang menarik untuk dipelajari karena kompleks yang terbentuk dimungkinkan memberi banyak manfaat, misalnya untuk ekstraksi dan penanganan keracunan logam berat. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kobalt merupakan salah satu logam unsur transisi dengan konfigurasi elektron 3d7 yang dapat membentuk kompleks. Kobalt yang relatif stabil berada sebagai Co(II) ataupun Co(III). Namun dalam senyawa sederhana Co, Co(II) lebih stabil dari Co(III). Ion – ion Co2+ dan ion terhidrasi [Co(H2O)6]2+ stabil di air. Kompleks kobalt dimungkinkan dapat terbentuk dengan berbagai macam ligan, diantaranya sulfadiazin dan sulfamerazin. Sulfadiazin dan sulfamerazin merupakan ligan yang sering digunakan untuk obat antibakteri. Keduanya merupakan turunan dari sulfonamid yang penggunaannya secara luas untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Gram-positif dan Gram-negatif tertentu, beberapa jamur, dan protozoa (Siswandono dan Soekardjo : 1995 ). &lt;br /&gt;Guru, Goutam and Goutam (2004) telah melaporkan terbentuknya kompleks Zn(II) - sulfadiazin dimana sulfadiazin terkoordinasi secara bidentat terhadap atom pusat Zn2+ melalui atom NH sekunder dan N tersier. Sedangkan Saptorini (2003) melaporkan terbentuknya kompleks Cu(II)-sulfadiazin dan Cu(II)-sulfamerazin dimana sulfadiazin terkoordinasi secara bidentat melalui NH sekunder dan N tersier dan sulfamerazin terkoordinasi secara monodentat pada ion pusat Cu2+ melalui NH2 primer. Kompleks Hg(II)-sulfadiazin dan Hg(II)-sulfamerazin telah berhasil disintetis oleh Hossain, Amoroso, Banu, Malik (2006) dengan sulfadiazin terkoordinasi secara tridentat melalui N sekunder dan N tersier dan sulfamerazin terkoordinasi secara bidentat melalui NH sekunder dan N tersier pada ion pusat Hg2+. Dengan Co2+, sulfadiazin dan sulfamerazin dimungkinkan dapat terkoordinasi secara monodentat melalui NH2 primer maupun bidentat melalui NH sekunder dan N tersier. Oleh karena itu sintesis dan karakterisasi kompleks Co(II)-sulfadiazin dan Co(II)-sulfamerazin menarik untuk dipelajari. &lt;br /&gt;Mengingat bahwa sulfadiazin dan sulfamerazin mengandung atom donor N dan O maka dimungkinkan dapat berkoordinasi membentuk kompleks dengan ion Co2+. Struktur senyawa sulfadiazin dan sulfamerazin ditunjukkan oleh Gambar 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(L1) (L2)&lt;br /&gt;Gambar 1. Struktur senyawa sulfadiazin (L1) dan sulfamerazin (L2) (Wilson and Gisvold : 1982 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Perumusan Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Identifikasi Masalah&lt;br /&gt;Sintesis kompleks dapat dilakukan dengan cara mencampurkan larutan logam dan ligan dengan pelarut yang melarutkan, seperti air, metanol, etanol, propanol, dan asetonitril disertai pemanasan, refluks, atau tanpa pemanasan.&lt;br /&gt;Perbandingan mol logam dan mol ligan tidak selalu stoikiometri sehingga perlu dicari perbandingan yang sesuai. Untuk menentukan formula kompleks dilakukan dengan menganalisis unsur C, H, N, O, dan Co2+. Ketepatan struktur kompleks dapat ditentukan dengan kristalografi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2989455677103897381?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2989455677103897381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2989455677103897381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2989455677103897381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2989455677103897381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/sintesis-dan-karakterisasi-kompleks.html' title='SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPLEKS KOBALT(II) DENGAN SULFADIAZIN DAN SULFAMERAZIN (P-35)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1564708136381446013</id><published>2009-11-13T20:49:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:50:56.379-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>Penerapan Metode Inquiry Dengan Media VCD Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi Di MAN Malang I  (P-34)</title><content type='html'>Pendidikan mengembang suatu misi yang teramat penting yaitu membentuk manusia seutuhnya yang memiliki semangat kebangsaan cinta tanah air dan mampu mengisi partisipasi dalam pembangunan. Dalam era globalisasi ini semakin dirasakan betapa pentingnya pengembangan pendidikan, hal ini disebabkan karena banyaknya teknologi yang bermunculan atau pesatnya peradaban, manusia tetap lebih banyak di sebabkan oleh bangsa Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat modern yang berkepribadian yang adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan cita-cita itu maka usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan semakin di galakkan, salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan sekarang ini adalah rendahnya mutu lulusan MAN. Diantara penanda lulusan mutu lembaga pendidikan dinyatakan dalam bentuk prestasi belajar. Proses belajar mengajar merupakan isi pokok pendidikan, oleh karena itu semua komponen yang ada dalam pendidikan harus di abadikan demi terciptanya proses belajar pada siswa.&lt;br /&gt;Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pengajaran. Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pengajaran, jenis tugas, dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah pengajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.&lt;br /&gt;Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat mengakibatkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pengajaran pada tahap orientasi pengajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu. Di samping membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pengajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi. Sejalan dengan uraian ini, (Yunus, 1942:78) dalam bukunya Attarbiyatu watta’liim mengungkapkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Bahwasannya media pengajaran paling besar pengaruhnya bagi indera dan lebih dapat menjamin pemahaman….orang yang mendengarkan saja tidaklah sama tingkat pemahamannya dan lama bertahan apa yang dipahaminya dibandingkan dengan mereka yang melihat, atau melihat dan mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, (Ibrahim, 1946:432) menjelaskan betapa pentingnya media pengajaran karena :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media pengajaran membawa dan membangkitkan rasa senang dan gembira bagi murid-murid dan memperbarui semangat mereka…membantu memantapkan pengetahuan pada benak para siswa serta menghidupkan pelajaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media pengajaran, menurut Kemp &amp; Daytori, dapat memenuhi tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok, atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu (1) memotivasi minat atau tindakan, (2) menyajikan informasi, dan (3) memberi instruksi. Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pengajaran dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak (turut memikul tanggung jawab, melayani secara sukarela, atau memberikan sumbangan material). Pencapaian tujuan ini akan mempengaruhi sikap, nilai, dan emosi. &lt;br /&gt;Dalam proses belajar mengajar seorang guru harus mempunyai kemampuan mengajar secara professional dan terampil dalam menggunakan metode dan media yang tepat dalam proses belajar mengajar. Seorang guru harus menguasai materi yang akan disampaikan dan juga harus pandai menciptakan situasi dan kondisi belajar mengajar yang menarik. Demikian juga peserta didik harus memiliki kemauan dan kemampuan belajar yang tinggi serta harus berperan aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar sehingga menjadi pribadi yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya maupun pendidikan. Oleh karena itu agar pendidikan tidak tertinggal dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu adanya penyesuaian-penyesuaian, terutama yang berkaitan dengan faktor-faktor pembelajaran di sekolah. Salah satu faktor tersebut adalah media pembelajaran yang perlu dipelajari dan dikuasai oleh guru, sehingga mereka dapat menyampaikan materi pelajaran kepada siswa secara baik dan mudah dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama dibidang informasi dan telekomunikasi. Dengan munculnya berbagai alat informasi dan komunikasi, kita dapat mengetahui kejadian atau peristiwa disuatu daerah atau Negara pada saat kejadian itu berlangsung. Pada satu sisi, ilmu pengetahuan dapat menghasilkan teknologi dan pada sisi yang lain pengetahuan dapat diserap melalui hasil teknologi. Tidak dapat dipungkiri, munculnya berbagai alat informasi dan komunikasi telah banyak membantu proses pendidikan. Ini terbukti sekarang ini dalam proses belajar mengajar seorang guru sering menggunakan media seperti komputer, tape rekorder, overhead projector dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dalam dunia pendidikan perangkat elektronik dapat dijadikan sebagai media yang dapat mempermudah dan mempercepat proses penyampaian materi pendidikan. Kemajuan dunia yang cepat dan pesat telah memuat agar bagaimana kita dapat mengakses ilmu pengetahuan sebanyak mungkin dengan cepat dan akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, lembaga pendidikan berusaha meningkatkan kualitas dan proses hasil pembelajaran. Usaha-usaha dalam meningkatkan kualitas pembelajaran antara lain mengembangakan media pembelajaran, menerapkan media pembelajaran, serta memilih dan menetapkan jenis media pembelajaran yang akan digunakan. Pengembangan dan penerapan media pembelajaran diharapkan dapat memberikan motivasi belajar terhadap siswa sehingga berdampak pula pada prestasi belajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lembaga pendidikan harus mampu menerapkan media pendidikan yang sudah ada. Media pendidikan yang diterapkan oleh lembaga pendidikan sekarang ini belum di daya gunakan secara optimal, melihat kenyataan yang ada dilapangan guru jarang sekali menggunakan media pendidikan dalam proses belajar mengajar di kelas, guru lebih sering menggunakan metode ceramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses belajar mengajar di kelas yang hanya menggunakan metode ceramah dan guru sebagai satu-satunya sumber belajar tanpa adanya media, maka komunikasi antara guru dan siswa tidak akan berjalan secara lancar. Hal ini terkait dengan permasalahan dalam proses belajar mengajar. Permasalahan yang dihadapi suasana kelas ramai, penjelasan guru membosankan, siswa kesulitan memahami pesan-pesan verbal, materi cenderung bersifat umum, dan kadang-kadang penyampaian guru terlalu cepat.&lt;br /&gt;Sering kita jumpai banyak siswa merasa enggan menerima pelajaran dari seorang guru, karena merasa bosan. Dan tidak sedikit siswa mengeluh dengan mata pelajaran ekonomi, mereka merasa bahwa ilmu ekonomi merupakan pelajaran yang sangat sulit dan tidak disukai, karena pelajaran ekonomi tidak hanya menghitung dan menghafal, tetapi harus faham dengan sesuatu yang dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu proses belajar mengajar seharusnya melibatkan peran suatu siswa dalam menggali potensi belajar siswa dengan cara menggunakan metode Inquiry dengan media VCD. Karena metode Inquiry dengan media VCD sebagai perantara penyampaian pesan untuk dikembangkan dan didayagunakan seoptimal mungkin. Karena metode dengan media merupakan wadah yang dapat menyalurkan pesan yang oleh sumber pesan atau pemberi pesan ingin diteruskan atau disampaikan kepada penerima pesan. Dalam penyampaian pesan pembelajaran, guru tentunya menginginkan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas, mudah dimengerti siswa, konkrit dan tahan lama dalam ingatan siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan oleh Puji. B mengenai penerapan metode inquiry menunjukkan bahwa, selama proses pembelajaran berlangsung dalam penerapannya, budi membagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok satu dan kelompok dua, dimana pembelajaran siswa kelompok satu beraktifitas dengan baik. Siswa kelompok satu menyenangi kegiatan yang memerlukan interaksi antara siswa dengan siswa dan juga antara siswa dengan guru. Dengan demikian maka belajar dengan metode inquiry dapat digunakan pada kelompok satu, dengan catatan bahwa waktu yang dibutuhkan tidak sedikit. Selama proses pembelajaran siswa kelompok dua kurang beraktivitas dengan baik, siswa kelompok dua lebih senang bekerja sendiri-sendiri. Dengan demikian maka belajar dengan metode inquiry kurang tepat diterapkan pada siswa kelompok dua, meski demikian tidak berarti metode inquiry tidak boleh diterapkan pada siswa kelompok dua, karena terdapat segi positif yang timbul pada siswa kelompok dua, selama belajar dengan menggunakan metode inquiry yaitu dapat menimbulkan keberanian dalam bertanya dan mengemukakan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana hasil pengembangan media VCD pembelajaran yang dilakukan oleh Ari. P ini memenuhi kriteria valid, karena setelah dilakukan penelitian tentang penerapan media VCD, untuk ahli media memperoleh hasil 81%, untuk ahli materi mempunyai hasil 85%, untuk audien perorangan mempunyai hasil 90%, dan untuk audien kelompok kecil memperoleh hasil 92%, sedangkan untuk menguji hipotesis Ho ditolak menggunakan rumus uji t (tabel) dalam uji t menunjukkan bahwa hasil t hitung = 2,34 bila dikonsultasikan dengan harga t tabel pada taraf signifikan 0,05 = 2,024, maka t hitung &gt; t tabel. Dengan demikian Ho ditolak karena ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa kelompok eksperimen (siswa yang menggunakan media VCD pembelajaran). Artinya siswa yang menggunakan media VCD pembelajaran hasil post tesnya lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan media VCD pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu dengan menggunakan metode dan media pembelajaran siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung, sehingga siswa mampu memahami teori dan konsep dan pembelajaran akan lebih menarik sehingga siswa termotivasi untuk belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang diatas, maka hal itu menjadi suatu alasan yang sangat tepat bagi penulis untuk mengangkat permasalahan tersebut dalam sebuah tulisan skripsi yang berjudul “Penerapan Metode Inquiry Dengan Media VCD Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi Di MAN Malang I”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1564708136381446013?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1564708136381446013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1564708136381446013' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1564708136381446013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1564708136381446013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/penerapan-metode-inquiry-dengan-media.html' title='Penerapan Metode Inquiry Dengan Media VCD Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi Di MAN Malang I  (P-34)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1743055156416628877</id><published>2009-11-13T20:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:49:34.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS VII SMP (P-33)</title><content type='html'>Pendidikan selalu mengalami pembaharuan dalam rangka mencari struktur kurikulum, sistem pendidikan dan metode pengajaran yang efektif dan efisien. Upaya tersebut antara lain peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan mutu para pendidik dan peserta didik serta perubahan dan perbaikan kurikulum. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang mampu mendukung pembangunan di masa mendatang adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi peserta didik, sehingga yang bersangkutan mampu memiliki dan memecahkan problema pendidikan yang dihadapinya. Pendidikan harus menyentuh potensi nurani maupun potensi kompetensi peserta didik. Konsep pendidikan tersebut terasa semakin penting ketika seseorang harus memasuki kehidupan di masyarakat dan dunia kerja, karena yang bersangkutan harus mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah untuk menghadapi problema yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari saat ini maupun yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah sebagai suatu institusi atau lembaga pendidikan idealnya harus mampu melakukan proses edukasi, sosialisasi, dan transformasi. Dengan kata lain, sekolah yang bermutu adalah sekolah yang mampu berperan sebagai proses edukasi (proses pendidikan yang menekankan pada kegiatan mendidik dan mengajar), proses sosialisasi (proses bermasyarakat terutama bagi anak didik), dan wadah proses transformasi (proses perubahan tingkah laku ke arah yang lebih baik/ lebih maju). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMP Negeri 16 Surakarta merupakan salah satu sekolah negeri yang mempunyai input atau masukan siswa yang memiliki prestasi belajar yang bervariasi. Karena prestasi belajar yang bervariasi inilah maka peran serta dan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar beraneka ragam. Pada tahun pelajaran 2005/2006 batas terendah Nilai Ebtanas Murni (NEM) masuk SMP Negeri 16 Surakarta adalah 32,00. Batas tuntas nilai IPS SMP Negeri 16 Surakarta untuk tahun pelajaran 2005/2006 adalah 6,00. &lt;br /&gt;Masalah proses belajar mengajar pada umumnya terjadi di kelas, kelas dalam hal ini dapat berarti segala kegiatan yang dilakukan guru dan anak didiknya di suatu ruangan dalam melaksanakan KBM. Kelas dalam arti luas mencakup interaksi guru dan siswa, teknik dan strategi belajar mengajar, dan implementasi kurikulum serta evaluasinya. (Kasihani Kasbolah E.S, 2001 hal: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembelajaran melalui interaksi guru dan siswa, siswa dan siswa, dan siswa dengan guru, secara tidak langsung menyangkut berbagai komponen lain yang saling terkait menjadi satu sistem yang utuh. Perolehan hasil belajar sangat ditentukan oleh baik tidaknya kegiatan dan pembelajaran selama program pendidikan dilaksanankan di kelas yang pada kenyataannya tidak pernah lepas dari masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hasil pengamatan yang dilakukan peneliti melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru mata pelajaran ekonomi kelas VII(E) semester genap di SMP Negeri 16 Surakarta tahun pelajaran 2005/2006 menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi mata pelajaran ekonomi siswa kurang optimal. Asumsi dasar yang menyebabkan pencapaian kompetensi mata pelajaran ekonomi siswa kurang optimal adalah pemilihan metode pembelajaran dan kurangnya peran serta (keaktifan) siswa dalam KBM. Pada tahun ajaran 2005/2006 SMP Negeri 16 Surakarta sudah mempergunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi, namun pelaksanaannya belum optimal. Metode mengajar guru masih secara konvensional. Proses belajar mengajar ekonomi masih terfokus pada guru dan kurang terfokus pada siswa. Hal ini mengakibatkan kegiatan belajar mengajar (KBM) lebih menekankan pada pengajaran daripada pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan lebih didominasi oleh siswa-siswa tertentu saja. Peran serta siswa belum menyeluruh sehingga menyebabkan diskriminasi dalam kegiatan pembelajaran. Siswa yang aktif dalam KBM cenderung lebih aktif dalam bertanya dan menggali informasi dari guru maupun sumber belajar yang lain sehingga cenderung memiliki pencapaian kompetensi belajar yang lebih tinggi. Siswa yang kurang aktif cenderung pasif dalam KBM, mereka hanya menerima pengetahuan yang datang padanya sehingga memiliki pencapaian kompetensi yang lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pertimbangan di atas, maka perlu dikembangkan suatu metode pembelajaran yang mampu melibatkan peran serta siswa secara menyeluruh sehingga kegiatan belajar mengajar tidak hanya didominasi oleh siswa-siswa tertentu saja. Selain itu, melalui pemilihan metode pembelajaran tersebut diharapkan sumber informasi yang diterima siswa tidak hanya dari guru melainkan juga dapat meningkatkan peran serta dan keaktifan siswa dalam mempelajari dan menelaah ilmu yang ada terutama mata pelajaran ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metode pembelajaran yang melibatkan peran serta siswa adalah metode pembelajaran kooperatif. Dalam metode pembelajaran kooperatif lebih menitikberatkan pada proses belajar pada kelompok dan bukan mengerjakan sesuatu bersama kelompok. Proses belajar dalam kelompok akan membantu siswa menemukan dan membangun sendiri pemahaman mereka tentang materi pelajaran yang tidak dapat ditemui pada metode konvensional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswa dalam kelompok kooperatif belajar bersama-sama dan memastikan bahwa setiap anggota kelompok telah benar-benar menguasai konsep yang telah dipelajari, karena keberhasilan mereka sebagai kelompok bergantung dari pemahaman masing-masing anggota. Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari penggunaan metode pembelajaran kooperatif ini, yaitu: siswa dapat mencapai prestasi belajar yang bagus, menerima pelajaran dengan senang hati atau sebagai hiburan, karena adanya kontak fisik antara mereka, serta dapat mengembangkan kemampuan siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pembelajaran kooperatif peserta didik akan lebih mudah menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit apabila mereka dapat mendiskusikan masalah-masalah tersebut dengan temannya. Agar pembelajaran kooperatif dapat terlaksana dengan baik, peserta didik harus bekerja dengan lembar kerja yang berisi pertanyaan dan tugas yang telah direncanakan. Selama bekerja dalam kelompok, tugas anggota kelompok adalah mencapai ketuntasan materi yang disajikan guru dan saling membantu sesama teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian ini peneliti mencoba mengkaji penerapan metode pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) dalam proses pembalajaran. Group Investigation adalah metode pembelajaran yang melibatkan siswa sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Metode pembelajaran ini menuntut para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam ketrampilan proses kelompok (group process skills). Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan dalam suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat dari investigasi kelompok adalah perencanaan kooperatif murid dalam melakukan penyelidikan terhadap topik yang telah diidentifikasikan. Anggota kelompok mengambil peran dalam menentukan apa yang akan mereka selidiki, siapa yang akan mengerjakan dan bagaimana mereka mempresentasikan hasil secara keseluruhan di depan kelas. Kelompok pada pembelajaran berbasis investigasi kelompok ini merupakan kelompok yang heterogen baik dari jenis kelamin maupun kemampuannya. Setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang. Di dalam kelompok tersebut, setiap siswa dalam kelompok mengejakan apa yang telah menjadi tugasnya dalam lembar kerja kegiatan secara mandiri yang telah disiapkan dan teman sekelompoknya bertanggungjawab untuk saling memberi kontribusi, saling tukar-menukar dan mengumpulkan ide. Setelah itu anggota kelompok merencanakan apa yang akan dilaporkan dan bagaimana membuat presentasinya. Langkah terakhir dalam kegiatan ini, salah satu anggota kelompok mengkoordinasikan rencana yang akan dipresentasikan di depan kelompok yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik presentasi dilakukan di depan kelas dengan berbagai macam bentuk presentasi, sedangkan kelompok yang lain menunggu giliran untuk mempresentasikan, mengevaluasi dan memberi tanggapan dari topik yang tengah dipresentasikan. Peran guru dalam GI adalah sebagai sumber dan fasilitator. Di samping itu guru juga memperhatikan dan memeriksa setiap kelompok bahwa mereka mampu mengatur pekerjaannya dan membantu setiap permasalahan yang dihadapi di dalam interaksi kelompok tersebut. Pada akhir kegiatan, guru menyimpulkan dari masing-masing kegiatan kelompok dalam bentuk rangkuman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dirumuskan judul penelitian sebagai berikut: “PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 16 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2005/2006.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1743055156416628877?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1743055156416628877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1743055156416628877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1743055156416628877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1743055156416628877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/penerapan-metode-pembelajaran.html' title='PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS VII SMP (P-33)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-8469899160210540905</id><published>2009-11-13T20:45:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T20:47:31.210-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DI LINGKUNGAN TERMINAL (sebuah kajian Sosiopragmatik) (P-32)</title><content type='html'>Mendengar kata pedagang asongan, supir, kondektur, dan calo mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Pedagang asongan adalah para pedagang yang biasa menjajakan dagangannya di sekitar terminal dan di dalam bus-bus. Mereka selalu berupaya untuk menarik pembeli agar membeli dagangannya, yang kadang juga suka terlihat agak memaksa. Supir adalah para pengemudi bus atau angkot yang selalu terlihat di lingkungan terminal. Kondektur adalah orang yang membantu supir untuk menarik penumpang ke dalam angkot atau bus, sedangkan calo adalah perantara atau reseller. Kata calo kadang bersifat negatif karena apa yang calo lakukan adalah menggunakan kesempitan orang menjadi suatu kesempatan. Calo juga identik dengan preman atau penguasa daerah tertentu yang sudah menjadi objek pencariannya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lingkungan terminal, kita terkadang sering mendengar pembicaraan yang diucapkan oleh pedagang asongan, supir, kondektur, dan para calo yang sering mengucapkan kata-kata kasar. Penulis sendiri pernah melihat bagaimana para supir angkot atau bus dengan wajah ‘terpaksa’ memberi sejumlah persenan kepada calo. Mungkin bagi sebagian orang hal yang dilakukan para calo itu biasa saja, sehingga mereka pantas menerima sejumlah uang.&lt;br /&gt;Lalu apa yang akan terjadi jika para supir dan kondektur tersebut tidak memberikan uang yang tidak sesuai dengan keinginan para calo. Yang terjadi selanjutnya adalah teriakan kata-kata makian atau kata-kata kasar (sarkasme) yang keluar dari mulut calo tersebut kepada supir dan kondektur. Sarkasme yang keluar dari mulut calo-calo itu biasanya adalah nama-nama binatang seperti ‘anjing’, ‘monyet’, ‘babi’ dan sebagainya. Jika supir tidak menerima perkataan yang dilontarkan calo kadang-kadang mereka pun membalas dengan makian yang lebih kasar, sehingga sering terjadi “adu mulut” antara para calo, supir, dan kondektur. Hal ini juga sering diikuti oleh pedagang asongan yang sering menambah suasana menjadi ricuh.&lt;br /&gt;Salah satu fenomena kebahasaan yang penulis dapatkan adalah tuturan yang diucapkan oleh salah satu calo dan supir angkot di terminal Cicaheum :&lt;br /&gt;Supir : “Yeuh duitna, dua rebu nya?”&lt;br /&gt;Calo : “ Anjing maneh mah ngan sakieu!”&lt;br /&gt;Supir : “ Terus mentana sabaraha? Urang ge can nyetor, teu boga duit sia!”&lt;br /&gt;Calo : “ Mbung nyaho aing mah, sarebu deui atuh!”&lt;br /&gt;Supir : “ Lebok tah duitna, blegug maneh mah!”&lt;br /&gt;Calo : “Eh…dasar supir monyet”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena kebahasaan di atas adalah penggalan beberapa kalimat realisasi kesantunan berbahasa yang diucapkan oleh calo dan supir angkot di terminal Cicaheum. Penulis akan meneliti fenomena kebahasaan yang terjadi pada tiga bahasa, yaitu bahasa Sunda, bahasa Jawa (Cirebon), dan bahasa Indonesia. Banyak hal yang membuat kata-kata kasar keluar dari pemakainya. Sarkasme itu sendiri kadang bisa memancing kemarahan orang yang dituju, tapi kadang juga tidak berpengaruh karena itu sudah menjadi hal yang lumrah untuk keduanya.&lt;br /&gt;Dilihat dari sudut penuturnya, bahasa itu berfungsi personal atau pribadi (Halliday 1973; Finnocchiaro 1974; Jakobson 1960 menyebutkan fungsi emotif). Maksudnya, si penutur menyatakan sikap terhadap apa yang dituturkannya. Si penutur bukan hanya mengungkapkan emosi lewat bahasa, tetapi juga memperlihatkan emosi itu sewaktu menyampaikan tuturannya. Dalam hal ini pihak si pendengar juga dapat menduga apakah si penutur sedih, marah, atau gembira.&lt;br /&gt;Dilihat dari segi pendengar atau lawan bicara, maka bahasa itu berfungsi direktif, yaitu mengatur tingkah laku pendengar (Finnocchiaro 1974; Halliday 1973 menyebutkan fungsi instrumental; dan Jakobson 1960 menyebutkan fungsi retorikal). Disini bahasa itu tidak hanya membuat si pendengar melakukan sesuatu, tetapi melakukan kegiatan yang sesuai dengan yang dimaui si pembicara. Hal ini dapat dilakukan si penutur dengan menggunakan kalimat-kalimat yang menyatakan perintah, imbauan, permintaan maupun rayuan.&lt;br /&gt;Bila dilihat dari segi kontak antara penutur dan pendengar maka bahasa disini berfungsi fatik (Jakobson 1960; Finnocchiaro 1974 menyebutkan interpersonal; dan Halliday 1973 menyebutkan interactional), yaitu fungsi menjadi hubungan, memelihara, memperlihatkan perasaan bersahabat, atau solidaritas nasional.&lt;br /&gt;Dalam masyarakat, bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi sangat beragam. Terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan hanya disebabkan oleh para penuturnya yang tidak homogen, tetapi juga karena interaksi sosial yang mereka lakukan beragam.&lt;br /&gt;Menurut Moeliono (1980:17), mengikuti Quirk, Grenbaum, Leech, Svarvik (1972), ditinjau dari sudut pandangan penutur, ragam dapat diperinci menurut patokan daerah, pendidikan, dan sikap penutur.&lt;br /&gt;Sarkasme adalah sejenis majas yang mengandung olok-olok atau sindiran pedas dengan menyakiti hati (Purwadarminta dalam Tarigan, 1990:92). Apabila dibandingkan dengan ironi dan sinisme, maka sarkasme ini lebih kasar. Menurut Badudu (1975:78), sarkasme adalah gaya sindiran terkasar. Memaki orang dengan kata-kata kasar dan tak sopan di telinga. Biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah.&lt;br /&gt;Berbahasa adalah aktivitas sosial. Seperti aktivitas sosial lainnya, kegiatan bahasa bisa terwujud apabila manusia terlibat di dalamnya. Di dalam berbicara, pembicara dan lawan bicara sama-sama menyadari bahwa ada kaidah-kaidah yang mengatur tindakannya, penggunaan bahasanya, dan interpretasi-interpretasinya terhadap tindakan dan ucapan lawan bicaranya. Setiap peserta tindak ucap bertanggung jawab terhadap tindakan dan penyimpangan terhadap kaidah kebahasaan di dalam interaksi sosial itu (Alan dalam Wijana, 2004:28).&lt;br /&gt;Di dalam berbahasa juga terdapat etika komunikasi, dan di dalam etika komunikasi itu sendiri terdapat moral. Moral mempunyai pengertian yang sama dengan kesusilaan yang memuat ajaran tentang baik dan buruknya perbuatan. Jadi, perbuatan itu dinilai sebagai perbuatan yang baik atau buruk (Burhanudin Salam, 2001:102).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika juga bisa diartikan sebagai ilmu yang membicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dinilai baik dan mana yang jahat. Etika sendiri juga sering digunakan dengan kata moral, susila, budi pekerti dan akhlak (Burhanudin Salam, 2001:102).&lt;br /&gt;Sementara itu, secara sederhana Prof. I. R. Poedjowijatna (1986), mengatakan bahwa sasaran etika khusus kepada tindakan-tindakan manusia yang dilakukan secara sengaja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa realisasi kesantunan berbahasa di lingkungan terminal banyak yang tidak mengandung etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi, tidak akan pernah lepas dengan adanya pola berbahasa yang diucapkan kasar, baik berupa olok-olok atau sindiran yang menyakitkan hati. Seperti tuturan yang diucapkan oleh calo, pedagang asongan, supir, dan kondektur tidak mengandung unsur kesantunan berbahasa. Misal, mudah marah, kata-katanya kasar, dan bersifat memaksa saat meminta uang karena mereka merasa penguasa tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suparno menjelaskan dalam artikelnya, bahwa ragam bahasa yang tidak santun ini menjadi hal yang lazim diucapkan. Sarkasisasi tersebut justru menjadikan keakraban tanpa sekat strata, sehingga mereka yang menggunakan ragam bahasa tersebut dapat menikmatinya dengan senang dan bangga hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena kebahasaan ini tentu saja menarik untuk diteliti karena dapat menambah wawasan keilmuan linguistik saat ini. Penulis memilih analisis kesantunan berbahasa pada tuturan orang-orang penghuni terminal berdasarkan pertimbangan bahwa; ragam bahasa yang kasar kerap kali menjadi instrumen komunikasi dalam pergaulan sebagian masyarakat Indonesia. Baik kalangan yang berpendidikan maupun yang tidak berpendidikan, karena penelitian mengenai kesantunan berbahasa ini masih jarang dilakukan, maka penulis tertarik untuk menelitinya. Sepengetahuan penulis, ada beberapa yang sudah meneliti tentang kekasaran berbahasa, diantaranya Ai Sulastri (2004) dengan judul ‘Gejala Disfemisme (Bentuk Pengasaran) Dalam Bahasa Indonesia’. Hasil penelitian ini adalah ternyata banyak sekali kekasaran berbahasa dalam bahasa Indonesia. Para pemakai bahasa kasar ini pun semakin merasa nyaman dengan apa yang mereka lontarkan. Selain Ai Sulastri juga ada Lela Febrianti (2006), dengan judul ‘Sarkasme Pada Film Anak-anak’. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bentuk kekasaran berbahasa tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi sudah menjalar ke anak-anak dengan ditayangkannya film anak-anak yang bahasanya terkadang kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa sumber yang disebutkan itu, dapat diketahui bahwa penelitian tentang ‘Realisasi Kesantunan Berbahasa di Lingkungan Terminal’ belum dilakukan secara khusus. Untuk itu, melalui penelitian ini akan dicoba melakukan telaah terhadap tuturan para calo, pedagang asongan, supir, dan kondektur di lingkungan terminal yang mengandung kekasaran berbahasa dengan memperhatikan tuturan yang dilakukan oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-8469899160210540905?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/8469899160210540905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=8469899160210540905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8469899160210540905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8469899160210540905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/realisasi-kesantunan-berbahasa-di.html' title='REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DI LINGKUNGAN TERMINAL (sebuah kajian Sosiopragmatik) (P-32)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2971665505492427251</id><published>2009-11-13T20:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:43:54.978-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>Korelasi Antara Kebiasaan Membaca dengan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI SMA Taman Islam Cibungbulang Bogor (P-31)</title><content type='html'>Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, terutama dalam teknologi percetakan maka semakin banyak informasi yang tersimpan di dalam buku. Pada semua jenjang pendidikan, kemampuan membaca menjadi skala prioritas yang harus dikuasai siswa. Dengan membaca siswa akan memperoleh berbagai informasi yang sebelumnya belum pernah didapatkan. Semakin banyak membaca semakin banyak pula informasi yang diperoleh. Oleh karena itu, membaca merupakan jendela dunia, siapa pun yang membuka jendela tersebut dapat melihat dan mengetahui segala sesuatu yang terjadi. Baik peristiwa yang terjadi pada masa lampau, sekarang, bahkan yang akan datang&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan membaca. Oleh karena itu, sepantasnyalah siswa harus melakukannya atas dasar kebutuhan, bukan karena suatu paksaan. Jika siswa membaca atas dasar kebutuhan, maka ia akan mendapatkan segala informasi yang ia inginkan. Namun sebaliknya, jika siswa membaca atas dasar paksaan, maka informasi yang ia peroleh tidak akan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca merupakan kemampuan yang kompleks. Membaca bukanlah kegiatan memandangi lambang-lambang yang tertulis semata. Bermacam-macam kemampuan dikerahkan oleh seorang pembaca, agar dia mampu memahami materi yang dibacanya. Pembaca berupaya agar lambang-lambang yang dilihatnya itu menjadi lambang-lambang yang bermakna baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan membaca juga merupakan aktivitas berbahasa yang bersifat aktif reseptif. Dikatakan aktif, karena di dalam kegiatan membaca sesungguhnya terjadi interaksi antara pembaca dan penulisnya, dan dikatakan reseptif, karena si pembaca bertindak selaku penerima pesan dalam suatu korelasi komunikasi antara penulis dan pembaca yang bersifat langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siswa, membaca tidak hanya berperan dalam menguasai bidang studi yang dipelajarinya saja. Namun membaca juga berperan dalam mengetahui berbagai macam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. Melalui membaca, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diketahui dan dipahami sebelum dapat diaplikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca merupakan satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan merupakan satu bagian atau komponen dari komunikasi tulisan1. &lt;br /&gt;Adapun kemampuan bahasa pokok atau keterampilan berbahasa dalam kurikulum di sekolah mencakup empat segi, yaitu :&lt;br /&gt;a. Keterampilan menyimak/mendengarkan (Listening Skills)&lt;br /&gt;b. Keterampilan berbicara (Speaking Skills)&lt;br /&gt;c. Keterampilan membaca (Reading Skills)&lt;br /&gt;d. Keterampilan Menulis (Writing Skills)2&lt;br /&gt;Empat keterampilan berbahasa tersebut memiliki keterkaitan yang sangat erat satu sama lain, dan saling berkorelasi. Seorang bayi pada tahap awal, ia hanya dapat mendengar, dan menyimak apa yang di katakan orang di sekitarnya. Kemudian karena seringnya mendengar dan menyimak secara berangsur ia akan menirukan suara atau kata-kata yang didengarnya dengan belajar berbicara. Setelah memasuki usia sekolah, ia akan belajar membaca mulai dari mengenal huruf sampai merangkai huruf-huruf tersebut menjadi sebuah kata bahkan menjadi sebuah kalimat. Kemudian ia akan mulai belajar menulis huruf, kata, dan kalimat.&lt;br /&gt;Keterampilan berbahasa berkorelasi dengan proses-proses berpikir yang mendasari bahasa. sehingga ada sebuah ungkapan, “bahasa seseorang mencerminkan pikirannya”. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin cerah dan jelas jalan pikirannya.&lt;br /&gt;Kegiatan membaca perlu dibiasakan sejak dini, yakni mulai dari anak mengenal huruf. Jadikanlah kegiatan membaca sebagai suatu kebutuhan dan menjadi hal yang menyenangkan bagi siswa. Membaca dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja asalkan ada keinginan, semangat, dan motivasi. Jika hal ini terwujud, diharapkan membaca dapat menjadi bagian dari kehidupan yang tidak dapat dipisahkan seperti sebuah slogan yang mengatakan “tiada hari tanpa membaca”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya ini memerlukan ketekunan dan latihan yang berkesinambungan untuk melatih kebiasaan membaca agar kemampuan membaca, khususnya membaca pemahaman dapat dicapai. Kemampuan membaca ialah kecepatan membaca dan pemahaman isi secara keseluruhan3.&lt;br /&gt;Keluhan tentang rendahnya kebiasaan membaca dan kemampuan membaca di tingkat Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA), tidak bisa dikatakan sebagai kelalaian guru pada sekolah yang bersangkutan. Namun hal ini harus dikembalikan lagi pada pembiasaan membaca ketika siswa masih kecil. Peranan orang tualah yang lebih dominan dalam membentuk kebiasaan membaca anak. Bagaimana mungkin seorang anak memiliki kebiasaan membaca yang tinggi sedangkan orang tuanya tidak pernah memberikan contoh dan mengarahkan anaknya agar terbiasa membaca. Karena seorang anak akan lebih tertarik dan termotivasi melakukan sesuatu kalau disertai dengan pemberian contoh, bukan hanya sekedar teori atau memberi tahu saja. Ketika anak memasuki usia sekolah, barulah guru memiliki peran dalam mengembangkan minat baca yang kemudian dapat meningkatkan kebiasaan membaca siswa. Dengan demikian, orang tua dan guru sama-sama memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk dan meningkatkan kebiasaan membaca anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan menunjukkan soal-soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) sebagian besar menuntut pemahaman siswa dalam mencari dan menentukan pikiran pokok, kalimat utama, membaca grafik, alur/plot, amanat, setting, dan sebagainya. Tanpa kemampuan membaca pemahaman yang tinggi, mustahil siswa dapat menjawab soal-soal tersebut. Di sinilah peran penting membaca pemahaman untuk menentukan jawaban yang benar. Belum lagi dengan adanya standar nilai kelulusan, hal ini memicu guru bahasa Indonesia khususnya untuk dapat mencapai target nilai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat penulis tertarik untuk mengadakan penelitian guna mengetahui bagaimana kebiasaan membaca dan pemahaman siswa di Sekolah Menengah Tingkat Atas. Penulis akan menuangkannya dalam skripsi ini dengan judul “Korelasi Antara Kebiasaan Membaca dengan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI SMA Taman Islam Cibungbulang Bogor”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2971665505492427251?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2971665505492427251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2971665505492427251' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2971665505492427251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2971665505492427251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/korelasi-antara-kebiasaan-membaca.html' title='Korelasi Antara Kebiasaan Membaca dengan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI SMA Taman Islam Cibungbulang Bogor (P-31)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2614152984809709358</id><published>2009-11-13T20:40:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:41:48.839-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>EFEKTIVITAS VCD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV DI MI TSAMROTUL HUDA 1 JATIROGO KEC. BONANG KAB. DEMAK 2005/2006 (P-30)</title><content type='html'>Abad 21 merupakan abad pengetahuan dimana pengetahuan akan menjadi landasan utama segala aspek kehidupan. Abad pengetahuan sangat berpengaruh terhadap pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lapangan kerja. Pendidikan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk membekali siswa menghadapi masa depan. Untuk itu proses pembelajaran yang bermakna sangat menentukan terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Siswa perlu mendapat bimbingan, dorongan, dan peluang yang memadai untuk belajar dan mempelajari hal-hal yang akan diperlukan dalam kehidupannya. Tuntutan masyarakat yang semakin besar terhadap pendidikan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat pendidikan tidak mungkin lagi dikelola hanya dengan melalui pola tradisional. Selain tuntutan tersebut, masyarakat menginginkan kebutuhan akan informasi dan komunikasi, dimana informasi dan komunikasi sangat berpengaruh pada kemajuan dibidang pendidikan. Revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan masyarakat, pemahaman cara belajar anak, kemajuan media komunikasi dan lain sebagainya memberi arah tersendiri bagi kegiatan pendidikan dan tuntutan ini pulalah yang membuat kebijaksanaan untuk memanfaatkan media teknologi dalam pengelolaan pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari kebudayaan, pendidikan sebenarnya lebih memusatkan diri pada proses belajar mengajar untuk membantu anak didik menggali, menemukan, mempelajari, mengetahui, dan mengahayati nilai – nilai yang berguna, baik bagi diri sendiri, masyarakat, dan negara sebagai keseluruhan Sudarwan. (1995:3). Selain itu pendidikan mempunyai peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia, supaya anak didik menjadi manusia yang berkualitas, profesional, terampil, kreatif dan inovatif. Pemerintah Republik Indonesia telah bertekad untuk memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara Indonesia untuk menikmati pendidikan yang bermutu, sebagai langkah utama meningkatkan taraf hidup warga negara sebagai agen pembaharu, pendidikan bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mewariskan nilai untuk dinikmati anak didik yang selanjutnya nilai tersebut akan ditransfer dalam kehidupan sehari – hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatan peneliti pada waktu observasi, kenyataan dilapangan khususnya pada pembelajaran IPS di MI Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Kec. Bonang Kab. Demak guru kurang optimal dalam memanfaatkan maupun memberdayakan sumber pembelajaran karena pembelajaran IPS di MI Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Kec. Bonang Kab. Demak cenderung masih berpusat pada guru (teacher centered), text book centered dan mono media. Guru masih mendomonasi proses pembelajaran sedang siswa masih nampak pasif. Guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dalam setiap penyampaian materi pelajaran IPS, karena menurut guru tersebut metode ceramah merupakan metode yang paling mudah dilaksanakan oleh setiap guru. Hal ini menyebabkan banyak siswa di MI Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Kec. Bonang Kab. Demak menganggap proses pembelajaran IPS ini adalah sesuatu yang membosankan, monoton, kurang menyenangkan, terlalu banyak hafalan, kurang variatif dan berbagai keluhan lainnya. Berdasarkan pada Suplemen Buku Induk Siswa yang berisi daftar nilai atau prestasi siswa berdasar Kurikulum berbasis Kompetensi dapat diperoleh data hasil prestasi nilai rata-rata kelas IV MI Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Kec. Bonang Kab. Demak semester I tahun pelajaran 2005-2006 sebanyak 40 siswa yaitu nilai rata- rata kelas sebagai berikut : Pendidkan Agama (78,5); Matematika (70,5); IPA (72,5); IPS (65); Bahasa Indonesia (73,6), Penjas (62,5) &lt;br /&gt;Dari nilai rata – rata diatas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar pada pembelajaran IPS di MI Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Kec. Bonang Kab. Demak terendah no 5 dari mata Matematika, Agama, IPA, Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana terdapat dalam Undang – Undang No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 35, yang menyatakan bahwa ”Setiap satuan pendidikan jalur pendidikan sekolah, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat harus menyediakan sumber belajar” (artikel Arif, Pemanfaatan Media Massa : 2004 dalam www.google.com), jadi pendidikan tidak mungkin terselenggara dengan baik bilamana para tenaga kependidikan maupun para peserta didik tidak didukung oleh sumber belajar yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan belajar yang bersangkutan. Terlebih lagi dalam pembelajaran IPS yang merupakan syntetic science, karena konsep, generalisasi dan temuan – temuan penelitian ditentukan atau diobservasi setelah fakta terjadi menuntut adanya suatu media pendidikan dan sumber pembelajaran yang bisa meningkatkan interaksi dan motivasi belajar siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber pembelajaran adalah segala sesuatu atau daya yang dapat dimanfaatkan oleh guru, baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan untuk kepentingan belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan efektifitas dan efisiensi tujuan pembelajaran. Sedangkan media pendidikan adalah alat, metode dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hamalik, (1985:23). Gagne (1970) dalam bukunya Sadiman, (1996:6), menyatakan bahwa media pendidikan berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Media pendidikan juga diartikan sebagai media komunikasi yang dipakai dalam kegiatan belajar mengajar. Secara implisit media pendidikan meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri antara lain buku, tape recorder, kaset, video kamera, video recorder, film, slide, foto, gambar, grafik, televisi dan komputer. Gagne dan Briggs (1975) dalam Hamalik (1994:4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sumber pembelajaran IPS, media pendidikan diperlukan untuk membantu guru dalam menumbuhkan pemahaman siswa terhadap materi IPS. Sementara itu, seiring dengan pesatnya perkembangan media informasi dan komunikasi, baik perangkat keras (Hardware) maupun perangkat lunak&lt;br /&gt;(Software), akan membawa perubahan bergesernya peranan guru, termasuk guru IPS sebagai penyampai pesan/ informasi. Guru tidak bisa lagi berperan sebagai satu – satunya sumber informasi bagi kegiatan pembelajaran para siswanya. Akan tetapi siswa dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber, salah satunya adalah dari VCD Pembelajaran. Penggunaan VCD pembelajaran ini adalah sebagai alat bantu media bukan sepenuhnya mengganti peran guru dalam mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan VCD pembelajaran sebagai media pendidikan dan sumber pembelajaran IPS mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri melalui pembelajaran mandiri, siswa dapat berpikir aktif serta mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, siswa dapat berperan sebagai peneliti, analis, tidak hanya sebagai konsumen informasi saja, terlebih lagi siswa dan guru tidak perlu hadir secara fisik di kelas (Classroom Meeting) dan proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu. VCD pembelajaran dewasa ini, mulai membudaya dalam masyarakat dan pemutaran VCD pembelajaran dapat diulang setiap waktu serta mudah dioperasikan. Berdasarkan hal – hal tersebut dapat disimpulkan bahwa VCD pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji permasalahan tersebut dengan judul: ”EFEKTIVITAS VCD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV DI MI TSAMROTUL HUDA 1 JATIROGO KEC. BONANG KAB. DEMAK 2005/2006”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2614152984809709358?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2614152984809709358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2614152984809709358' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2614152984809709358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2614152984809709358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/efektivitas-vcd-sebagai-media.html' title='EFEKTIVITAS VCD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV DI MI TSAMROTUL HUDA 1 JATIROGO KEC. BONANG KAB. DEMAK 2005/2006 (P-30)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-3024328118645009640</id><published>2009-11-13T20:38:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:40:29.343-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>KEMAMPUAN  MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS WAWANCARA OLEH SISWA KELAS I SMPN 1 KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN (P-29)</title><content type='html'>Kemampuan berbahasa dalam KBK mencakup empat aspek penting, yaitu (1) keterampilan mendengar, (2) keterampilan berbicara, (3) keterampilan membaca, dan (4) keterampilan menulis. Kemampuan berbahasa ini berhubungan erat dalam usaha seseorang memperoleh kemampuan berbahasa yang baik. Berbagai usaha dilakukan untuk membina dan mengembangkan bahasa agar benar-benar memenuhi fungsinya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah melalui program pendidikan di sekolah, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menurut Depdiknas (2003:6-7), mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan &lt;br /&gt;1) berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulisan;&lt;br /&gt;2) menghargai dan bangga menggunakan bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara;&lt;br /&gt;3) memahami bahasa indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan;&lt;br /&gt;4) menggunakan bahasa indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial;&lt;br /&gt;5) menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa; dan&lt;br /&gt;6) menghargai dan membanggakan sastra indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia indonesia (Sic).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan aspek kebahasaan dalam proses pembelajaran sering berhubungan satu sama lainnya. Menyimak dan membaca erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan alat untuk menerima komunikasi. Berbicara dan menulis erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan cara untuk mengekspresikan makna (Tarigan, 1986:10). Menulis merupakan kegiatan mengekspresikan informasi yang diterima dari proses menyimak dan membaca. Jadi, semakin banyak seseorang menyimak atau membaca semakin banyak pula informasi yang diterimanya untuk diekspresikan secara tertulis. Kemudian, Crimmon (dalam Kurniawan 2006:122) mengatakan bahwa &lt;br /&gt;menulis merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Dalam kegiatan menulis ini seorang penulis harus terampil memanfaatkan grafologi, struktur bahasa, dan kosakata. Keterampilan menulis digunakan untuk mencatat, merekam, meyakinkan, melaporkan, menginformasikan, dan mempengaruhi pembaca. Maksud dan tujuan seperti itu hanya dapat dicapai dengan baik oleh para pembelajar yang dapat menyusun dan merangkai jalan pikiran dan mengemukakannya secara tertulis dengan jelas, lancar, dan komunikatif. Kejelasan ini bergantung pada pikiran, organisasi, pemakaian dan pemilihan kata, dan struktur kalimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan penguasaan keterampilan menulis, diharapkan siswa dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, dan perasaan yang dimilikinya setelah menjalani proses pembelajaran dalam berbagai jenis tulisan, baik fiksi maupun nonfiksi. Asumsinya, pengungkapan tersebut merupakan peresapan, pemahaman, dan tanggapan siswa terhadap berbagai hal yang diperoleh dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, segala informasi, ilmu pengetahuan, dan berbagai kecakapan yang diperoleh siswa dalam pembelajaran tidak akan sekedar menjadi hafalan yang mudah dilupakan sesaat setelah siswa menjalani tes. &lt;br /&gt;Tujuan pembelajaran menulis belum dicapai secara maksimal oleh siswa. Menurut Trimantara (2005:1), penyebab terhadap tidak tercapainya tujuan pembelajaran menulis meliputi&lt;br /&gt;1) rendahnya tingkat penguasaan kosa kata sebagai akibat rendahnya minat baca;&lt;br /&gt;2) kurangnya penguasaan keterampilan mikrobahasa, seperti penggunaan tanda baca, kaidah-kaidah penulisan, diksi, penyusunan kalimat dengan struktur yang benar, sampai penyusunan paragraf;&lt;br /&gt;3) kesulitan menemukan metode pembelajaran menulis yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan siswa; serta &lt;br /&gt;4) ketiadaan atau keterbatasan media pembelajaran menulis yang efektif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pentingnya keterampilan menulis, pengembangan pembelajaran menulis perlu ditingkatkan. Peningkatan pembelajaran menulis dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan. Purwo (1990:166-171) mengatakan kegiatan pengembangan pembelajaran menulis dapat dilakukan dengan kegiatan mengembangkan logika, melatih daya imajinasi, merangkai kata menjadi kalimat, dan merangkai kalimat menjadi paragraf. Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan daya kreatif siswa dalam mengasah kecerdasan mareka.&lt;br /&gt;Tes kemampuan menulis dapat divariasikan dalam berbagai bentuk tulisan. Tekniknya dapat disajikan data verbal, gambar, tabel, teks, peta, bagan. Dari data-data itu, siswa diminta untuk menulis sebuah karangan. Melalui kegiatan inilah kemampuan komunikatif siswa diukur secara terintegrasi (Mahmud, 2003:14). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan teks wawancara sebagai alat bantu dalam mengembangkan karangan narasi akan membantu siswa untuk menceritakan kembali sesuatu peristiwa atau kejadian secara kronologis. Kegiatan seperti ini menyuburkan kesempatan kreatif bagi siswa dalam menampilkan gagasan dan keahlian memilih kata serta merangkainya menjadi kalimat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini mencoba mengukur kemampuan menulis siswa melalui ”Kemampuan Mengembangkan Karangan Narasi Berdasarkan Teks Wawancara oleh Siswa Kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya”. Adapun tujuan utamanya adalah mendeskripsikan kemampuan menulis siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya melalui mengembangkan teks wawancara menjadi karangan narasi. Hal ini dilakukan karena selama ini siswa SMP masih dianggap belum mampu untuk menulis dengan alasan menulis itu cukup sulit untuk dikuasai oleh mereka, padahal siswa SMP ditutut memenuhi kemampuan yang memadai dalam menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya sebagai populasi penelitian didasari atas pertimbangan (1) sebagaimana siswa di SMP lainnya, siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya telah mendapat pengajaran menulis sebagaimana tertera dalam kurikulum yang berlaku, (2) setelah menjalani pembelajaran, siswa dituntut memiliki kemampuan yang memadai dalam menulis, dan (3) siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya perlu mendapat pembinaan yang intensif dalam menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-3024328118645009640?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/3024328118645009640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=3024328118645009640' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3024328118645009640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3024328118645009640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/kemampuan-mengembangkan-karangan-narasi.html' title='KEMAMPUAN  MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS WAWANCARA OLEH SISWA KELAS I SMPN 1 KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN (P-29)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-113012798455476566</id><published>2009-11-13T20:14:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:16:13.464-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>PENGGUNAAN MODEL SYNECTIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SD INPRES RAPPOKALLING I MAKASSAR (P-28)</title><content type='html'>Dalam proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara yang belajar (siswa) dengan pengajar (guru). Seorang siswa telah dikatakan belajar apabila ia telah mengetahui sesuatu yang sebelumnya ia tidak dapat mengetahuinya, termasuk sikap tertentu yang sebelumnya belum dimilikinya. Sebaliknya, seorang guru dikatakan telah mengajar apabila ia telah membantu siswa atau orang lain untuk memperoleh perubahan yang dikehendaki. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru sebagai fasilitator dalam proses belajar mengajar hendaknya berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar yang efektif dan efesien untuk para siswanya. Dalam hal ini dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.&lt;br /&gt;Model mengajar adalah suatu rencana atau pola mengajar yang digunakan oleh guru dalam menyusun kurikulum, mengatur materi-materi pelajaran dan petunjuk bagaimana seharusnya guru mengajar di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat beragamnya model mengajar yang telah diterapkan di sekolah-sekolah ini, tentu akan lebih bijaksana bila guru memilih dan mencoba menggunakan model mengajar secara bervariasi untuk meningkatkan kualitas profesi dan produktivitasnya dalam mengacu pada pemenuhan kebutuhan siswa, dan hal inilah yang dilakukan oleh guru-guru di SD Inpres Rappokalling I Makassar untuk mencoba model synectik diterapkan dalam proses belajar mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penerapan model synectik ini oleh guru, yakni guru tersebut hanya memberikan gambaran atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa tersebut mengelolanya sendiri, nanti pada tahap akhir baru guru memberikan bimbingan lagi. Jadi peranan guru hanya memberikan bimbingan pada tahap awal dan tahap akhir kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-113012798455476566?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/113012798455476566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=113012798455476566' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/113012798455476566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/113012798455476566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/penggunaan-model-synectik-dalam-proses.html' title='PENGGUNAAN MODEL SYNECTIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SD INPRES RAPPOKALLING I MAKASSAR (P-28)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-4423021903161280247</id><published>2009-11-13T20:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:14:40.119-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pendidikan'/><title type='text'>STUDENT’S LEARNING ACHIEVEMENT WITH TRADITIONAL ASSESSMENT AND PORTFOLIO ASSESSMENT (P-27)</title><content type='html'>Language learning is important for human’s social development. As a language which is used by more than a half of population in the world, English holds the key as international language. English is a tool of communication among peoples of the world to get trade, social-cultural, science, and technology goals. Moreover, English competence is important in career development, therefore students need to understand and use English to improve their confidence to face global competition. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;English as a formal subject is given to junior high school (SMP) level, which the goals are translated as follows: “The goals of teaching and learning English for this level are improving the four English skills. They are the mastery of the receptive skills (reading and listening) and the mastery of the productive skills (speaking and writing), within a specified word level and relevant grammatical structures and notions, in the context of the specified themes which are enclosed for junior high school (SMP) students” (Balitbang Depdiknas, 2002:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The fact shows that the result of teaching learning English is still low. Somantri said (2003) that there can be a wonder about the condition of the student’s English ability. The students have learned English from the first-grade of junior high school until senior high school, but most of them still cannot use English as tool of communication. Zamroni in Somantri (2003) found that it not only happened to the students who have score below five, but the students who have score over eight in junior high school can not use English in real communication in their level. Besides, their receptive skills are also below the expectation. For example, the students who have graduated from senior high school, they still find difficulty in reading English literatures (Balitbang Depdiknas, 2002:1). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These failures are influenced by many factors. According to Zamroni in Somantri (2003), it happens because of the education system at school just transfer the dead knowledge where the knowledge is separated from the application. Teachers teach materials that will be tested. The goal is that the students get good score in the final test. While Ali in Ant-O2 (2005) argues that the low of the students quality in teaching and learning English happens because the students are used to memorizing and doing multiple choice assignment. Both of arguments above show that the process of teaching and learning English is not so support the improvement of life skills. Students can get good score in the final test and they can memorize the theory well but they cannot use English in real communication. &lt;br /&gt;Assessment is one of important thing that has important role in education. The importance of assessment in education is stated by Hughes (1989) who says that the proper relationship between teaching and assessment is partnership. By assessment process teacher can discover how far students have achieved the objectives of a course of study. Teacher also can use the result of assessment to analyze which material that should be explained again and which instruments that should be repaired. Besides, assessment is useful for the students to motivate in teaching learning process. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Based on the earlier observation, researcher finds that most of teachers still use traditional assessment. The students are given some tasks in the form of multiple choice, do the LKS, practice a dialog in textbook and another task, which make the students as a passive subject. Traditional assessment includes multiple-choice questions and asking students to respond questions with short answers. Many kinds of task are given in order the students can respond the questions with correct answers in the final test. The product of learning is more emphasized then the process it self. Teacher gives quizzes and tests to assess cognitive aspect only. This kind of assessment is just recall student’s memorization.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In traditional assessment process, teachers give less attention and rarely to assess the student’s work. It brings the students become lack of attention toward their error in finishing their work. According to Kasiram (1984:10), learning will be on the decline if the students do not know the result of their work. The students want to know feedback of their effort in doing the work as a motivation in learning process. Dimyati and Mudjiono (2002:48) stated that students would be more motivated in learning if the students know the result of their work as a feedback. &lt;br /&gt;Under the government policy, the Ministry of National Education develops new curriculum to improve the education quality that is Competency Based Curriculum. The success of Competency Based Curriculum may be consider successfully if followed by the change of teaching and learning strategy at class, the choosing of media, and the choosing of assessment process. (Balitbang Depdiknas, 2002:1). Assessment processes in Competency Based Curriculum are&lt;br /&gt;more varies. One of them is Portfolio Assessment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arter &amp; Spandel (in Luitel, 2002) state the notion of portfolio. The literary meaning of the term ‘portfolio’ is a collection of the past work. However, in the context of assessment, portfolio does not represent only a mere collection of the past work. The Northwest Evaluation Association urges that the portfolio is a purposeful collection of student work that tells the story of the student’s effort, progress, or achievement in given areas. Portfolio can be viewed as a systematic and organized collection of evidence used by the teacher and student to monitor the growth of student’s knowledge, skills, and attitudes in a specific content area. &lt;br /&gt;The indicators of portfolio assessment are daily test result, structured tasks, anecdotal record, and report of the student’s activity out of school (Budimansyah, 2002: 108). These indicators are put on the list and documented in a file. From the collection, teacher assesses skill of the students. Teacher turns the students to see their ability in learning by using portfolio and turns the students to be careful in doing the work, pay attention to the error in their work and correct the error. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Based on the background, researcher interested in studying the student’s learning achievement in the classes which use traditional assessment and portfolio assessment. Researcher was conducting this study on the students of SMP 4 Jambi, with the title “Student’s Learning Achievement with Traditional Assessment and Portfolio Assessment”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-4423021903161280247?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/4423021903161280247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=4423021903161280247' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4423021903161280247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/4423021903161280247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/students-learning-achievement-with.html' title='STUDENT’S LEARNING ACHIEVEMENT WITH TRADITIONAL ASSESSMENT AND PORTFOLIO ASSESSMENT (P-27)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5937699232563343630</id><published>2009-11-13T20:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:04:12.916-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Pembangunan'/><title type='text'>Pengaruh Komponen Pengeluaran Agregat Terhadap Permintaan Agregat Impor Indonesia Periode 1970-2001 Dalam Jangka Panjang dan Jangka Pendek..(EP-10)</title><content type='html'>Perekonomian dunia dewasa ini telah semakin menunjukkan gejala interdependensi, yaitu sudah berlangsungnya hubungan timbal balik antara belahan-belahan dalam sistem perekonomian dunia dan saling bergantungnya perkembangan di satu belahan dunia dari perkembangan di belahan-belahan dunia yang lainnya. Peningkatan kegiatan niaga dalam lalu lintas internasional menyentuh kepentingan negara-negara berkembang maupun negara industri. Kebanyakan negara-negara dewasa ini mempunyai ciri perekonomian terbuka, artinya lalu lintas kegiatan ekonomi luar negeri mengandung arti yang besar sekali bagi kepentingan ekonomi suatu negara.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat, pembagian kerja menjadi semakin pesat, sebagai akibatnya semakin meningkat pula produksi barang dan jasa yang dibutuhkan untuk memuaskan masyarakat. Perkembangan spesialisasi berarti pula perkembangan perdagangan, karena tidak semua sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa dapat diperoleh di dalam negeri, akibatnya perdagangan antar negara akan meningkat dengan cepat.&lt;br /&gt;Perdagangan menciptakan keuntungan dengan memberikan peluang kepada setiap negara untuk mengekspor barang-barang yang diproduksinya dengan menggunakan sebagian besar sumber daya yang berlimpah terdapat di negara yang bersangkutan serta mengimpor barang-barang yang produksinya menggunakan sumber daya yang langka di negara tersebut. &lt;br /&gt;Indonesia sebagai negara berkembang masih memiliki ketergantungan yang cukup tinggi terhadap produk dan faktor produksi dari luar negeri, dalam upaya untuk mendukung ekspor non migasnya.&lt;br /&gt;Perkembangan ekspor dan impor Indonesia untuk periode 1970-2001 dapat dilihat pada grafik 1.1. Ekspor maupun impor Indonesia memiliki kecenderungan untuk terus meningkat meski terdapat penurunan pada tahun-tahun tertentu. Bila diperhatikan, fluktuasi ekspor dan impor yang terjadi cenderung selalu sama. Yakni pada saat ekspor meningkat, imporpun meningkat. Demikian pula sebaliknya pada saat ekspor turun, impor ikut menurun. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara ekspor dan impor.&lt;br /&gt;Grafik 1.1&lt;br /&gt;Perkembangan perdagangan luar negeri Indonesia&lt;br /&gt;periode 1970-2001 ($US Juta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari grafik 1.1 terlihat bahwa sejak tahun 1970 nilai ekspor dan impor Indonesia senantiasa meningkat, pada tahun 1985-1986 sempat terjadi penurunan yang kemudian pada tahun berikutnya kembali mengalami peningkatan.&lt;br /&gt;Krisis ekonomi tahun 1997 yang dialami Asia Tenggara termasuk Indonesia telah membawa pengaruh pada permintaan impor. Dimana selama tahun 1997-1999 terjadi penurunan nilai impor.&lt;br /&gt;Melewati tahun 2000, nilai impor Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan ini terkait dengan meningkatnya kebutuhan bahan baku dan barang modal yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan produksi dalam negeri.&lt;br /&gt;Dari uraian mengenai perkembangan ekspor dan impor Indonesia, dapat dikatakan bahwa impor secara tidak langsung menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi, karena bahan baku/penolong maupun barang modal yang diimpor dipergunakan untuk memproduksi barang-barang yang akan diekspor.&lt;br /&gt;Menurut konsep permintaan impor tradisional, faktor yang dianggap dominan dalam mempengaruhi permintaan impor adalah faktor pendapatan nasional dan harga relatif impor dimana ukuran pendapatan nasional yang sering digunakan adalah Produk Domestik Bruto (PDB) riil.&lt;br /&gt;Menurut teori, selain dari sisi produksi (sektoral), PDB dapat pula di lihat menurut penggunaan (pengeluaran) yang secara garis besar menggambarkan struktur penggunaan pendapatan nasional untuk konsumsi dan investasi. PDB menurut pengeluaran juga diartikan sebagai permintaan akhir domestik. Permintaan yang dimaksud adalah permintaan akhir yang dibedakan menurut permintaan dalam dan luar negeri. Permintaan dalam negeri terdiri dari pengeluaran konsumsi rumah tangga/swasta (private consumption expenditure), pengeluaran konsumsi pemerintah (government consumption expenditure), Pengeluaran investasi (expenditure on investment goods), sedangkan permintaan luar negeri merupakan ekspor barang dan jasa (export of goods and services). &lt;br /&gt;Grafik 1.2 menunjukkan perkembangan PDB menurut penggunaannya dari sisi permintaan dalam negeri, yaitu pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah dan investasi pembentukan modal bruto untuk periode 1970-2001. Pada grafik 2.1 terlihat bahwa dari tahun ketahun pengeluaran konsumsi rumah tangga merupakan komponen pengeluaran yang paling besar, diikuti oleh pengeluaran investasi pembentukan modal bruto dan pengeluaran konsumsi pemerintah, dimana pada akhir periode tahun 2001 jumlah pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 67,26% dari PDB, pengeluaran investasi pembentukan modal sebesar 21,81% dan pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 7,18%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik 1.2&lt;br /&gt;Perkembangan penggunaan PDB Indonesia&lt;br /&gt;Periode 1970-2001 (Rp Milyar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, komposisi komponen pengeluaran agregat (aggregate expenditure components) atau permintaan akhir (final demand expenditure) ternyata menjadi faktor penting yang menentukan tingkat permintaan agregat impor. Komponen pengeluaran agregat yang terdiri atas pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah, pengeluaran investasi serta ekspor barang dan jasa diteliti dengan alasan bahwa adanya perbedaan dalam komponen ini dapat mengakibatkan perbedaan dalam kandungan permintaan impor. Jika hal ini benar, maka penggunaan variabel pendapatan tunggal dalam fungsi permintaan impor tradisional dapat mengakibatkan terjadinya bias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5937699232563343630?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5937699232563343630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5937699232563343630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5937699232563343630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5937699232563343630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-komponen-pengeluaran-agregat.html' title='Pengaruh Komponen Pengeluaran Agregat Terhadap Permintaan Agregat Impor Indonesia Periode 1970-2001 Dalam Jangka Panjang dan Jangka Pendek..(EP-10)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-3246833747960224286</id><published>2009-11-13T19:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:02:33.921-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Pembangunan'/><title type='text'>Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit dan Posisi Kredit Investasi Domestik di Indonesia Periode 2001:1-2007:6. (EP-09)</title><content type='html'>Era reformasi yang diperkenalkan di Indonesia kurang lebih satu dasawarsa silam, dapat disebut sebagai titik tolak perubahan Bangsa Indonesia secara sturktural dan konseptual di segala lini. Sektor ekonomi, dalam hal ini yang merupakan bagian yang terintegrasi pada sistem kenegaraan bersama-sama dengan sektor politik, social, dan budaya, juga membangun perbaikan-perbaikan secara gradual dengan satu tujuan tunggal, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badai krisis yang menghantam perekonomian Indonesia pun secara tidak langsung telah mendorong peramuan berbagai formulasi kebijakan dalam bidang ekonomi. Diawali dari perubahan kebijakan nilai tukar tetap kepada sistem nilai tukar mengambang pada tahun 1997, kemudian diikuti dengan kebijakan inflation targeting yang mulai diperkenalkan pada tahun 2000, sampai upaya untuk mendongkrak pertumbuhan sektor riil yang isunya kini telah marak berkembang dikalangan para praktisi, akademisi, bahkan masyarakat luas sekalipun. Adalah benar jika pada dasarnya pertumbuhan ekonomi sebuah negara lebih didominasi oleh sektor konsumsi sebagai motor penggeraknya, namun tidak lantas investasi menjadi faktor yang dapat diabaikan. &lt;br /&gt;Grafik 1.1&lt;br /&gt;Proporsi Investasi dan Konsumsi Dalam GDP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik 1.1 diatas menjelaskan betapa proporsi GDP selama rentang waktu 2001-2007 selalu didominasi oleh konsumsi masyarakat, hal ini dapat dilihat melalui sumbangsihnya pada GDP yang selalu diatas 60% atau dengan rata-rata sebesar 72%, sedangkan dari sisi investasi hanya mampu berkontribusi rata- rata sebesar 20% tiap kuartalnya. Meskipun sumbangan investasi ini dapat dibilang masih relatif kecil, namun investasi tetap memiliki peranan penting di dalam permintaan agregat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pertama, biasanya pengeluaran investasi lebih tidak stabil apabila dibandingkan dengan pengeluaran konsumsi sehingga fluktuasi investasi dapat menyebabkan resesi dan boom. Oleh karena itu para ahli ekonomi sangat tertarik untuk menganalisanya, terutama dalam kaitannya dengan kebijakan stabilisasi untuk mengatasi akibat buruk dari adanya fluktuasi investasi (Nopirin: 1993).&lt;br /&gt;Kedua, Harapan yang ingin dicapai oleh pemerintah dengan pemberdayaan pengeluaran investasi nantinya ialah akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pertumbuhan ekonomi sekaligus sebagai media penyerap tenaga kerja untuk kemudian menjadi pemecah masalah pengangguran yang terus menghantui perekonomian Indonesia.&lt;br /&gt;Menyadari hal tersebut BI selaku pemegang otoritas moneter bersama-sama dengan pemerintah mencoba menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengontrol tingkat pertumbuhan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat suku bunga domestik secara simultan untuk membangun pertumbuhan investasi sektor riil di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik 1.2&lt;br /&gt;Posisi Kredit Konsumsi, Modal Kerja, dan Investasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik 1.3 diatas menunjukkan bahwa kredit konsumsi masih mendominasi proporsi pengucuran kredit perbankan umum kepada masyarakat. Hal ini wajar, mengingat sifat dari kredit konsumsi yang rendah resiko. Posisi tertinggi kedua ditempati oleh kredit modal kerja, yang pada dasarnya juga serupa dengan kredit konsumsi, yaitu bersifat jangka pendek dan rendah akan resiko, namun berbeda halnya dengan kredit investasi dimana kredit investasi merupakan kredit jangka panjang yang lebih tinggi dalam hal resiko pengembalian kredit. Sehingga terkesan bahwa perbankan selama ini cenderung untuk bermain aman.&lt;br /&gt;Sejalan dengan hal tersebut, BI selaku pemegang otoritas tertinggi dalam bidang moneter telah mengeluarkan empat belas kebijakan yang mengarah pada optimalisasi fungsi intermediasi perbankan sebagai langkah kongkrit konstruktif untuk mendorong perkembangan sektor riil. Pemerintah bukan tidak pernah berupaya untuk menumbuhkembangkan sektor riil, namun kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah pada masa lampau masih belum terasa maksimal. Manajemen yang kurang baik dari perbankan ditambah lagi isu korupsi yang sangat sarat pada masa orde baru, akhirnya mampu mementahkan rumusan kebijakan yang dibangun oleh pemerintah pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik 1.3&lt;br /&gt;Perbandingan Suku Bunga SBI 1 Bulan&lt;br /&gt;dan Suku Bunga Kredit Bank Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melihat Grafik 1.3 diatas yang mengkomparasikan tingkat suku bunga SBI 1 bulanan dengan tingkat suku bunga kredit bank umum maka dapat disimpulkan bahwa sebelum oktober 2005 pergerakan tingkat suku bunga kredit bank umum berlawanan arah dengan pergerakan tingkat suku bunga SBI 1 bulanan, yang artinya ketika terjadi peningkatan pada tingkat suku bunga SBI 1 bulanan tidak direspon positif oleh tingkat suku bunga kredit bank umum, begitupun sebaliknya. Namun setelah memasuki kuartal pertama tahun 2006, pergerakan dari kedua tingkat suku bunga tersebut mulai searah, dan ini menjadi pemicu bagi Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat suku bunga SBI 1 bulanan dengan harapan tingkat suku bunga kredit bank umum juga akan turun yang tidak lain tujuan akhirnya ialah untuk mengoptimalisasi fungsi intermediasi perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengacu pada latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk menyajikan menyajikan skripsi yang berjudul : &lt;br /&gt;“Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit dan&lt;br /&gt;Posisi Kredit Investasi Domestik di Indonesia Periode 2001:1-2007:6”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-3246833747960224286?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/3246833747960224286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=3246833747960224286' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3246833747960224286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3246833747960224286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/transmisi-kebijakan-moneter-melalui.html' title='Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit dan Posisi Kredit Investasi Domestik di Indonesia Periode 2001:1-2007:6. (EP-09)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5410416884031029610</id><published>2009-11-13T19:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:57:51.531-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><title type='text'>Analisis Efisiensi Sistem Moneter Bebas Bunga: Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia Periode 1980-2000 Menggunakan Pendekatan Kointegrasi (KE-19)</title><content type='html'>Dunia telah mengalami polarisasi dari dua kekuatan sistem ekonomi, ditandai dengan adanya dua negara adidaya sebagai representasi dari kedua sistem ekonomi tersebut. Amerika dan sekutu Eropa Baratnya merupakan bagian kekuatan dari sistem ekonomi kapitalis, sedangkan sistem ekonomi sosialis diwakili oleh Rusia dan Eropa Timur, Cina, serta Indocina seperti Vietnam dan Kamboja. Dalam perjalanannya, kedua sistem ekonomi tersebut gagal dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dunia akibat dampak sistem yang dikembangkannya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kegagalan tersebut, maka para pendukung kedua sistem ekonomi tersebut melakukan modifikasi terhadap kedua sistem ekonomi tersebut. Sistem ekonomi kapitalis dimodifikasi menjadi sistem ekonomi yang selain menampilkan bentuk aslinya yaitu mengutamakan kebebasan individu dalam kepemilikan faktor-faktor produksi, juga telah memasukkan variabel asas distribusi keadilan ke dalam sistem ekonominya. Sedangkan sistem ekonomi sosialis dimodifikasi menjadi Neososialis dengan kecenderungan kearah mekanisme pasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun modifikasi dari kedua sistem telah dilakukan, kedua sistem ekonomi yang lebih baru tersebut belum mampu untuk mencari solusi dari krisis dan problematika dunia seperti inflasi, krisis moneter internasional, problematika utang negara berkembang, dan lain-lain. Sehingga muncullah pemikiran-pemikiran kritis dari berbagai kalangan untuk menemukan sistem ekonomi dunia yang dapat menyejahterakan masyarakat atas dasar keadilan dan persamaan hak. Dan diantara pemikiran-pemikiran tersebut yang mendapat banyak perhatian oleh berbagai kalangan adalah sistem ekonomi Islam.&lt;br /&gt;Ilmu ekonomi moneter Islam sebagai salah satu cabang dari ilmu ekonomi Islam memandang bahwa keberlangsungan persoalan dan dalamnya krisis moneter internasional pada dasarnya karena ada sesuatu yang salah. Menurut Umer Chapra, kesalahan yang umumnya dilakukan yaitu bahwa akar permasalahannya hanya dicari pada symptom (gejala), seperti ketidakseimbangan anggaran, ekspansi moneter yang berlebihan, neraca pembayaran yang begitu besar, naiknya kecenderungan proteksionis, tidak memadainya bantuan asing, dan kerjasama internasional yang tidak mencukupi. Akibatnya, penyembuhan hanya bersifat sementara dan beberapa saat kemudian, krisis muncul kembali, bahkan lebih mendalam dan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga permasalahan mendasar dari krisis moneter internasional adalah karena penerapan tingkat bunga yang ternyata gagal berfungsi sebagai alat indirect screening mechanism. Berbagai literatur yang ditulis oleh para ekonom seperti Muslehuddin (1974), Qureshi (1979), Kahf (dalam Khurshid, 1981), Siddiqi (1981), Chapra (1985 dan 1986), Maurice Allais (1993), Mills dan Presley (1997), dan Choudry dan Mirakhor (1997) tidak menyetujui perekonomian yang bertumpu pada interest rate karena akan terjadi misalokasi sumber daya yang pada gilirannya cenderung akan mengakibatkan ketidakstabilan ekonomi. Enzler Conrad dan Johnson (dalam Chapra, 1996) menemukan bukti kuat bahwa di AS telah terjadi misalokasi dana modal di antara sektor-sektor ekonomi dan jenis modal. Dengan terjadinya misalokasi dana yang disebabkan oleh suku bunga berpengaruh terhadap pencapaian tujuan-tujuan ekonomi dari suatu negara, yaitu pemenuhan kebutuhan pokok, pertumbuhan ekonomi yang optimum, pemerataan distribusi pendapatan, dan stabilitas ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen moneter yang berdasarkan bunga berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan pokok dan pemerataan distribusi pendapatan karena penyaluran pinjaman dengan bunga tertentu ditetapkan berdasarkan kemampuan peminjam memberikan jaminan kredit guna meng-cover pinjaman yang diberikan dan kecukupan cash flow untuk memenuhi kewajiban tersebut. Dikarenakan hal tersebut, maka dana akan mengalir cenderung pada golongan kaya yang umumnya mampu memenuhi syarat jaminan tersebut. Namun, golongan kaya umumnya memanfaatkan dana tersebut tidak hanya untuk investasi yang produktif, tetapi juga untuk conspicuous consumption (konsumsi barang lux, barang yang hanya untuk simbol status dan pengeluaran yang tidak bermanfaat) dan spekulasi. Hal ini mengakibatkan cepatnya ekspansi money demand untuk keperluan yang non-produktif dan pengeluaran-pengeluaran yang tidak bermanfaat, yang pada gilirannya memperkecil ketersediaan dana untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan pembangunan. Keadaan ini akan membuat golongan miskin semakin sulit memenuhi kebutuhan pokok karena sulitnya golongan ini memenuhi syarat tersebut di atas dan terlebih lagi dengan semakin berkurangnya dana untuk kebutuhan pokok tersebut. Penyaluran pinjaman yang sedemikian rupa mengakibatkan semakin tidak meratanya distribusi pendapatan dan kekayaan.1 Selanjutnya, dari sisi pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pola conspicuous consumption ini akan menyebabkan masyarakat mengurangi tingkat tabungannya, sehingga akan meningkatkan suku bunga, menurunkan kwalitas maupun kuantitas investasi, yang pada akhirnya akan menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja.&lt;br /&gt;Selain itu, manajemen moneter berbasis bunga juga akan mengakibatkan tingginya ketidakpastian pada pasar keuangan dan selanjutnya akan berpengaruh terhadap pencapain stabilitas dalam perekonomian. Sebagaimana dinyatakan oleh Milton Friedman dan L.A. Iacocoa. Milton Friedman mengatakan bahwa faktor penyebab perekonomian AS begitu sukar diperkirakan adalah karena perilaku suku bunga yang sama-sama tidak bisa diperkirakan. Mr. Iacocoa, pemimpin perusahaan Chrysler Corporation, mengamati bahwa suku bunga telah menjadi sedemikian mudah berubah sehingga tak seorang pun dapat melakukan perencanaan untuk masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya tingkat perubahan pada suku bunga menginjeksikan ketidakpastian yang besar dalam pasar investasi sehingga mendorong borrower dan lender mengalihkan tujuan pasar mereka, dari tujuan pasar utang jangka panjang kepada pasar utang jangka pendek yang berbau spekulasi, sehingga secara fundamental mengubah keputusan-keputusan investasi para pelaku bisnis. Di mana pelaku bisnis lebih senang mengambil keuntungan pada pasar-pasar komoditi, saham, valuta asing, dan keuangan. Kondisi seperti ini akan membuat pasar-pasar tersebut semakin aktif dan memanas yang merupakan salah satu penyebab ketidakstabilan ekonomi dunia saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan survey yang dilaksanakan oleh Bank for International Settlement (BIS), total turnover perdagangan valuta asing mencapai $1, 230 miliar per hari kerja pada bulan April 1995, yang berbeda jauh dibandingkan pada bulan April 1989 yang masih $620 miliar per hari kerja. Allais (1993) juga menemukan bahwa speculative cash flow dari negara-negara G-7 adalah 34 kali dibandingkan flows untuk transaksi perdagangan barang maupun jasa. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa manajemen moneter berbasis bunga mengakibatkan ketidakstabilan bagi perekonomian secara keseluruhan karena efeknya yang positif terhadap peningkatan kegiatan-kegiatan yang non-produktif dan spekulatif.2 Sebagaimana dinyatakan oleh Maurice Allais (1993) yang merupakan pemenang nobel pada tahun 1988 berpendapat sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be it speculation on currencies or speculation on stocks and shares, the world has become one big casino with gaming labels distributed along every latitude and longitude. The game and the bids, in which millions of players take part, never cease. The American quotations are followed by those from Tokyo and Hongkong, from London, Frankfurt and Paris. Everywhere speculation is supported by credit since one can buy without paying and selling without owning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku bunga, baik yang tinggi maupun yang rendah, implikasinya buruk terhadap kesehatan perekonomian. Suku bunga yang tinggi akan merugikan pengusaha dan dalam perekonomian kapitalis suku bunga merupakan penghambat utama investasi dan formasi modal. Akibat dari tingkat bunga yang tinggi tersebut antara lain menurunkan tingkat produktivitas, kesempatan kerja, dan laju pertumbuhan ekonomi. Tingkat suku bunga yang rendah juga sama jeleknya. Kalau tingkat suku bunga yang tinggi akan merugikan pengusaha, maka tingkat suku bunga yang rendah akan merugikan penabung terutama penabung kecil yang menginvestasikan dana pada instrumen berbasis bunga. Tingkat bunga yang rendah akan merangsang pinjaman untuk tujuan-tujuan konsumsi, baik sektor publik maupun swasta. Karena itu, akan meningkatkan tekanan inflasioner. Selain itu, tingkat bunga yang rendah akan mendorong investasi-investasi yang tidak produktif dan meningkatkan spekulasi pada bursa dan pasar komoditas. Suku bunga yang rendah juga akan mendorong kegiatan investasi yang terlalu menghemat tenaga kerja sehingga akan menimbulkan pengangguran. Karena itu, dengan menimbulkan distorsi pada harga modal, tingkat bunga yang rendah telah merangsang konsumsi yang bersifat inflasioner, mengurangi rasio tabungan kotor, menurunkan kualitas investasi, dan menciptakan kelangkaan modal. Ekuilibrium yang diidam-idamkan di mana suku bunga tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah, hanyalah impian para teoretikus. Karena itu, menurut Umer Chapra, obat terbaik bukanlah sekadar mereduksi suku bunga saja karena hal ini tidak akan menghilangkan ketidakpastian masa depan, mengingat adanya defisit anggaran yang tinggi di beberapa negara industri utama&lt;br /&gt;Dalam sebuah perekonomian Islam yang bebas bunga, kegiatan-kegiatan ekonomi yang bersifat non-produktif seperti spekulasi kurang begitu berarti karena diharamkannya penggunaan instrumen bunga dalam aktivitas perekonomian. Sehingga dalam ekonomi Islam, permintaan akan dana untuk investasi merupakan bagian dari permintaan transaksi total dan akan bergantung pada kondisi perekonomian dan laju keuntungan yang diharapkan yang tidak ditentukan di depan. Mengingat harapan terhadap keuntungan tidak mengalami fluktuasi harian atau mingguan seperti suku bunga, maka permintaan agregat kebutuhan transaksi cenderung relatif lebih stabil. Sehingga kecepatan peredaran uang dapat diperkirakan perilakunya secara lebih baik. &lt;br /&gt;Karena itu, variabel yang dipakai dalam suatu kebijakan moneter dalam sebuah perekonomian Islam adalah cadangan uang (stock of money) daripada suku bunga. Tujuan dari kebijakan moneter Islam adalah menjamin bahwa ekspansi moneter ridak bersifat “kurang atau berlebihan”, tetapi cukup untuk sepenuhnya mengeksploitasi kapasitas perekonomian agar dapat mensuplai barang dan jasa bagi kesejahteraan yang berbasis luas. Laju pertumbuhan yang dituju harus bersifat berkesinambungan, realistis, serta mencakup jangka menengah dan panjang, dan tidak kurang realistis dan sukar diperkirakan.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak adanya suku bunga, uang beredar dapat diatur oleh bank sentral menurut kebutuhan sektor riil perekonomian dan sasaran-sasaran masyarakat muslim. Pertumbuhan dalam M dapat diatur untuk merealisasikan sasaran kesejahteraan berbasis luas dengan suatu laju pertumbuhan yang optimal, tetapi realistis dalam konteks stabilitas harga. Target dalam M ini akan dapat dicapai dengan menghasilkan pertumbuhan yang diinginkan dalam high-powered money melalui suatu kombinasi defisit fiskal dan pinjaman mudharabah oleh bank sentral kepada lembaga-lembaga finansial.&lt;br /&gt;Jadi, dengan dihapuskannya instrumen bunga dalam manajemen moneter akan mengurangi salah satu sumber utama ketidakpastian dalam perekonomian. Karena bunga adalah akar dari ketidakpastian dan ketidakpastian adalah sumber utama inefisiensi ekonomi dan terutama akan menyulitkan dalam melakukan forecasting.&lt;br /&gt;Secara sederhana, keuntungan dari manajemen moneter bebas bunga antara lain:&lt;br /&gt;a. Manajemen moneter bebas bunga akan membantu pertumbuhan yang lebih sehat dalam uang beredar.&lt;br /&gt;b. Manajemen moneter bebas bunga akan meminimalkan permintaan uang untuk keperluan yang tidak esensial dan mubazir serta pembiayaan bagi proyek-proyek yang meragukan dan sia-sia.&lt;br /&gt;c. Manajemen moneter bebas bunga akan menimbulkan peningkatan dalam aliran pembiayaan bagi tujuan-tujuan produktif disamping distribusinya yang luas di kalangan sejumlah pelaku binis dan memperbaiki alokasi di antara berbagai sektor ekonomi.&lt;br /&gt;d. Instabilitas yang ditimbulkan oleh perubahan-perubahan dalam suku bunga dan fluktuasi dalam pengeluaran agregat, akan dapat dikurangi secara substansial.&lt;br /&gt;Dengan demikian, manajemen moneter bebas bunga akan menciptakan suatu tingkat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang akan menimbulkan suatu dimensi yang sehat dalam perekonomian dengan keterkaitan yang kuat antara sektor moneter dan riil.&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang di atas, maka penelitian superioritas sistem moneter bebas bunga layak untuk diteliti. Untuk itu penulis akan melakukan penelitian secara empiris di Indonesia dan Malaysia. Indonesia dan Malaysia menurut penulis mampu mewakili aktivitas perekonomian dari kedua sistem moneter, yaitu sistem moneter konvensional dan sistem moneter bebas bunga. Periode yang dipilih adalah tahun 1980-2000 dengan alasan ketersediaan data dan rentang waktu yang cukup panjang untuk meneliti efisiensi dalam sistem moneter bebas bunga. Sehingga judul yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Analisis Efisiensi Sistem Moneter Bebas Bunga:&lt;br /&gt;Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia Periode 1980-2000 dengan Menggunakan Pendekatan Kointegrasi dan Error - Correction Model”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5410416884031029610?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5410416884031029610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5410416884031029610' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5410416884031029610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5410416884031029610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/analisis-efisiensi-sistem-moneter-bebas.html' title='Analisis Efisiensi Sistem Moneter Bebas Bunga: Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia Periode 1980-2000 Menggunakan Pendekatan Kointegrasi (KE-19)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-8022437882892232461</id><published>2009-11-13T19:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:56:16.871-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><title type='text'>PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi pada Perusahaan (KE-18)</title><content type='html'>Laporan arus kas dan rasio profitabilitas merupakan bagian dari laporan keuangan yang dapat berpengaruh terhadap perilaku investor, dimana memperoleh return merupakan tujuan utama aktivitas perdagangan para investor di pasar modal. Dalam berinvestasi, investor menggunakan informasi dari laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dan untuk meminimalisasi resiko investasinya, karena dalam laporan keuangan dapat diperoleh informasi mengenai posisi keuangan perusahaan, aliran kas, dan informasi lainnya yang terkait dengan faktor yang mempengaruhi return saham. Variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap tingkat return, antara lain: arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan ROI (Return On Invesment). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis varibel-variabel yang berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan menggunakan periode tahun penelitian terbaru yaitu dari tahun 2003 sampai 2005, yaitu sebanyak 145 perusahaan manufaktur. Penentuan sampel dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data keuangan yang ada di Indonesian Capital Market Directory (ICMD) 2006 untuk tiga tahun secara berurutan dengan mendapatkan 59 perusahaan manufaktur sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk meguji hipotesis pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, dimana uji hipotesis secara parsial dengan menggunakan uji t dan uji hipotesis secara simultan dengan menggunakan uji F.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Sedangkan ROI (Return On Invesment) berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan ROI (Return On Invesment) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham. Koefisien determinasi yang didapat, adalah sebesar 4 persen return saham dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sebanyak 96 persen dijelaskan oleh faktor lain diluar model penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-8022437882892232461?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/8022437882892232461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=8022437882892232461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8022437882892232461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8022437882892232461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-arus-kas-operasi-arus-kas.html' title='PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi pada Perusahaan (KE-18)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-3791943491106425952</id><published>2009-11-13T19:53:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T19:53:55.965-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT. COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR  (AK-27)</title><content type='html'>Persediaan merupakan barang-barang yang dimiliki perusahaan untuk dijual kembali atau diproses lebih lanjut menjadi barang untuk dijual. Perusahaan dagang maupun perusahaan industri pada umumnya mempunyai persediaan yang jumlah, jenis serta masalahnya tidaklah selalu sama antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Pada umumnya dapatlah dikatakan bahwa hampir pada semua perusahaan, persediaan merupakan harta milik perusahaan yang cukup besar atau bahkan terbesar jika dibandingkan dengan harta lancar lainnya. dan persediaan juga merupakan elemen yang paling banyak menggunakan sumber keuangan perusahaan yang perlu disediakan agar perusahaan dapat beroperasi secara layak sebagaimana mestinya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pentingnya peranan persediaan dalam operasi perusahaan sehingga perlu diadakan metode penilaian persediaan yang tepat untuk memperoleh hasil usaha yang sesuai dengan periode pembukuannya. Selain itu manajemen perusahaan juga perlu mempunyai sistem pengendalian intern yang baik yang dapat menjalin keamanan persediaan milik perusahaan itu sendiri. Dengan adanya pengendalian intern maka akan segera diketahui pada ketidakberesan dalam perusahaan. Disamping itu, persediaan juga mempunyai aspek ganda yaitu disajikan dalam bentuk neraca atau merupakan persediaan neraca sebagai aktiva perusahaan juga disajikan dalam perhitungan rugi laba sebagai elemen harga pokok. Oleh karena itu kesalahan dalam menentukan nilai persediaan, bukan saja akan mengakibatkan kesalahan dalam pos neraca, akan tetapi juga dalam pos rugi laba perusahaan baik untuk periode sekarang maupun untuk periode selanjutnya. Dan pada akhirnya, pembaca laporan keuangan tersebut akan keliru atau salah dalam menafsirkan keadaan posisi keuangan perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya pada PT. Vedem Putra Sakti dimana fungsi persediaan sangat mempengaruhi terhadap operasi-operasinya. Kegagalan atas pencatatan persediaan akan berakibat kerugian pula terhadap perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian-uraian diatas, telah mendorong penulis untuk memilih masalah pengendalian intern sebagai obyek penulisan skripsi, khususnya pada PT. Vedem Putra Sakti dengan judul “PEMERIKSAAN PENGENDALIAN INTERN PERSEDIAAN PADA PT. VEDEM PUTRA SAKTI”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-3791943491106425952?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/3791943491106425952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=3791943491106425952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3791943491106425952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3791943491106425952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/tinjauan-penerapan-akuntansi.html' title='TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT. COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR  (AK-27)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-862285050171829257</id><published>2009-11-13T19:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:49:49.636-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa  (175)</title><content type='html'>Pemenuhan kebutuhan dana untuk membiayai aktivitas operasional perusahaan dapat ditempuh dengan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjual saham ke masyarakat umum melalui pasar modal.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping pasar modal merupakan sarana untuk menyerahkan dana masyarakat di luar perbankan, pasar  modal juga merupakan sumber dana yang sangat potensial bagi perusahaan yang membutuhkan dana jangka panjang, sedangkan bagi masyarakat, pasar modal dapat dijadikan sebagai alternatif untuk berinvestasi, karena pasar modal merupakan mediator yang mempertemukan antara masyarakat yang mempunyai kelebihan dana untuk selanjutnya bertindak sebagai investor, dengan pihak yang membutuhkan dana yakni perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana ke public sebelum status perusahaan tersebut berubah menjadi  perusahaan public (go public).&lt;br /&gt;IPO merupakan suatu cara bagi perusahaan yang sedang berkembang untuk mendapatkan tambahan dana dalam rangka pembiayaan ataupun pengembangan usaha seperti pelunasan hutang, perluasan usaha, maupun untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Agar dana yang didapatkan dari IPO sesuai dengan yang diharapkan, maka saham-saham yang ditawarkan pada saat IPO harus diserap secara maksimal oleh investor. Investor akan merespon dengan baik jika perusahaan menunjukkan prospek yang baik di masa datang. Hal ini ditunjukkan dari informasi yang diperoleh dari perusahaan, baik informasi akuntansi maupun non akuntansi yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan. Informasi merupakan suatu fakta, data, pengamatan, dan persepsi yang menambah pengetahuan. Informasi diperlukan investor untuk mengurangi ketidakpastian dalam pembuatan keputusan investasi. Para pemilik modal memerlukan informasi yang potensial yang dapat memberikan kontribusi langsung di dalam menentukan berbagai alternative tindakan yang bisa dijadikan pertimbangan di dalam perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Apabila kinerja perusahaan terlihat baik yang tercermin dari informasi akuntansi dan non akuntansi yang dipublikasikan pada saat IPO, maka investor akan merespon dengan membeli saham-saham yang ditawarkan.&lt;br /&gt;Pada saat perusahaan melakukan IPO yang dilaksanakan di pasar primer (primary market), tidak ada harga pasar saham sampai dimulainya penjualan di pasar sekunder. Pada saat tersebut umumnya investor memiliki informasi terbatas seperti yang diungkapkan dalam prospectus. Dengan demikian investor yang ingin menanamkan modalnya hanya memiliki informasi tentang perusahaan sebatas yang diinformasikan pada prospectus tersebut. Prospektus merupakan suatu laporan yang disyaratkan Bapepam kepada perusahaan yang ingin listing di pasar modal, yang berisikan gambaran umum perusahaan yang memuat keterangan secara lengkap dan jujur keadaan perusahaan dan prospeknya di masa mendatang serta memuat informasi-informasi yang diperlukan sehubungan dengan penawaran umum.&lt;br /&gt;Dalam proses penawaran perdana, emiten membutuhkan keterlibatan penjamin emisi sebagai perantara dalam penjualan saham dengan investor. Harga saham pada penawaran perdana ditentukan berdasarkan kesepakatan antara perusahaan emiten dengan penjamin emisi, sedangkan harga di pasar sekunder ditentukan oleh mekanisme pasar atau permintaan dan penawaran. Permasalahan penting yang dihadapi emiten pada saat melakukan penawaran saham perdana adalah penutupan besarnya harga saham perdana. Sedangkan sebagai pihak yang membutuhkan dana, emiten menginginkan harga yang tinggi. Di sisi lain, harga yang tinggi akan mempengaruhi respon calon investor untuk membeli saham yang ditawarkan. Sebaliknya, penjamin emisi berusaha untuk meminimalkan resiko yang ditanggungnya. Tipe penjaminan yang berlaku di Indonesia adalah full commitment, dimana pihak penjamin emisi akan membeli saham yang tidak habis terjual saat penawaran perdana. Keadaan ini membuat penjamin emisi berupaya untuk meminimalkan resiko dengan melakukan negosiasi dengan emiten agar harga saham-saham tersebut tidak terlalu tinggi, bahkan cenderung underprice.  Harga saham pada penawaran perdana yang relatif rendah, disebabkan adanya asimetri informasi di pasar perdana (Trisnawati, 1998). Informasi asimetri ini dapat terjadi antara perusahaan emiten dengan perusahaan penjamin (Baron, 1982), atau antara investor informed dengan uninformed (Rock, 1986). Alasan inilah yang menyebabkan pada penerbitan saham perdana atau IPO sering dijumpai fenomena underpricing (Ernyan dan Suad Husnan, 2002). Underpricing adalah suatu keadaan dimana harga saham pada saat penawaran perdana lebih rendah dibandingkan ketika diperdagangkan dipasar sekunder. Underpricing bisa juga diartikan sebagai selisih positif antara harga saham dipasar sekunder dengan harga saham di pasar perdana pada saat IPO. Selisih harga inilah yang kita kenal dengan istilah initial return atau return positif bagi investor.&lt;br /&gt;Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang digunakan oleh investor/calon investor, dan underwriter untuk menilai perusahaan yang akan melakukan IPO. Agar laporan keuangan lebih dapat dipercaya, maka laporan keuangan harus diaudit. Salah satu persyaratan dalam proses IPO adalah laporan keuangannya telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 859/KMK.01/1987. Laporan keuangan yang telah diaudit akan memberikan tingkat kepercayaan yang lebih besar kepada pemakainya. Adanya laporan keuangan yang dapat dipercaya pemakai tersebut, akan mengurangi terjadinya asimetri informasi. &lt;br /&gt;Auditor yang berkualitas akan menerima premium harga terhadap kualitas pengauditannya yang lebih baik (Titman dan Trueman, 1986; Beatty, 1989). Auditor yang berkualitas akan dihargai di pasaran dalam bentuk peningkatan permintaan jasa audit. Hasil pengujian auditor ini sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk pengambilan keputusan. Auditor yang mempunyai banyak klien berarti auditor tersebut mendapat kepercayaan yang lebih dari klien untuk membawa nilai perusahaan klien ke pasar modal (Kartini dan Payamta, 2002).  Firth dan Liau-Tan (1998) mengungkapkan bahwa perusahaan yang melakukan IPO yang memiliki risiko khusus yang lebih tinggi, memilik insentip untuk memilih auditor yang dipersepsikan memiliki kualitas yang tinggi. Auditor yang berkualitas akan dihargai di pasaran dalam bentuk peningkatan permintaan jasa audit. Perusahaan yang akan melakukan IPO akan memilih auditor yang memiliki reputasi baik. Investment banker yang memiliki reputasi tinggi akan menggunakan auditor yang mempunyai reputasi pula. Investment banker dan auditor yang memiliki reputasi, keduanya akan mengurangi underprincing (Balver, et.al., 1988).&lt;br /&gt;Beatty (1989) mengemukakan terdapat hubungan negatif antara reputasi auditor dengan initial return. Dikemukakan pula bahwa faktor-faktor yang disebutkan sebagai ex-ante uncertainty yang merupakan variabel control, yaitu reputasi penjamin emisi, prosentase penawaran saham, umur perusahaan, tipe penjamin emisi dan indikator perusahaan minyak dan gas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap initial return. Carter dan Manaster (1990) mengemukakan bahwa reputasi penjamin emisi, prosentase penawaran saham, log offer-size, dan umur perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap initial return. Penelitian serupa di Indonesia dilakukan oleh Trisnawati (1999) dengan mengambil sampel di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk pengamatan tahun 1994 dan 1995. Dari hasil penelitiannya ia tidak berhasil menemukan hubungan antara kualitas auditor dengan initial return. Akan tetapi, hasil penelitian tersebut mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara umur perusahaan dengan initial return.&lt;br /&gt;Penelitian ini, menguji pengaruh informasi akuntansi dan non akuntansi terhadap initial return, sebagai proksi dari keputusan investasi pada perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dikhususkan pada saham-saham perusahaan yang mengalami underpricing di hari pertama perdagangan di pasar sekunder. Fenomena underpricing ini tidak menguntungkan bagi perusahaan yang melakukan IPO, karena dana yang diperoleh dari IPO tidak maksimum. Para pemilik perusahaan menginginkan agar dapat meminimalisasi underpricing, karena terjadinya underpricing  dapat menyebabkan transfer kemakmuran (Wealth) dari pemilik kepada investor (Beatty, 1989 dalam Triani dan Nikmah, 2006). Sedangkan investor menanamkan dananya di pasar perdana bertujuan untuk memperoleh initial return yang diperoleh dari selisih lebih antara harga di pasar sekunder dengan harga perdananya. Adanya initial return ini mengindikasikan bahwa terjadi underpricing saham di pasar perdana ketika masuk ke pasar sekunder. &lt;br /&gt;Berdasarkan pemaparan latar belakang tersebut di atas maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: &lt;br /&gt;1) Bagaimana pengaruh informasi akuntansi yang terdiri dari ukuran perusahaan, earning per share, solvability ratio, tingkat leverage dan profitabilitas perusahaan terhadap initial return?&lt;br /&gt;2) Bagaimana pengaruh informasi non akuntansi yang terdiri dari persentase pemegang saham lama, reputasi auditor, reputasi underwriter dan umur perusahaan terhadap initial return?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-862285050171829257?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/862285050171829257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=862285050171829257' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/862285050171829257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/862285050171829257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-informasi-akuntansi-dan-non.html' title='Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa  (175)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1935726662587670115</id><published>2009-11-13T19:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:48:15.741-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem Dual Banking Di Indonesia Periode 1997.1-2003.1  (174)</title><content type='html'>Diantara kebijakan ekonomi yang paling penting di setiap negara adalah kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Kebijakan fiskal meliputi anggaran negara, pajak dan neraca pembayaran yang biasanya ditangani oleh kementrian keuangan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kebijakan moneter menjadi tanggung jawab bank sentral atau otoritas moneter dan bertujuan untuk memelihara stabilitas harga-harga, stabilitas nilai tukar mata uang negara tersebut serta mengembangkan dan mengendalikan lembaga-lembaga keuangan yang ada di suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam rangka mewujudkan sistem lembaga keuangan atau perbankan yang sehat, bank sentral atau otoritas moneter menggunakan suatu perangkat kebijakan moneter seperti pengendalian tingkat bunga, pembatasan ekspansi kredit, penentuan rasio likuiditas atau cadangan minimum (reserve requirement), penentuan bunga rediskonto, operasi pasar terbuka, currency swap dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berkembangnya lembaga-lembaga keuangan islami dalam tiga dasa warsa terakhir, maka bank sentral atau otoritas moneter di berbagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim harus pula memantau dan mengendalikan perkembangan lembaga-lembaga keuangan baru ini. Untuk melaksanakan fungsi pemantauan dan pengendalian itu maka otoritas moneter juga harus membangun seperangkat kebijakan dan instrumen moneter yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut oleh lembaga-lembaga keuangan dan perbankan islami. Sebagian negara muslim melakukan konversi mekanisme moneter dan perbankan yang ada ke dalam sistem islami, seperti Iran dan Pakistan, dan sebagian negara muslim lainnya, seperti Indonesia, mengakomodasian perkembangan tersebut melalui “dual banking system”, dimana perbankan islami dapat beroperasi berdampingan dengan perbankan konvensional .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi dan moneter yang terjadi di Indonesia pada kurun waktu 1997-1998 merupakan suatu pukulan yang sangat berat bagi sistem perekonomian Indonesia. Dalam periode tersebut, banyak lembaga-lembaga keuangan,termasuk perbankan, mengalami kesulitan keuangan. Tingginya tingkat suku bunga telah mengakibatkan tingginya biaya modal bagi sektor usaha yang pada akhirnya mengakibatkan merosotnya kemampuan usaha sektor produksi. Sebagai akibatnya kualitas aset perbankan turun secara drastis sementara sistem perbankan diwajibkan untuk terus memberikan imbalan kepada depositor sesuai dengan tingkat suku bunga pasar. Rendahnya kemampuan daya saing usaha pada sektor produksi telah pula menyebabkan berkurangnya peran sistem perbankan secara umum untuk menjalankan fungsinya sebagai intermediator kegiatan investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman historis tersebut telah memberikan harapan kepada masyarakat akan hadirnya sistem perbankan alternatif yang memenuhi selain memenuhi harapan masyarakat dalam aspek syariah juga dapat memberikan manfaat yang luas dalam kegiatan perekonomian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dikeluarkannya UU No.10 Tahun 1998 yang pada intinya memberikan kewenangan dan pengawasan perbankan ke Bank Indonesia dan sekaligus diperkenalkan landasan hukum bank syariah. Selanjutnya dengan diberlakukannya UU No.23 Tahun 1999 Bank Indonesia dapat menerapkan kebijakan moneter berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Setelah diberlakukannya UU tersebut perbankan nasional mulai menerapkan sistem perbankan berganda atau dual banking system yang menuntut pengawasan yang lebih baik untuk menghindari  terjadinya krisis perbankan ke dua. Dual banking system yaitu adanya sistem perbankan konvensional dan syariah yang berlangsung dalam suatu negara dalam penerapannya harus berlandaskan pada karakteristik dari masing-masing sistem.&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan negara-negara lain seperti kawasan Timur Tengah dan Malaysia, perbankan syariah di Indonesia masih dalam tahap pengembangan awal. Keberadaan bank syariah dalam sistem perbankan Indonesia, baru dikembangkan sejak tahun 1992, sejalan dengan diberlakukannya Undang-undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan serta pendirian PT Bank Muamalat Indonesia [BMI] yang diikuti oleh pendirian beberapa BPR syariah [BPRS]. Namun perkembangan bank syariah dalam tahun-tahun berikutnya berjalan sangat lambat dikaitkan dengan potensi pasar yang sangat besar bagi kegiatan usaha bank syariah mengingat jumlah penduduk muslim di Indonesia yang dominan.  Walaupun perkembangan perbankan syariah dalam kancah nasional masih kecil, tetapi telah menunjukkan perkembangan hampir dua kali lebih besar dibandingkan pertumbuhan pada periode sebelum diberlakukannya Undang-undang No.10 Tahun 1998. Peranan perbankan syariah dalam mobilisasi dana dan penyaluran pembiayaan walaupun masih kecil, namun mengalami peningkatan yaitu masing-masing dari 0.05% dan 0.08% pada tahun 1998 menjadi 0.07% dan 0.17% pada tahun 1999. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan peran perbankan syariah dalam penyaluran pembiayaan yang sedemikian rupa, disebabkan terutama adanya peningkatan volume penyaluran  pembiayaan dari Rp.445 milyar pada tahun 1998 menjadi Rp. 472 milyar pada tahun 1999 dan pada saat yang bersamaan penyaluran kredit oleh perbankan konvensional menurun dari Rp. 545 trilyun menjadi Rp. 227 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1935726662587670115?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1935726662587670115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1935726662587670115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1935726662587670115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1935726662587670115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/studi-empiris-tentang-instrumen-moneter.html' title='Studi Empiris Tentang Instrumen Moneter Pada Sistem Dual Banking Di Indonesia Periode 1997.1-2003.1  (174)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-3170694923560190747</id><published>2009-11-13T19:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:46:43.926-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia  (173)</title><content type='html'>Perkembangan dunia usaha dewasa ini, khususnya di Indonesia yang sedang mengalami masa kritis, terdapat persaingan yang sangat ketat yang tidak bisa dielakan lagi, persaingan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Dengan kondisi yang terjadi di Indonesia ini tidak jarang juga mengakibatkan kehancuran perusahaan karena kalah bersaing dengan perusahaan lain.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap perkembangan perusahaan yang sedemikian rumitnya melaksanakan proses produksi dengan tujuan menjaga kualitas barang sehingga barang hasil produksi akan mempengaruhi kualitas yang diharapkan konsumen, maka diperlukan suatu alat pengendalian yaitu pengendalian intern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat pengendalian tersebut adalah sistem pengendalian intern yang merupakan kegiatan dalam menjaga dan melindungi harta milik perusahaan dengan tujuan untuk menghindari pemborosan, penyelewengan yang dapat meningkatkan efesien kerja.&lt;br /&gt;Dalam sistem pengendalian kualitas sangat dipengaruhi sekali oleh bahan baku, jika kualitas bahan baku sangat tinggi, maka akan menghasilkan kualitas yang tinggi pula dari hasil produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas merupakan aset dari perusahaan yang bersifat abstrak, maka sistem pengendalian intern kualitas dapat diartikan sebagai suatu sistem yang menjaga kualitas suatu produk yang dapat memenuhi suatu persyaratan dari kualitas standar yang merupakan tujuan perusahaan yang harus dicapai. &lt;br /&gt;Bahan baku adalah semua bahan yang merupakan bagian dari barang-barang yang dihasilkan untuk melangsungkan suatu proses produksi. Sehingga biaya bahan baku dapat ditekan sedemikian kecil untuk mengurangi kualitas yang jelek. Bahan baku yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan harus seefesien mungkin untuk itulah diperlukan adanya sistem pengendalian intern kualitas. Penekanan biaya bahan baku yang efesien untuk membantu pihak manajemen dalam menunjang kontinuitas proses produksinya.&lt;br /&gt;Biaya bahan baku sendiri merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku yang membentuk bagian menyeluruh produk jadi. Kualitas buruk bisa juga berawal dari bahan baku yang jelek, tenaga kerja yang kurang cakap dan lain-lain. Sehingga akan terjadinya ketidak efektifan dan inefesiensi biaya yang akan mengakibatkan pemborosan dan penyalahgunaan biaya bahan baku ,maka tidak akan tercapai tujuan dari perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diadakannya alat pengendalian kualitas ini untuk menjaga pemborosan bahan baku yang dilakukan pada PT Vonex Indonesia, karena kualitas yang jelek dan pemakaian bahan baku yang sembarangan akibatnya pengeluaran biaya bahan baku tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pengendalian intern kualitas, suatu perusahaan akan siap bersaing dengan perusahaan lain dan menjual hasil produknya di pasaran, sehingga tujuan perusahaan akan tercapai yaitu mendapatkan keuntungan yang besar dengan modal yang kecil.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas penulis akan mencoba meneliti bagaimana penerapan sistem pengendalian intern kualitas terhadap biaya bahan baku yang diterapkan pada PT Vonex Indonesia, untuk itu dilakukan penelitian guna mendapat informasi pada perusahaan. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam skripsi yang berjudul “Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku pada PT Vonex Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-3170694923560190747?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/3170694923560190747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=3170694923560190747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3170694923560190747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/3170694923560190747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-sistem-pengendalian-intern.html' title='Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Kualitas Terhadap Biaya Bahan Baku Pada PT Vonex Indonesia  (173)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-1001556742590632623</id><published>2009-11-13T19:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:45:09.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen SDM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>PENGARUH LABELISASI HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN DALAM KEMASAN PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PADJAJDARAN (172)</title><content type='html'>Komunitas Muslim di seluruh dunia telah membentuk segmen pasar yang potensial dikarenakan pola khusus mereka dalam mengkonsumsi suatu produk. Pola konsumsi ini diatur dalam ajaran Islam yang disebut dengan Syariat. Dalam ajaran Syariat, tidak diperkenankan bagi kaum muslim untuk mengkonsumsi produk-produk tertentu karena substansi yang dikandungnya atau proses yang menyertainya tidak sesuai dengan ajaran Syariat tersebut. Dengan adanya aturan yang tegas ini maka para pemasar memiliki sekaligus barrier dan kesempatan untuk mengincar pasar khusus kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran tegas Syariat Islam untuk menghindari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT dan melaksanakan apa saja yang diperintahkan membuat konsumen Muslim bukanlah konsumen yang permissive dalam pola konsumsinya. Mereka dibatasi oleh ke-Halalan dan ke-Haraman yang dimuat dalam nash Al Qur’an dan Al Hadist yang menjadi panduan utama bagi mereka.&lt;br /&gt;Populasi yang demikian besar dari kaum Muslimin membuat kaum Muslimin menjadi pasar yang demikian potensial untuk dimasuki. Untuk negara sekelas Amerika Serikat yang notabene jumlah kaum Muslimin disana adalah minoritas, namun diperkirakan ada sekitar empat sampai sembilan juta orang yang memeluk agama Islam (www.yahoo.com:2002) yang pola belanja dan konsumsi produk mereka sejalan dengan ajaran agama Islam atau ingin menyesuaikan pola konsumsinya dengan ajaran agamanya.&lt;br /&gt;Untuk indonesia sendiri, dengan populasi kaum Muslimin yang mencapai bilangan 90% dari jumlah total warga negara, maka dengan sendirinya pasar Indonesia merupakan pasar konsumen Muslim yang demikian besar. &lt;br /&gt;Pemahaman yang semakin baik tentang agama makin membuat konsumen Muslim menjadi semakin selektif dalam pemilihan produk yang dikonsumsi. Khusus di Indonesia, konsumen Muslim dilindungi oleh lembaga yang secara khusus bertugas untuk mengaudit produk-produk yang dikonsumsi oleh konsumen Muslim di Indonesia. Lembaga ini adalah Lembaga Pengawasan dan Peredaran Obat dan Makanan – Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI). Lembaga ini mengawasi produk yang beredar di masyarakat dengan cara memberikan sertifikat halal sehingga produk yang telah memiliki sertifikat halal tersebut dapat memberi label halal pada produknya. Artinya produk tersebut secara proses dan kandungannya telah lulus diperiksa dan terbebas dari unsur-unsur yang dilarang oleh ajaran agama Islam, atau produk tersebut telah menjadi kategori produk halal dan tidak mengandung unsur haram dan dapat dikonsumsi secara aman oleh konsumen Muslim.&lt;br /&gt;Produk-produk yang mendapat pertimbangan utama dalam proses pemilihannya berdasarkan ketentuan Syariat yang menjadi tolok ukur untuk konsumen Muslim adalah produk-produk makanan dan minuman. Ketidakinginan masyarakat Muslim untuk mengkonsumsi produk-produk haram akan meningkatkan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pemilihan produk (high involvement). Dengan begitu akan ada produk yang pilih untuk dikonsumsi dan produk yang disisihkan akibat adanya proses pemilihan tersebut. Proses pemilihannya sendiri akan menjadikan kehalalan sebagai parameter utamanya. Ketentuan ini membuat keterbatasan pada produk-produk makanan untuk memasuki pasar umat Muslim. Konsumen Muslim sendiri juga bukan tanpa kesulitan untuk memilah produk-produk yang mereka konsumsi menjadi produk dalam kategori halal dan haram. Tentunya untuk memeriksakan sendiri kondisi kehalalan suatu produk adalah kurang memungkinkan. Hal ini berkaitan dengan masalah teknis dalam memeriksa kehalalan suatu produk, seperti uji kimia, pengamatan proses serta pemeriksaan kandungan produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya LPPOM-MUI dapat membantu masyarakat memudahkan proses pemeriksaan kehalalan suatu produk. Dengan mendaftarkan produk untuk diaudit keabsahan halal-nya oleh LPPOM-MUI sehingga produknya bisa mencantukan label halal dan hal itu berarti produk tersebut telah halal untuk dikonsumsi ummat Muslim dan hilanglah barrier nilai yang membatasi produk dengan konsumen Muslim. Hal ini berarti peluang pasar yang sangat besar dapat terbuka.&lt;br /&gt;Dengan adanya label halal ini konsumen muslim dapat memastikan produk mana saja yang boleh mereka konsumsi, yaitu produk yang memiliki dan mencantumkan label halal pada kemasannya. Secara teori maka, untuk para pemeluk agama Islam yang taat,pilihan produk makanan yang mereka pilih adalah makanan halal yang diwakili dengan label halal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan pesatnya perkembangan media dewasa ini, arus informasi yang dapat diperoleh konsumen akan semakin banyak dan turut pula mempengaruhi pola konsumsi mereka. Labelisasi halal yang secara prinsip adalah label yang menginformasikan kepada pengguna produk yang berlabel tersebut, bahwa produknya benar-benar halal dan nutrisi-nutrisi yang dikandungnya tidak mengandung unsur-unsur yang diharamkan secara syariah sehingga produk tersebut boleh dikonsumsi. Dengan demikian produk-produk yang tidak mencantukam label halal pada kemasannya dianggap belum mendapat persetujuan lembaga berwenang (LPPOM-MUI) untuk diklasifikasikan kedalam daftar produk halal atau dianggap masih diragukan kehalalannya. Ketidakadaan label itu akan membuat konsumen Muslim berhati-hati dalam memutuskan untuk mengkonsumsi atau tidak produk-produk tanpa label halal tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Label halal yang ada pada kemasan produk yang beredar di Indonesia adalah sebuah logo yang tersusun dari huruf-huruf Arab yang membentuk kata halal dalam sebuah lingkaran. Peraturan pelabelan yang dikeluarkan Dirjen POM (Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan) Departemen Kesehatan Republik Indonesia, mewajibkan para produsen-produsen produk makanan untuk mencantumkan label tambahan yang memuat informasi tentang kandungan (ingredient) dari produk makanan tersebut. Dengan begitu konsumen dapat memperoleh sedikit informasi yang dapat membantu mereka untuk menentukan sendiri kehalalan suatu produk. Kondisi masyarakat Muslim yang menjadi konsumen dari produk-produk makanan yang beredar dipasar, namun mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya mereka konsumsi selama ini. Sebagai orang Islam yang memiliki aturan yang sangat jelas tentang halal dan haram, seharusnya konsumen Muslim terlindungi dari produk-produk yang tidak halal atau tidak jelas kehalalannya (syubhat). LPOM MUI memberikan sertifikasi halal pada produk-produk yang lolos audit sehingga produk tersebut dapat dipasang label halal pada kemasannya dengan demikian masyarakat dapat mengkonsumsi produk tersebut dengan aman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan yang berlaku pada saat ini adalah bahwa LPPOM-MUI memberikan sertifikat halal kepada produsen-produsen obat dan makanan yang secara sukarela mendaftarkan produknya untuk diaudit LPPOM-MUI. Dengan begitu produk yang beredar dikalangan konsumen Muslim bukanlah produk-produk yang secara keseluruhan memiliki label halal yang dicantumkan pada kemasannya. Artinya masih banyak produk-produk yang beredar dimasyarakat belum memiliki sertifikat halal yang diwakili dengan label halal yang ada pada kemasan produknya. Dengan demikian konsumen Muslim akan dihadapkan pada produk-produk halal yang diwakili dengan label halal yang ada kemasannya dan produk yang tidak memiliki label halal pada kemasannya sehingga diragukan kehalalan produk tersebut. Maka keputusan untuk membeli produk-produk yang berlabel halal atau tidak akan ada sepenuhnya di tangan konsumen sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FE Unpad yang juga sebagian besar mahasiswanya beragama Islam dapat menjadi perwakilan dari komunitas Muslim yang menjadi konsumen produk tersebut. Mahasiswa adalah komunitas kritis yang bila ditinjau dari sisi informasi yang mereka peroleh dan kemampuan mereka untuk mencerna informasi adalah komunitas yang bisa memilah-milah produk-produk yang mereka konsumsi berdasarkan informasi yang mereka peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar dapat memperoleh informasi yang lebih jelas serta disertai bukti ilmiah mengenai bagaimana pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk tertentu, perlu dilakukan suatu penelitian ilmiah. Untuk itu penulis akan melakukan penelitian dengan menjadikan mahasiswa FE Unpad bandung sebagai studied population. Penulis memberikan batasan bahwa produk makanan dalam kemasan yang dimaksud adalah produk-produk seperti coklat, susu, mie instan, snack, dan produk-produk makanan lainya yang diproduksi dengan mengunakan kemasan dan menyertakan label halal didalam kemasannya.&lt;br /&gt;Penulis memberikan judul pada penelitian ini adalah “Pengaruh Labelisasi Halal terhadap Keputusan Pembelian Produk Makanan dalam Kemasan Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-1001556742590632623?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/1001556742590632623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=1001556742590632623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1001556742590632623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/1001556742590632623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-labelisasi-halal-terhadap.html' title='PENGARUH LABELISASI HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN DALAM KEMASAN PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PADJAJDARAN (172)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-5634014031808434580</id><published>2009-11-13T19:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:43:44.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen SDM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>PENGARUH KUALITAS PRODUK simPATI EKSTRA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT.TELKOMSEL..(171)</title><content type='html'>Dasawarsa terakhir ini, pertelekomunikasian di Indonesia dimarakkan oleh hadirnya telepon genggam atau selular digital GSM (Global System for Mobile communications.) Sebelum GSM, di Indonesia telah ada 2 jenis telepon selular analog, yaitu AMPS (Advances Mobile Phone System) dan NMT (Nordic Mobile Telephone). Jenis telepon selular digital lainnya yang akan segera dioperasikan di Indonesia adalah DAMPS (Digital AMPS). Pada perkembangannya GSM tersebut mendominasi telekomunikasi selular di Indonesia telah dan mengalami beberapa kali pertukaran generasi. Dari generasi I sampai saat ini telah masuk ke generasi ke III.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan lain yang paling mengesankan dibidang telekomunikasi akhir-akhir ini selain telepon selular, ialah internet dan serat optik. Teknologi elektronika dan perangkat telekomunikasi yang berkembang berkesinambungan membuat perangkat komunikasi semakin kecil, semakin canggih dan semakin murah. Bila selama seratus tahun lebih, peranan telekomunikasi konvensional adalah untuk menciptakan - hubungan antara dua tempat - anytime; komunikasi wireless dan selular membuat hubungan menjadi anywhere karena hampir tidak ada tempat didunia yang tidak dapat dijangkau; dan internet mengisinya dengan anything karena seluruh informasi apapun dapat dikirimkan, baik informasi tersebut berupa data, suara, gambar maupun film bergerak. Dan yang lebih penting lagi saat ini semuanya sudah dapat dilakukan dengan harga yang terjangkau. Dengan penetrasi jaringan dibawah 30%, Indonesia memang masih menjadi pasar yang sangat potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telekomunikasi selama ini merupakan pelayanan yang dilakukan secara eksklusif oleh pemerintah melalui BUMN PT Telkom dan PT Indosat. Dikatakan eksklusif karena pada dasarnya kedua BUMN tersebut memegang monopoli dalam penyelenggaraan pembangunan sampai pengoperasian sarana telekomunikasi. Monopoli dalam bidang telekomunikasi hampir selalu dianggap sebagai monopoli secara alamiah. Monopoli tersebut selalu dilindungi oleh pemerintah dengan berbagai dalih dan peraturan untuk mencegah persaingan. Sejak awal tahun 1990an, swasta diijinkan untuk ikut menyelenggarakan pembangunan dan pengoperasian fasilitas telekomunikasi dengan bekerjasama - untuk dan atas nama - BUMN tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang Telekomunikasi UU no 36/99, mencabut monopoli Badan Penyelenggara Telekomunikasi sekaligus membuka peluang penyelenggara jaringan dan jasa telekomunikasi oleh swasta dan koperasi, mulai tahun 2000, dan swasta dijinkan untuk menyelenggarakan jaringan dan jasa telekomunikasi tanpa harus bekerja-sama dengan kedua BUMN tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Indonesia memiliki tak kurang dari 11 operator selular, yakni Telkomsel, Indosat, XL, Three dan lainnya. Persaingan antar operator pun cukup ketat, karena semua operator berusaha dalam meraih pasar dan meraup keuntungan dari para pelanggannya. Banyak yang layanan jasa ditawarkan oleh operator selular. Dari tarif hemat antar sesama pengguna, diskon pemakaian pada jam tertentu sampai bonus pulsa dan sms, namun pada saat ini pelanggan sudah mulai kritis dalam memilih produk yang akan digunakannya. Sesuai kebutuhan dan fasilitas yang ditawarkan, pelanggan akan memilih dari produk beberapa operator tersebut. Persaingan untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dengan mutu layanan yang lebih menarik akan diteliti disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-5634014031808434580?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/5634014031808434580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=5634014031808434580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5634014031808434580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/5634014031808434580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/11/pengaruh-kualitas-produk-simpati-ekstra.html' title='PENGARUH KUALITAS PRODUK simPATI EKSTRA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT.TELKOMSEL..(171)'/><author><name>Tesis-Skripsi-Makalah-Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08054037647794552578</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-Uk12JDqGI9w/TXlenC6r6-I/AAAAAAAAAAM/flBkYLNl29E/s220/sarjana.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-280467118573342263</id><published>2009-10-20T17:14:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T17:16:24.626-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen SDM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Strategik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX XXXXXX..(170)</title><content type='html'>Dalam menyambut era Globalisasi sekarang ini, sebuah perusahaan harus mampu untuk mengikuti perubahan yang terjadi baik di dalam maupun di luar perusahaan. Tentunya untuk mengikuti perubahan – perubahan yang terjadi tersebut sangatlah tidak mudah. Perusahaan yang cenderung berpikiran tradisional dan tidak mengharapkan adanya perubahan, tentunya akan menemui banyak kesulitan dalam menghadapi operasinya&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perusahaan tentunya memiliki strategi masing – masing dalam berbisnis. Permasalahannya adalah tepatkah strategi itu dipergunakan oleh perusahaan tersebut. Karena bila ternyata strategi yang diterapkan oleh perusahaan tersebut tidak sesuai dengan keadaannya, maka strategi tersebut akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan tersebut.&lt;br /&gt; Berbagai cara dapat dilakukan dalam rangka mencapai keberhasilan dan kesuksesan suatu perusahaan. Strategi yang diterapkan perusahaan untuk tiap – tiap bidang di dalamnya pun berbeda – beda, mulai dari bagian produksi, distribusi, penjualan, maupun promosinya. Target perusahaan yang akan dicapai oleh suatu perusahaan tentunya harus didukung dengan adanya suatu strategi yang tepat agar perusahaan dapat mengalami peningkatan kualitas usahanya. &lt;br /&gt; Strategi perusahaan dalam meningkatkan penjualannya dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan peningkatan promosi, yang tentunya akan mengakibatkan peningkatan biaya. Tentunya cara – cara seperti ini diharapkan dapat mempengaruhi tingkat penjualan secara signifikan.&lt;br /&gt; Agar lebih mengerti dengan jelas mengenai strategi – strategi berbisnis suatu perusahaan maka dengan ini penulis melakukan studi penelitian terhadap PT. XXXX XXXXX, suatu perusahaan yang begerak dalam bidang usaha penjualan sepatu dan sandal. Perusahaan ini terus menerus melakukan perluasan usahanya dengan mendirikan Boutique – Boutique baru, mengingat semakin ketatnya persaingan didalam industri sepatu. &lt;br /&gt;Strategi yang akan dibahas adalah tentang perkembangan daripada perusahaan itu sendiri dan keluaran yang dihasilkan. Hal ini tergantung tentunya pada faktor – faktor internal dan eksternal perusahaan. Faktor internal perusahaan adalah kekuatan dan kelemahan perusahaan, sedangkan faktor eksternal perusahaan adalah peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh perusahaan.&lt;br /&gt; Tiap – tiap perusahaan tentunya memiliki faktor internal dan eksternal yang berbeda, oleh karena itu tentunya strategi yang dipergunakan tentunya akan berbeda – beda pula, belum tentu strategi yang dipergunakan oleh suatu perusahaan dapat dipergunakan oleh perusahaan lain. Oleh karena itu sangatlah perlu bagi kita untuk mempelajari strategi bisnis dasar agar kita dapat mengetahui penerapan strategi yang tepat bagi suatu perusahaan.&lt;br /&gt; Dengan mempelajari kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan maka kita dapat memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kekuatan perusahaan, serta dengan mempelajari peluang dan ancaman maka kita dapat mengetahui peluang apa yang dapat dipergunakan perusahaan dalam meningkatkan labanya, serta dapat mengurangi ancaman dari luar perusahaan yang akan menganggu kinerja perusahaan.&lt;br /&gt; Penulisan skripsi ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan untuk mengenali, menganalisis, dan memahami implikasi dari penerapan suatu strategi bisnis tertentu. PT. XXXX XXXXX adalah perusahaan yang melakukan penjualan produk – produk sepatu dan sandal, penelitian yang dilakukan pada perusahaan ini akan menghasilkan data yang akan diolah sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi penulis, pembaca, dan juga bagi perusahaan itu sendiri. Adanya perubahan harga BBM, munculnya pesaing – pesaing usaha yang baru mengharuskan suatu perusahaan untuk bertindak antisipatif atau bila perlu menerapkan strategi perusahaan yang baru.&lt;br /&gt; Untuk menganalisa strategi yang diterapkan oleh PT. XXXX XXXXX dalam menjalankan bisnisnya, maka penulis mengambil topik ” Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX XXXXX.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-280467118573342263?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/280467118573342263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=280467118573342263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/280467118573342263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/280467118573342263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/10/analisis-strategi-bisnis-pada-pt-xxxx.html' title='Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX XXXXXX..(170)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-8760318914442880331</id><published>2009-10-19T16:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T17:02:03.626-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><title type='text'>PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi Perusahaan Manufaktur (KE-18)</title><content type='html'>PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2003-2005 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABSTRAKSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan arus kas dan rasio profitabilitas merupakan bagian dari laporan keuangan yang dapat berpengaruh terhadap perilaku investor, dimana memperoleh return merupakan tujuan utama aktivitas perdagangan para investor di pasar modal. Dalam berinvestasi, investor menggunakan informasi dari laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dan untuk meminimalisasi resiko investasinya, karena dalam laporan keuangan dapat diperoleh informasi mengenai posisi keuangan perusahaan, aliran kas, dan informasi lainnya yang terkait dengan faktor yang mempengaruhi return saham. Variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap tingkat return, antara lain: arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan ROI (Return On Invesment). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis varibel-variabel yang berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan menggunakan periode tahun penelitian terbaru yaitu dari tahun 2003 sampai 2005, yaitu sebanyak 145 perusahaan manufaktur. Penentuan sampel dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data keuangan yang ada di Indonesian Capital Market Directory (ICMD) 2006 untuk tiga tahun secara berurutan dengan mendapatkan 59 perusahaan manufaktur sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk meguji hipotesis pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, dimana uji hipotesis secara parsial dengan menggunakan uji t dan uji hipotesis secara simultan dengan menggunakan uji F.&lt;br /&gt;Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Sedangkan ROI (Return On Invesment) berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan ROI (Return On Invesment) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham. Koefisien determinasi yang didapat, adalah sebesar 4 persen return saham dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sebanyak 96 persen dijelaskan oleh faktor lain diluar model penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini pasar modal Indonesia berkembang sangat pesat, hal ini ditandai dengan melonjaknya jumlah saham yang ditransaksikan dan semakin tingginya volume perdagangan saham. Seiring dengan perkembangan yang pesat tersebut, kebutuhan akan informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal juga semakin meningkat.&lt;br /&gt;Dalam pasar modal yang efisien, harga-harga saham mencerminkan semua informasi yang relevan dan pasar akan bereaksi apabila terdapat informasi baru. Salah satu informasi tersebut adalah informasi akuntansi khususnya laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan ini merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dalam pengambilan keputusan investasi, karena dalam laporan keuangan tersebut dapat diperoleh informasi mengenai posisi keuangan perusahaan, aliran kas, dan informasi lainnya yang terkait dengan keputusan investasi. Bagi investor informasi dari laporan keuangan dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan apakah mereka akan membeli, menahan atau menjual surat berharga yang dimilikinya karena memperoleh return merupakan tujuan utama aktivitas perdagangan para investor di pasar modal.&lt;br /&gt;Ang (1997), menyatakan return adalah tingkat keuntungan yang dinikmati oleh investor atas tindakan investasi yang telah dilakukan. Return memungkinkan investor untuk membandingkan keuntungan aktual ataupun keuntungan- keuntungan yang diharapkan, yang disediakan oleh berbagai investasi pada tingkat pengembalian yang diinginkan. Dalam investasi saham, investor akan lebih memilih saham perusahaan yang memberikan tingkat keuntungan tertinggi. Di sisi lain, return pun memiliki peran yang sangat signifikan dalam menentukan nilai dari suatu investasi.&lt;br /&gt;Laporan arus kas merupakan salah satu laporan dari laporan keuangan yang dapat berpengaruh terhadap perilaku investor. Salah satu tujuan dari pelaporan keuangan menurut Statment of Financial Accounting Concept (SFAC) No. 1 adalah menyediakan informasi bagi investor dan kreditor maupun pemakai potensial lainnya dalam pengambilan keputusan investasi dan kredit, serta dalam penaksiran mengenai jumlah, waktu, dan ketidakpastian dari penerimaan arus kas netto prospektif. Disamping itu arus kas juga berguna untuk meneliti kecermatan dari taksiran arus kas masa depan yang telah dibuat sebelumnya dan dalam menentukan hubungan antara profitabilitas dan arus kas bersih serta dampak perubahan harga (IAI, 2004). Suatu perusahaan apabila arus kasnya baik maka akan dapat menarik perhatian invetor untuk berinvestasi. Sehingga dapat dikatakan, bahwa informasi arus kas merupakan informasi penting yang dibutuhkan investor untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas bagi investor, maupun untuk membayar kewajiban perusahaan yang jatuh tempo serta kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. &lt;br /&gt;Dalam International Accounting Standard Committee (IASC), menyatakan bahwa setiap perusahaan perlu untuk menyediakan laporan arus kas dalam penyertaan laporan keuangan. Dalam rangka meningkatkan pengungkapan laporan keuangan Financial Accounting Standard Board (FASB) tertuang dalam SFAC No. 95 tentang Statement of Cash Flow dan di Indonesia oleh IAI (1994) merekomendasikan bagi perusahaan untuk memasukkan laporan arus kas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. Keputusan Bapepam No. Kep. 80/PM/96, yang tertanggal 17 januari 1996, juga menyatakan tentang kewajiban emiten menyertakan laporan arus kas dalam laporan keuangan berkala kepada Bapepam. Hal tersebut secara rinci dapat ditemukan pada lampiran keputusan Bapepam No. 1 butir c, yang menyatakan bahwa emiten wajib menyertakan laporan keuangan termasuk juga laporan arus kas. &lt;br /&gt;Laporan laba rugi juga dapat memberikan informasi kepada investor mengenai kondisi suatu perusahaan. Laba rugi merupakan laporan yang mengukur keberhasilan operasi perusahaan selama periode tertentu. Dalam SFAC No. 4, selain untuk menilai kinerja manajemen, laba membantu untuk mengestimasi kemampuan laba yang representatif dalam jangka panjang, memprediksi laba dan menaksir risiko dalam investasi atau kredit. Laba sering kali digunakan sebagai ukuran kinerja, akan tetapi kinerja perusahaan tidak boleh diukur hanya dari laba yang diperoleh saja, karena laba belum mencerminkan aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. Selain itu pengukuran prestasi dengan laba bersih jarang digunakan karena mempunyai kelemahan-kelemahan (Bekoui, 1993), yaitu: 1) dalam banyak hal, laba bersih adalah persentase tetap dari laba sebelum pajak, sehingga tidak ada manfaatnya memasukkan unsur pajak penghasilan, 2) Keputusan yang mempunyai dampak pada pajak penghasilan dibuat oleh kantor pusat, dan 3) profitabilitas pusat laba tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh keputusan-keputusan tersebut pada butir (2) diatas. Oleh karena hal-hal tersebut maka ada ukuran kinerja yang lebih bermakna yang mengaitkan laba dengan aktiva yang digunakan yaitu dengan Return On Investment (ROI). &lt;br /&gt;Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti (2002), mengemukakan bahwa Return On Investment (ROI) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang menunjukkan seberapa banyak laba bersih yang bisa diperoleh dari seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan. Rasio ini mengukur efektivitas perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan aktiva yang dumilikinya. Rasio ini merupakan rasio terpenting diantara rasio rentabilitas/profitabilitas yang lainnya. ROI merupakan rasio keuangan yang dominan mempengaruhi return saham, karena ROI merupakan earning power keuangan perusahaan. Dan semakin besar ROI menunjukkan kinerja yang semakin baik, karena tingkat pengembalian semakin besar (Ang, 1997). Weston dan Copeland (1995) menyatakan bahwa kebanyakan perusahaan yang memiliki pusat investasi mengevaluasi unit-unit usahanya dengan dasar ROI. Hal ini dikarenakan ada tiga keuntungan dari ROI. Pertama, ROI mendorong manajer untuk memperhatikan pada hubungan antara penjualan, cost, dan investasi. Kedua, ROI mendorong manajer untuk menghemat cost atau fokus pada efisiensi biaya. Ketiga, ROI mencegah investasi yang dipandang berlebihan. Selain itu, data ROI dapat diketahui oleh pesaing dan dapat dijadikan dasar perbandingan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-8760318914442880331?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/8760318914442880331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=8760318914442880331' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8760318914442880331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/8760318914442880331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/10/pengaruh-arus-kas-operasi-arus-kas.html' title='PENGARUH ARUS KAS OPERASI ARUS KAS INVESTASI ARUS KAS PENDANAAN DAN ROI RETURN ON INVESMENT TERHADAP RETURN SAHAM Studi Perusahaan Manufaktur (KE-18)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-2230044322437753911</id><published>2009-10-19T09:22:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T09:23:38.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Keuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keuangan'/><title type='text'>Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum di Kabupaten Sleman (kurun waktu 1989 – 2004) (KE-17)</title><content type='html'>Pelaksanaan program pembangunan nasional selama ini tetap bertumpu pada Trilogi pembangunan, yaitu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Untuk itu Bank Indonesia sebagai otoritas moneter berperan aktif dalam mendukung terciptanya iklim berusaha yang kondusif terhadap peningkatan investasi, melalui pengendalian laju inflasi, nilai tukar rupiah yang realistis, kondisi neraca pembayaran yang mantap serta berupaya mempengaruhi perkembangan suku bunga dalam batas-batas yang wajar agar mendorong kegiatan investasi yang efisien.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu pembangunan sudah pasti diharapkan terjadinya pertumbuhan. Untuk mencapai sasaran tersebut, diperlukan sarana dan prasarana, terutama dukungan dana yang memadai. Disinilah perbankan mempunyai peran yang cukup penting karena sesuai dengan fungsinya perbankan Indonesia adalah penghimpun dan penyalur dana dalam masyarakat sedangkan tujuannya adalah untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.&lt;br /&gt;Dalam sistem perekonomian sekarang ini, perbankan memang bukan merupakan satu-satunya sumber permodalan utama bagi investasi nasional. Tetapi bagi Indonesia, perbankan merupakan sumber permodalan utama dan peranan itu masih relatif besar dan diandalkan dibandingkan dengan pasar modal dan sumber-sumber permodalan lainnya. Bagi bank umum, kredit merupakan sumber utama penghasilan, sekaligus sumber resiko operasi bisnis terbesar. Sebagian dana operasional bank diputarkan dalam kredit, maka kredit akan mempunyai suatu kedudukan yang istimewa. Dan dapat dianggap “Kredit” sebagai salah satu sumber dana yang penting dari setiap jenis kegiatan usaha dan dapat diibaratkan sebagai darah bagi makhluk hidup. ( Siswanto Sutojo, 1995, 15 )&lt;br /&gt;Pada dasarnya kredit hanya satu macam saja bila dilihat dari pengertian yang terkandung didalamnya. Akan tetapi untuk memperbedakannya kredit menurut faktor-faktor dan unsur-unsur yang ada dalam pengertian kredit, maka diadakanlah pembedaan-pembedaan kredit yang dapat kita bagi berdasarkan: jenis penggunaan, keperluan kredit, jangka waktu kredit, cara pemakaian, dan jaminan. Dalam hal ini kredit investasi yang sebagai bahasan, kredit ini termasuk kredit berdasarkan jenis penggunaan. Selain kredit investasi yang termasuk kredit menurut jenis penggunaan adalah kredit modal kerja dan kredit konsumsi. Kredit investasi diberikan oleh bank dengan tujuan membantu para investor untuk mendanai pembangunan proyek baru atau perluasan proyek yang sudah ada. Sedangkan kredit modal kerja diberikan oleh bank kepada debiturnya untuk memenuhi kebutuhan modal kerjanya. Sementara itu kredit konsumsi dipergunakan untuk membiayai operasi bisnis, debitur perorangan menarik kredit untuk membiyai kebutuhan barang dan jasa konsumtif. Berdasarkan penjelasan di atas, kredit investasi merupakan sebagian dari seluruh sumber dana pembangunan dan pengoperasian proyek, dengan kata lain kredit investasi adalah salah satu jenis kredit yang memegang peranan penting dalam perekonomian kita. Itulah salah satu alasan kenapa kredit investasi patut dijadikan proyek penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL 1.1&lt;br /&gt;Perkembangan Kredit Investasi Pada Bank Umum&lt;br /&gt;Propinsi DIY Tahun 1990-2004&lt;br /&gt;(juta rupiah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun Kredit investasi Perkembangan&lt;br /&gt;kredit investasi&lt;br /&gt;1990&lt;br /&gt;1991&lt;br /&gt;1992&lt;br /&gt;1993&lt;br /&gt;1994&lt;br /&gt;1995&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;1997&lt;br /&gt;1998&lt;br /&gt;1999&lt;br /&gt;2000&lt;br /&gt;2001&lt;br /&gt;2002&lt;br /&gt;2003&lt;br /&gt;2004 153.793&lt;br /&gt;169.636&lt;br /&gt;199.661&lt;br /&gt;231.107&lt;br /&gt;261.228&lt;br /&gt;235.820&lt;br /&gt;327.432&lt;br /&gt;460.442&lt;br /&gt;493.387&lt;br /&gt;220.576&lt;br /&gt;205.734&lt;br /&gt;324.750&lt;br /&gt;434.995&lt;br /&gt;656.046&lt;br /&gt;714.718 -&lt;br /&gt;15.843&lt;br /&gt;30.025&lt;br /&gt;31.446&lt;br /&gt;30.121&lt;br /&gt;-25.408&lt;br /&gt;91.612&lt;br /&gt;133.010&lt;br /&gt;32.945&lt;br /&gt;-272.811&lt;br /&gt;-14.842&lt;br /&gt;119.016&lt;br /&gt;110.245&lt;br /&gt;221.051&lt;br /&gt;58.672&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sumber : Bank Indonesia, Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pada tabel 1.1 dapat dilihat bahwa perkembangan kredit investasi pada bank umum di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari tahun 1990 sampai tahun 2004 terus mengalami peningkatan namun sempat mengalami penurunan pada tahun 1995, 1999 dan 2000. Perkembangan kredit investasi tertinggi terjadi pada tahun 2003 yaitu sebesar 221.051 juta rupiah, sebelumnya juga terjadi kenaikan yang cukup tinggi pada tahun 1997, yaitu sebesar 133.010 juta rupiah. Penurunan perkembangan kredit investasi pada bank umum di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang paling besar terjadi pada tahun 1999 yang mencapai sebesar 272.811 juta rupiah, akibat dari krisis moneter yang melanda perekonomian Indonesia.&lt;br /&gt; Perkembangan terhadap kredit investasi pada bank umum di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan perkembangan kredit investasi dari 5 kabupaten yang ada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kodya Yogyakarta. Sumbangan terbesar terhadap kredit investasi pada bank umum di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta disumbangkan oleh Kodya Yogyakarta yang kemudian diikuti oleh Kabupaten Sleman.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL 1.2&lt;br /&gt;Perkembangan Kredit Investasi Pada Bank Umum&lt;br /&gt;Di Kabupaten Sleman Tahun 1990-2004&lt;br /&gt;(juta rupiah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun Kredit investasi Perkembangan&lt;br /&gt;kredit investasi&lt;br /&gt;1990&lt;br /&gt;1991&lt;br /&gt;1992&lt;br /&gt;1993&lt;br /&gt;1994&lt;br /&gt;1995&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;1997&lt;br /&gt;1998&lt;br /&gt;1999&lt;br /&gt;2000&lt;br /&gt;2001&lt;br /&gt;2002&lt;br /&gt;2003&lt;br /&gt;2004 50.053&lt;br /&gt;79.270&lt;br /&gt;94.100&lt;br /&gt;65.749&lt;br /&gt;70.797&lt;br /&gt;71.382&lt;br /&gt;80.193&lt;br /&gt;127.597&lt;br /&gt;86.889&lt;br /&gt;29.363&lt;br /&gt;45.965&lt;br /&gt;150.540&lt;br /&gt;142.125&lt;br /&gt;176.708&lt;br /&gt;224.511 -&lt;br /&gt;29.217&lt;br /&gt;14.830&lt;br /&gt;-28.351&lt;br /&gt;5.048&lt;br /&gt;585&lt;br /&gt;8.811&lt;br /&gt;47.404&lt;br /&gt;-40.708&lt;br /&gt;-57.526&lt;br /&gt;16.602&lt;br /&gt;104.575&lt;br /&gt;-8.415&lt;br /&gt;34.583&lt;br /&gt;47.803&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sumber : Bank Indonesia, Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dilihat pada tabel 1.2 perkembangan kredit investasi pada bank umum di Kabupaten Sleman dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan namum sempat mengalami penurunan pada tahun 1993, 1998, 1999 dan 2004, akan tetapi penurunan cukup besar terjadi pada tahun 1998 sampai 1999 akibat pengaruh krisis moneter. Bagi bank umum bila sukses dalam kegiatan bisnis kredit ini maka akan berhasil pula operasi bisnis mereka. Sebaliknya, bila mereka terjerat dalam banyak kredit bermasalah dan atau macet (baik jumlah debitur maupun nilai pinjaman), mereka akan mengadapi kesulitan besar. Seperti yang telah kita ketahui bahwa tejadinya krisis moneter menyebabkan makin banyaknya kredit bermasalah yang pada akhirnya mengakibatkan kehancuran pada Perbankan Indonesia, oleh karena itu kepercayaan masyarakat pada perbankan drastis mengalami penurunan. Dengan adanya pemasalahan ini maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang permintaan kredit investasi dan fakor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Sleman dengan Judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum di Kabupaten Sleman (kurun waktu 1989 – 2004)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2  Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka dapatlah dirumuskan permasalahan yaitu : &lt;br /&gt;1. Apakah PDRB berpengaruh terhadap permintaan kredit investasi bank umum di Kabupaten Sleman.&lt;br /&gt;2. Apakah suku bunga kredit investasi berpengaruh terhadap permintaan kredit investasi bank umum di Kabupaten Sleman.&lt;br /&gt;3. Apakah laju inflasi berpengaruh terhadap permintaan kredit investasi bank umum di Kabupaten Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3  Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel PDRB, suku bunga kredit investasi, dan laju inflasi terhadap permintaan kredit investasi bank umum di Kabupaten Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4 Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;1. Memberikan gambaran bagaimana permintaan kredit khususnya kredit investasi pada ruang lingkup kabupaten.&lt;br /&gt;2. Sebagai bahan informasi bagi pembaca yang ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit investasi.&lt;br /&gt;3. Sebagi tambahan informasi untuk penelitian-penelitian lebih lanjut.&lt;br /&gt;4. Sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana ekonomi pada jurusan Ekonomi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-2230044322437753911?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/2230044322437753911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=2230044322437753911' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2230044322437753911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/2230044322437753911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/10/analisis-faktor-faktor-yang_19.html' title='Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Investasi Pada Bank Umum di Kabupaten Sleman (kurun waktu 1989 – 2004) (KE-17)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-9180591772122670676</id><published>2009-10-19T09:11:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T09:13:46.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen SDM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN  KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN  PADA PT SUMATERA PRIMA FIBREBOARD INDERALAYA OGAN ILIR  (MS-22)</title><content type='html'>Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), adalah mendapatkan orang-orang untuk mengisi organisasi. Biasanya yang menangani masalah ini dikoordinir oleh Departemen SDM dan melibatkan bagian-bagian lain yang terkait (pada organisasi yang besar). Pada organisasi yang kecil pemimpin dapat secara langsung melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain atau para ahli.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada keduanya ada satu langkah penting yang harus dilakukan sebelum melakukan penarikan tenaga kerja (recruitment), yaitu menentukan jenis atau kualitas pegawai yang diinginkan untuk mengisi jabatan tersebut dan rincian mengenai jumlah atau kuantitas yang nanti akan menempati jabatan tersebut. Dengan demikian fungsi atau kegiatan pertama dalam manajemen SDM adalah mendapatkan orang yang tepat, baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Setelah itu dilanjutkan pada penarikan tenaga kerja, seleksi penempatan, orientasi, promosi dan pemindahan atau mutasi.&lt;br /&gt;  Menurut (B Flippo, 1999, hal 31) metode yang paling sering digunakan dalam penentuan jenis atau kualitas tenaga kerja yang akan ditarik (recruitment) adalah analisis jabatan (job analysis). Job analysis terdiri dari dua  kata  job  dan  analysis. Job  biasa  diartikan  sebagai  jabatan,  pekerjaan, &lt;br /&gt; tugas, macam pekerjaan, dan kegiatan pekerjan. Analysis diterjemahkan memisah-misahkan atau menguraikan.&lt;br /&gt;  Beberapa astilah-istilah yang berkaitan dengan analysis jabatan : (Kogakusha, 2002, hal 23)&lt;br /&gt;• Unsur (element) adalah kesatuan pekerjaan yang paling kecil.&lt;br /&gt;• Tugas (task) adalah satu bagian atau satu komponen dari suatu jabatan.&lt;br /&gt;• Posisi (position) adalah tugas-tugas dan tanggung jawab-tanggung jawab dari seorang pegawai.&lt;br /&gt;• Jabatan (job) adalah sekelompok posisi yang hampir sama dalam suatu badan, lembaga atau perusahaan.&lt;br /&gt;• Okupasi (occupation) adalah jabatan-jabatan yang hampir sama yang terdapat dalam banyak perusahaan atau daerah.&lt;br /&gt;• Analysis jabatan (job analyasis) adalah suatu kegiatan yang mempelajari, mengumpulkan, dan mencatat informasi-informasi atau fakta-fakta yang berhubungan dengan masing-masing jabatan secara sitematis dan teratur.&lt;br /&gt;• Uraian jabatan (job description) adalah suatu keterangan singkat yang ditulis secara cemat mengenai kewajiban-kewajiban dan tanggung jawab-tanggung jawab dari suatu jabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Persyaratan jabatan (job specification) adalah suatu catatan mengenai syarat-syarat orang yang minimum yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu jabatan dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;• Penilaian jabatan (job evaluation) adalah kegiatan yang dilakukan guna membandingkan nilai dari suatu jabatan dengan nilai dari jabatan atau jabatan-jabatan lain.&lt;br /&gt;• Klasifikasi jabatan (job classification) adalah pengelompokkan jabatan-jabatan yang mempunyai nilai hampir sama.&lt;br /&gt;Dalam proses analisis jabatan dokumen-dokumen penting yang dihasilkan adalah uraian jabatan dan persyaratan jabatan. Uraian jabatan mengandung catatan-catatan yang berhubungan dengan standar pelaksanaan pekerjaan, khususnya bila analisis jabatan memakai penyelidikan waktu dan gerak. Dalam hal demikian, maka uraian jabatan berisi rincian gerak yang termasuk dalam pelaksanaan atau produksi, lamanya waktu yang diperlukan untuk tiap gerak tersebut, dan standar hasil pekerjaan untuk semua jabatan. Persyaratan jabatan lebih menitik beratkan pada syarat-syarat mengenai orang yang diperlukan untuk mengisi jabatan tesebut.&lt;br /&gt;Pendidikan dan pelatihan memberikan ikhtisar kewajiban-kewajiban dan tanggung jawab-tanggung jawab dari suatu jabatan, hubungannya dengan jabatan-jabatan lain, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, dan kondisi kerja didalam mana jabatan itu diselesaikan. Pendidikan dan pelatihan&lt;br /&gt; diadakan untuk memberikan pengertian tentang tugas-tugas yang terkandung dalam tiap jabatan, tetapi juga bagaimana melaksanakan tugas-tugas itu.&lt;br /&gt;Pendidikan dan pelatihan digunakan untuk :&lt;br /&gt;1. Mendapatkan kualitas dan kuantitas pegawai  yang tepat  yang  diperlukan&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;Mencapai tujuan organisasi.&lt;br /&gt;Persyaratan jabatan merupakan standar pegawai dengan mana pelamar jabatan dapat diukur. Isi persyaratan jabatan memberikan dasar untuk pembuatan prosedur seleksi.&lt;br /&gt;2. Pelatihan&lt;br /&gt;Uraian kewajiban-kewajiban dan alat-alat yang digunakan merupakan bantuan penting untuk mengembangkan isi program pelatihan.&lt;br /&gt;3. Pendidikan&lt;br /&gt;Uraian jabatan dan rincian syarat-syarat manusia dievaluasi berdasarkan nilainya dengan tujuan akhir menentukan nilai kompensasinya&lt;br /&gt;4. Penilaian pelaksanaan pekerjaan&lt;br /&gt;5. Daripada menilai pegawai berdasarkan sifat-sifatnya seperti dapat dipercaya dan prakarsa, sekarang ada suatu kecenderngan untuk menetukan sasaran jabatan dan menilai pekejaan yang dilakukan berdasarkan sasaran tersebut. Dalam jenis penilaian ini, uraian jabatan adalah berguna untuk merumuskan bidang-bidang di dalam mana sasaran jabatan ditentukan.&lt;br /&gt;6. Promosi dan Pemindahan&lt;br /&gt;Informasi jabatan membantu dalam merencanakan saluran-saluran promosi dan dalam mewujudkan garis-garis pemindahan.&lt;br /&gt;7. Organisasi&lt;br /&gt;Informasi jabatan yang diperoleh melalui analisis jabatan sering mengungkapkan hal-hal yang tidak baik dipandang dari sudut faktor-faktor yang mempengaruhi pola jabatan. Oleh karena itu proses analisis merupakan suatu jenis pemeriksaan organisasi.&lt;br /&gt;8. Perkenalan&lt;br /&gt;Bagi seorang peseta pelatihan yang baru, uraian jabatan paling berguna untuk tujuan perkenalan. Uraian jabatan membantu pengertian tentang jabatan dan organisasi.&lt;br /&gt;9. Penyuluhan&lt;br /&gt;Dengan sendirinya Informasi jabatan sangat banyak nilainya dalam penyuluhan jabatan. Penyuluhan demikian sebaiknya diadakan pada perguruan tinggi, karena banyak lulusan perguruan tinggi tersebut, tidak menyadari akan jenis-jenis jabatan yang ada. Penyuluhan juga diadakan apabila ada pegawai yang tampaknya tidak sesuai dengan posisinya sekarang.&lt;br /&gt;10. Hubungan ketenagakerjaan&lt;br /&gt;Uraian jabatan merupakan standar fungsi. Apabila pegawai berusaha menambah  atau   mengurangi  kewajiban -  kewajiban   yang   terdapat  di &lt;br /&gt;dalamnya, maka ini berarti bahwa ia tidak menaati standar. Sering timbul perdebatan dan dokumen tertulis tentang jabatan standar adalah berharga untuk memecahkan perdebatan demikian.&lt;br /&gt;11. Perencanan kembali jabatan&lt;br /&gt;Apabila majikan ingin menyesuaikan diri dengan suatu kelompok tertentu, misalnya dengan pegawai-pegawai cacat fisik, maka biasanya ia harus mengubah isi jabatan tertentu. Analisi jabatan memberikan informasi yang akan memudahkan perubahan jabatan-jabatan tersebut diisi oleh orang-orang yang mempunyai ciri-ciri khusus.&lt;br /&gt; Informasi analisis jabatan mempunyai peranan yang penting sekali dalam perencanaan sumber daya manusia. Para perencanaan-peencanaan sumber daya manusia menggunakan data analisis jabatan dalam membandingkan kecakapan dari para pegawai yang diperlukan dengan kecakapan yang sesungguhnya ada untuk mengisi suatu jabatan tertentu dalam organisasi sampai tingkat dimana kecakapan yang sesungguhnya sudah tidak sesuai lagi dengan kecakapan yang dibutuhkan. Sehingga organisasi bisa mengambil beberapa tindakan untuk mengurangi ketidak sesuaian tesebut.&lt;br /&gt; PT. Sumatera prima Fibreboard adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang produksi Medium Density Fibreboard (MDF) yang berlokasi di desa Tanjung Seteko KM.28 Inderalaya Ogan Ilir. Pada tahun 1999 terjadi reorganisasi yang melakukan banyak jabatan yang kosong. Dalam penempatan pegawai untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut tidak tesebut tidak didasari pada pendidikan dan pelatihan karyawan akan tetapi berdasarkan pengangkatan oleh pimpinan secara langsung yang tentunya lebih bersifat subyektif. Dari penelitian awal yang penulis lakukan, hal tersebut menyebabkan produktifitas sulit untuk ditingkatkan dan cenderung menurun.Hal  ini di sebabkan oleh ketidak sesuaian antara syarat-syarat jabatan dengan kualifikasi orang-orang yang menangani pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;Dampak buruk lainnya yang disebabkan oleh hal tersebut adalah :&lt;br /&gt;• Tingkat kemangkiran yang semakinmeningkat.&lt;br /&gt;• Turunnya motivasi dalam bekerja bagi sebagian karyawan yang memegang jabatan tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga proses produksi mengalami hambatan.&lt;br /&gt;Dengan   latar   belakang   permasalahan   seperti   diuraikan  diatas   maka&lt;br /&gt; Penulis  tertarik untuk mengadakan penelitian dalam bentuk skripsi dengan judul :&lt;br /&gt;HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KARYAWAN TERHADAP    PENINGKATAN     KINERJA    KARYAWAN      PADA PT. SUMATERA PRIMA FIBREBOARD BULAN APRIL 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. RUMUSAN MASALAH&lt;br /&gt;Terdapat beberapa permasalahan pada PT. Sumatera Prima Fibreboard antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Apakah ada hubungan pendidikan dan pelatihan karyawan secara simultan terhadap peningkatan kinerja karyawan PT. Sumatera Prima Fibreboard ?&lt;br /&gt;2. Apakah ada hubungan pendidikan karyawan secara parsial terhadap peningkatan kinerja karyawan PT. Sumatera fibreboard ?&lt;br /&gt;3. Apakah ada hubungan pelatihan karyawan  secara parsial terhadap peningkatan kinerja karyawan PT. Sumatera Prima Fibreboard ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. TUJUAN PENELITIAN&lt;br /&gt;1.3.1 Tujuan Umum&lt;br /&gt;Untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pelatihan karyawan secara simultan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Sumatera Prima Fibreboard Inderalaya Ogan ilir.&lt;br /&gt;1.3.2 Tujuan khusus&lt;br /&gt;1. Diketahuinya hubungan pendidikan karyawan secara parsial terhadap peningkatan kinerja karyawan.&lt;br /&gt;2. Diketahuinya hubungan pelatihan kayawan secara parsial terhadap peningkatan kinerja karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4. MANFAAT PENELITIAN&lt;br /&gt;Adapun manfaat penelitian ini sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Bagi Peneliti&lt;br /&gt; dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bidang pendidikan dan pelatihan karyawan.&lt;br /&gt;2. Bagi PT. Sumatera Prima Fibreboard&lt;br /&gt; Dapat memberikan informasi kepada pimpinan perusahaan yang bersangkutan guna melakukan perubahan dan pebaikan dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan karyawan di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;3. Bagi Universitas Kader Bangsa Palembang&lt;br /&gt; Dapat digunakan sebagai acuan dan perbandingan untuk melakukan penelitian sejenis dalam rangka mendapatkan hasil yang lebih baik di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6254651485021417152-9180591772122670676?l=www.ilmiah-tesis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.ilmiah-tesis.com/feeds/9180591772122670676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6254651485021417152&amp;postID=9180591772122670676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/9180591772122670676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6254651485021417152/posts/default/9180591772122670676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.ilmiah-tesis.com/2009/10/hubungan-pendidikan-dan-pelatihan.html' title='HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN  KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN  PADA PT SUMATERA PRIMA FIBREBOARD INDERALAYA OGAN ILIR  (MS-22)'/><author><name>ilmiahmanajemen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-l8MmhMGnBro/TYoLNkdML2I/AAAAAAAAAAY/bgOr8eE6Voc/s220/sarjana1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6254651485021417152.post-7267097896402418534</id><published>2009-10-19T04:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T04:15:24.999-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen SDM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Kualitas Pelayanan Publik di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kabupaten Jember (169)</title><content type='html'>Pelayanan merupakan tugas utama yang hakiki dari sosok aparatur, sebagai abdi  negara dan abdi masyarakat. Tugas ini telah jelas digariskan dalam pembukaan UUD 1945 alenia keempat, yang meliputi 4 (empat) aspek pelayanan pokok aparatur terhadap masyarakat, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang lingkup pelayanan dan jasa-jasa publik (public services) meliputi aspek kehidupan masyarakat yang sangat luas. Pelayanan dan jasa publik bahkan dimulai sejak seseorang dalam kandungan ketika diperiksa oleh dokter pemerintah atau dokter yang dididik di universitas negeri, mengurus akta kelahiran, menempuh pendidikan di universitas negeri, menikmati bahan makanan yang pasarnya dikelola oleh pemerintah, menempati rumah yang disubsidi pemerintah, memperoleh macam-macam perijinan yang berkaitan dengan dunia usaha yang digelutinya hingga seseorang meninggal dan memerlukan surat pengantar dan surat kematian untuk mendapatkan kapling di tempat pemakaman umum (TPU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luasnya ruang lingkup pelayanan dan jasa publik cenderung sangat tergantung kepada ideologi dan sistem ekonomi suatu negara. Negara-negara yang menyatakan diri sebagai negara sosialis cenderung memiliki ruang lingkup pelayanan lebih luas dibandingkan negara-negara kapitalis. Tetapi luasnya cakupan pelayanan dan jasa-jasa publik tidak identik dengan kualitas pelayanan itu sendiri. Karena pelayanan dan jasa publik merupakan suatu cara pengalokasian sumber daya melalui mekanisme politik, bukannya lewat pasar, maka kualitas pelayanan itu sangat tergantung kepada kualitas demokrasi. Konsekuensi dari hal ini adalah negara-negara yang pilar-pilar demokrasinya tidak bekerja secara optimal tidak memungkinkan pencapaian kualitas pelayanan publik yang lebih baik. Bahkan sebaliknya, pelayanan publik tanpa proses politik yang demokratis cenderung membuka ruang bagi praktek-praktek korupsi.&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari sistem kenegaraan dengan konstitusi yang pekat dengan norma keadilan, ekonomi Indonesia dicirikan oleh ruang lingkup pelayanan publik yang sangat luas. Sayangnya, pelayanan publik yang menyentuh hampir setiap sudut kehidupan masyarakat tidak ditopang oleh mekanisme pengambilan keputusan yang terbuka serta proses politik yang demokratis. Karena itu tidak mengherankan jika pelayanan publik di Indonesia memiliki ciri yang cenderung korup, apalagi yang berkaitan dengan pengadaan produk-produk pelayanan publik yang bersifat kewajiban seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Mengemudi (SIM), Pasport, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati mungkin fenomena korupsi yang berkaitan dengan jenis-jenis produk tadi hanya melibatkan biaya transaksi (antara sektor publik dengan individu masyarakat) yang relatif kecil (pretty corruption), tetapi biaya-biaya transaksi tersebut melibatkan porsi populasi yang sangat besar. Karena itu pola korupsi dengan menggunakan instrumen produk-produk pelayanan tersebut bisa jadi memiliki dampak yang sangat luas.&lt;br /&gt;Masalahnya kemudian adalah bagaimana meminimalkan biaya-biaya transaksi tersebut? Teramat sulit tentunya menjawab pertanyaan ini, kendati jawabannya merupakan bagian terpenting dari strategi pemberantasan korupsi di sektor publik. Karena itu kajian mengenai mekanisme pelayanan publik, berikut biaya-biaya transaksinya menjadi elemen penting dari strategi pemberantasan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, prinsip market oriented organisasi pemerintahan harus diartikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh pemerintah (aparatur) harus mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat. Demikian juga prinsip catalitic government, mengandung pengertian bahwa aparatur pemerintah harus bertindak sebagai katalisator dan bukannya penghambat dari kegiatan pembangunan, termasuk di dalamnya mempercepat pelayanan masyarakat. Dalam konteks ini, fungsi pemerintah lebih dititikberatkan sebagai 
